... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Iran dan Turki Perkuat Hubungan Dagang di Tengah Sanksi AS

Foto: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

KIBLAT.NET, Teheran – Iran berusaha memperkuat hubungan perdagangan bilateral dengan Turki selama sanksi AS yang mulai berlaku awal bulan ini.

Mohsen Nariman, managing director Kawasan Industri Perdagangan Bebas Aras, mengatakan bahwa 60 persen dari perusahaan yang beroperasi di zona tersebut adalah perusahaan asing, 30 persen dari mereka adalah perusahaan Turki. Wilayah tersebut bebas dari tarif dan pajak.

Dia menekankan bahwa Turki dianggap sebagai negara paling penting bagi Iran di antara negara-negara yang dibebaskan dari sanksi AS.

“Kami memiliki hubungan bisnis dengan Turki selama bertahun-tahun, dan hubungan ini tidak dapat dilanggar,” katanya.

Sementara itu, Davut Behbudi, kepala Organisasi Perencanaan dan Administrasi Tabriz mengatakan hubungan perdagangan antara Iran dan Turki sangat mendalam. Ia mencatat bahwa sanksi AS akan memiliki sedikit dampak pada hubungan tersebut karena kedua negara terikat oleh perjanjian perdagangan.

Sebelumnya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya menentang sanksi AS terhadap Iran dan menganggap hal itu salah. Sementara pejabat Iran mengatakan hubungan perdagangan antara kedua negara tidak akan terpengaruh oleh sanksi.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Ketika Bro and Sis PSI Ikut Mengusung Politik Islamophobia

Bagi umat Islam kita tidak perlu terjebak dalam permainan politik elektoral ala partai pengusung “Politik Sekular-Islamophobia” ini. Permainan keresahan, kebencian ini semata demi mendongkrak elektabilitas mereka, semakin ramai, semakin naik pamor mereka. Meski menaiki ombak yang memecah belah masyarakat.

Jum'at, 16/11/2018 14:36 0

Indonesia

Eks Ketua BAIS: Orang Berpikiran Radikal Jangan Dianggap Teroris

Alumnus Akademi Angkatan Laut tahun 1978 ini menegaskan, pemikiran radikal bukanlah barang baru, melainkan hanya perbedaan pendapat yang ekstrem.

Jum'at, 16/11/2018 10:40 0

Indonesia

Kasus Tabrak Mati Iwan Andranacus Dinilai Penuhi Unsur Pasal Pembunuhan Berencana

Kasus Tabrak Mati Iwan Andranacus Dinilai Penuhi Unsur Pasal Pembunuhan Berencana

Jum'at, 16/11/2018 05:58 0

Indonesia

Ketua MK Contohkan Umar bin Khattab dalam Ketegasan Penegakan Hukum

Ketua MK Contohkan Umar bin Khattab dalam Ketegasan Penegakan Hukum

Kamis, 15/11/2018 21:08 0

Indonesia

Pengacara Bantah Keluarga Eko Prasetyo Damai dengan Bos Cat Pelaku Tabrak Mati

Pengacara Bantah Keluarga Eko Prasetyo Damai dengan Bos Cat Pelaku Tabrak Mati

Kamis, 15/11/2018 20:50 0

Indonesia

Ada Agenda Parade Tauhid dalam Reuni 212 Jilid 2

Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif mengungkapkan bahwa akan ada parade tauhid di reuni 212 jilid 2. Ia menegaskan bahwa parade ini untuk mensosialisasikan pentingnya kalimat tauhid.

Kamis, 15/11/2018 20:30 0

Profil

Maulana Samiul Haq, The Father Of Taliban

"Beri mereka waktu satu tahun saja dan mereka akan membuat seisi Afghanistan bahagia...Seluruh Afghanistan akan menyatu dengan mereka...Setelah orang Amerika pergi, semua itu akan terjadi dalam kurun waktu satu tahun.” Itulah pernyataan Samiul Haq ketika diwawancara oleh media Barat. Beliau juga dikenal sebagai Father Of Taliban. Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan oleh pembunuhan terhadap salah seorang ulama terkenal Pakistan. Ulama ini disebut Barat sebagai Father Of Taliban.

Kamis, 15/11/2018 20:00 0

Indonesia

Panitia Reuni 212: Polisi Wajib Mengamankan, Bukan Menghalangi

“Saya perlu ingatkan kepolisan tidak boleh berlebihan. Sebab seperti ini, dua tahun yang lalu juga terjadi, dianggap akan membuat kegaduhan, akan ada kisruh dan lain sebagainya, tapi terbukti 212 aksi super damai,” kata Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif.

Kamis, 15/11/2018 19:01 0

Indonesia

Reuni 212 Jilid 2, Panitia Telah Koordinasi dengan Polisi

Persaudaraan Alumni (PA) 212 menjadi penanggung jawab Reuni 212 Jilid 2 yang akan digelar di Monas 2 Desember 2018

Kamis, 15/11/2018 17:38 0

Indonesia

ASEAN Tak Sepakat Hentikan Krisis Rohingya

ASEAN Tak Sepakat Hentikan Krisis Rohingya

Kamis, 15/11/2018 17:01 0

Close