... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Survei: Mayoritas Yahudi Israel Dukung Operasi Militer di Gaza Berlanjut

Foto: Serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza/ilustrasi

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Sebuah survei yang digelar badan resmi Israel pada Rabu (14/11) menunjukkan bahwa mayoritas warga Yahudi Israel mendukung kelanjutan operasi militer terhadap Jalur Gaza. Di sisi lain, hanya sebanyak 21 persen yang menolak.

Survei tersebut digulirkan badan Broadcasting Corporation, seperti dinukil Anadolu Agency (AA).

Menurut survei, 49 persen orang Israel percaya bahwa Hamas menang, sementara 21 persen percaya bahwa Israel menang. Sebanyak 15 persen lainnya percaya bahwa perang antara kedua pihak imbang.

Hasil selanjutnya menunjukkan bahwa 74 persen warga Israel tidak puas dengan kinerja keamanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu selama operasi militer. 57% menyatakan ketidakpuasan dengan kinerja Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman.

Menurut jajak pendapat yang sama, 73 persen warga Israel mendukung peluncuran operasi militer baru terhadap Hamas di Jalur Gaza.

Pada Selasa, Israel mencapai kesepakatan dengan faksi Palestina di Gaza, yang ditengahi oleh Mesir dan internasional. Kesepakatan itu memicu kemarahan berbagai pihak di Israel, termasuk Lieberman. Ia mengunduran diri dari jabatannya sebagai bentuk protes.

Saling serang roket antara militer Israel dan pejuang di Gaza meletus pekan ini. Ekskalasi itu terjadi setelah Israel menggelar operasi senyap untuk membunuh komandan brigade Izzudin Al-Qassam, sayap militer Hamas, di kota Khan Yunis, Jalur Gaza.

Hamas mengatakan pejuangnya menembakkan puluhan roket ke wilayah Israel sementara penjajah mengerahkan jet tempurnya untuk menargetkan lokasi Hamas.

BACA JUGA  Di Tangan Pemuda Gaza Ini, Hampir Semua Barang Bisa Seimbang

Sumber: AA
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kenapa Pengadilan Internasional Kasus Genosida Rohingya Tak Kunjung Digelar?

Heru pun kemudian menjelaskan mengapa pengadilan internasional tidak bisa segera digelar. Menurutnya, hal itu perlu pendekatan politik dan utusan dari PBB dan Keputusan Dewan Keamanan PBB

Kamis, 15/11/2018 10:49 0

Indonesia

TPF PBB Ungkap Peran Militer dan Biksu Myanmar dalam Genosida Rohingya

Marzuki mengatakan, brigade infantri ringan tersebut beroperasi dengan menghasut masyarakat dan melakukan tindakan-tindakan kekerasan terhadap kelompok Rohingya.

Kamis, 15/11/2018 10:21 0

Indonesia

Jika Dipulangkan, Rohingya Harus Mendapat Jaminan Hak Warga Negara

Marzuki menyebut, sangat tidak bertanggung jawab jika repatriasi dipaksakan dalam waktu dekat dengan kondisi yang tidak memenuhi syarat.

Rabu, 14/11/2018 19:11 0

Indonesia

Hal Tragis Di Balik Pemulangan Pengungsi Rohingya dari Bangladesh

Hal Tragis Di Balik Pemulangan Pengungsi Rohingya dari Bangladesh ke Myanmar

Rabu, 14/11/2018 18:50 0

Indonesia

PSI Tolak Perda Agama, Wasekjen MUI: Bukti Dia Tolak Agama

"Siapapun tidak boleh menolak hal-hal yang mendorong diamalkannya agama yang resmi di NKRI," Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain

Rabu, 14/11/2018 18:37 0

Indonesia

Siswa “Keroyok” Guru di Kendal, Muhammadiyah: Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi

Siswa Keroyok Guru di Kendal, Muhammadiyah: Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi

Rabu, 14/11/2018 17:51 0

Indonesia

Gaza Kembali Dibombardir, PKS Serukan Aksi Global Hentikan Agresi Israel

Militer Israel kembali membombardir wilayah Gaza dalam dua hari ini yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan hancurnya ratusan rumah serta fasilitas publik termasuk stasiun TV Gaza.

Rabu, 14/11/2018 17:48 0

Indonesia

Ucapan Abu Janda Diduga Langgar UU ITE dan Penistaan Agama

Kuasa hukum pelapor Abu Janda, Habib Ali Alatas menegaskan bahwa Permadi Arya alias Abu Janda telah memenuhi unsur pidana dalam UU ITE dan penistaan agama. Sebab, Abu Janda telah menyebutkan bendera tauhid identik dengan terorisme.

Rabu, 14/11/2018 17:22 0

Indonesia

Sebut Bendera Tauhid Bendera Teroris, Abu Janda Dipolisikan

Alwi menegaskan bahwa kalimat tauhid haruslah ditinggikan dan disucikan dimanapun dia berada, termasuk bila dituliskan dalam bendera. Menurutnya, kalimat tauhid tidak boleh dihinakan dan direndahkan.

Rabu, 14/11/2018 16:01 0

Indonesia

KNSR: Pengungsi Rohingya Memilih Malaysia Karena Indonesia Kurang Simpati

KNSR: Pengungsi Rohingya Memilih Malaysia Karena Indonesia Tak Beri Simpati

Rabu, 14/11/2018 16:00 0

Close