... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Eks Ketua BAIS: Orang Berpikiran Radikal Jangan Dianggap Teroris

Foto: Mantan Ketua BAIS Laksamana Madya (Purn) Soleman B. Ponto

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Ketua Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksamana Madya (Purn) Soleman B. Ponto mengkritisi upaya deradikalisasi dalam pencegahan aksi terorisme di Indonesia. Menurutnya, penyebab terorisme bukanlah pemikiran radikal, melainkan karena bom.

“Teroris itu ditakuti karena bom, yang menyebabkan teror itu bom. Bom menyebabkan rasa takut. Sekarang ini yang ditakuti pikiran radikal atau karena ada bom?” kata Soleman saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta pada Kamis sore (15/11/2018).

Dia menambahkan, harusnya pemerintah lebih berfokus pada pengawasan bom. Dia menyebut, deradikalisasi tidak akan berguna jika bom masih mudah didapat.

Lebih lanjut, Soleman menuturkan, orang-orang berpikiran radikal tidak seharusnya dianggap sebagai teroris. Pemikiran radikal bukanlah urusan pemerintah, tetapi urusan agama masing-masing.

“Kalau orang-orang berpikir radikal ini jangan dianggap sebagai teroris! Biarkan dia, dia berpikir radikal di bidang apa, agama? Ini urusan NU-nya, urusan Muhammadiyah, urusan agamanya. Jadi biarkanlah dia, mereka beradu argumentasi. Tidak seharusnya dimasukkan ke dalam teroris. Teroris ini yang punya bom,” tutur Soleman.

“Biar ahli agama lah yang ngomong sama dia. Lah kalo nggak? Biarkan saja dia sendiri, sepanjang bomnya nggak ada ngapain di takutin,” imbuhnya.

Alumnus Akademi Angkatan Laut tahun 1978 ini menegaskan, pemikiran radikal bukanlah barang baru, melainkan hanya perbedaan pendapat yang ekstrem dan bukan merupakan hal yang salah.

BACA JUGA  Dituding Berpaham Radikal, Seorang Mahasiswa IAIN Kendari Dikeluarkan

“Berpikiran radikal itu bukan baru sekarang ada, dari dulu itu ada. Salahnya apa orang berpikir radikal? Aku juga dianggap radikal di militer,” ungkapnya.

“Ini kan hanya beda pendapat. Beda pendapat yang sangat tajam, itu radikal. Terus salahnya di mana? Kalau bagi saya, orang yang beda pendapat menjadi kawan berpikir,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Hendak Dipulangkan, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Menghilang

Pemerintah Bangladesh mengakui bahwa mereka tidak akan dapat secara sukarela memulangkan pengungsi Rohingya ke Myanmar seperti yang direncanakan.

Jum'at, 16/11/2018 10:15 0

Profil

Maulana Samiul Haq, The Father Of Taliban

"Beri mereka waktu satu tahun saja dan mereka akan membuat seisi Afghanistan bahagia...Seluruh Afghanistan akan menyatu dengan mereka...Setelah orang Amerika pergi, semua itu akan terjadi dalam kurun waktu satu tahun.” Itulah pernyataan Samiul Haq ketika diwawancara oleh media Barat. Beliau juga dikenal sebagai Father Of Taliban. Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan oleh pembunuhan terhadap salah seorang ulama terkenal Pakistan. Ulama ini disebut Barat sebagai Father Of Taliban.

Kamis, 15/11/2018 20:00 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tegaknya Keadilan, Tujuan Utama Syariat Islam

Khutbah Jumat: Tegaknya Keadilan, Tujuan Utama Syariat Islam

Kamis, 15/11/2018 15:10 0

Amerika

Gadis Muslimah 10 Tahun Dapat Surat Kaleng, Isinya: Kamu Seorang Teroris!

Gadis muslimah berusia 10 tahun menemukan dua catatan tulisan tangan berisi ancaman di kamar kecilnya di sebuah sekolah dasar, sebelah barat Boston.

Kamis, 15/11/2018 15:02 0

Amerika

AS Berharap Perang dengan ISIS di Suriah Segera Berakhir

Akan tetapi, AS tidak akan menarik pasukannya jika ISIS sudah kalah.

Kamis, 15/11/2018 14:46 0

Palestina

Survei: Mayoritas Yahudi Israel Dukung Operasi Militer di Gaza Berlanjut

Survei tersebut digulirkan badan Broadcasting Corporation, seperti dinukil Anadolu Agency (AA).

Kamis, 15/11/2018 12:50 0

Asia

Pemulangan Pengungsi Rohingya Diundur?

Ada kesimpangsiuran tentang rencana pemulangan pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Kamis, 15/11/2018 11:13 0

Afrika

Suntikan Dana Tak Sesuai Janji, Pasukan Aliansi Afrika Kesulitan Hadapi Jihadis

Hal itu menghambat kerja pasukan aliansi di tengah semakin meluasnya kerusuhan.

Kamis, 15/11/2018 10:19 0

Palestina

Lieberman Mundur, Hamas: Kemenangan Politik Bagi Palestina

Harakah Muqawamah Al-Islamiyah (Hamas) ikut menanggapi mundurnya Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman dari jabatannya.

Kamis, 15/11/2018 09:43 0

Palestina

Gencatan Senjata Disepakati, Menteri Pertahanan Israel Undur Diri

Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman pada Rabu (14/11/2018), mengundurkan diri dari jabatanannya sebagai protes atas gencatan senjata Hamas-Israel disepakati pemerintah Israel.

Kamis, 15/11/2018 09:23 0

Close