... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengacara Bantah Keluarga Eko Prasetyo Damai dengan Bos Cat Pelaku Tabrak Mati

Foto: Suasana persidangan kasus pembunuhan dengan terdakwa bos pabrik cat Iwan Adranacus yang menabrak mati Eko Prasetyo, Rabu (14-11-2018)

KIBLAT.NET, Solo – Persidangan kasus pembunuhan dengan terdakwa bos pabrik cat Iwan Adranacus yang menabrak mati Eko Prasetyo terus bergulir. Sidang yang digelar hari ini menghadirkan mertua korban.

Sutardi, mertua Eko Prasaetyo, dihadirkan ke hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surakarta dalam kasus pembunuhan tabrak mati yang dilakukan Iwan Adranacus. Dalam persidangan, pria yang berprofesi sebagai Polisi itu sempat membacakan surat bermaterai dari anaknya yang tak lain merupakan istri Eko, Dahlia.

“Saya ikhlas bahwa meninggalnya suami saya Eko Prasetyo takdir Allah,” ucap Sutardi membacakan surat Dahlia, Kamis (15/11/2018).

Dalam surat itu Dahlia mengungkapkan Iwna Andranacus telah memberikan bantuan yang layak kepada anaknya. Dikutip Detik, bantuan itu berupa biaya kelangsungan hidup, kesehatan, dna pendidikan.

Setelah pembacaan surat Dahlia tersebut, beredar kabar yang menyebut bahwa keluarga korban dan pelaku telah berdamai. Kabar itu segera dibantah oleh Satriawan, pengacara keluarga yang ditunjuk Suharto, ayah Eko Prasetyo.

“Sutardi sebagai saksi di persidangan tidak pernah menyebut surat pernyataan itu sebagai perdamaian,” ungkap Satriawan kepada Kiblat, Kamis (15/11/18).

Satriawan menegaskan surat yang pernyataan istri Eko Prasetyo bukanlah surat perdamaian. Dia menerangkan surat pernyataan itu sama sekali tidak menyebut perdamaian. Terlebih, Sutardi juga menyatakan bahwa dia meminta agar dipisahkan antara kasus hukum dengan santunan tersebut.

“Sutardi diajak salaman saja oleh terdakwa tidak mau, diminta salaman di depan persidangan ditolak,” ungkap Satriawan.

BACA JUGA  Komunitas Yaman Indonesia Mengecam Aksi Penyerangan UEA Terhadap Yaman

Bahkan, di akhir persidangan hakim juga menyatakan bahwa surat tersebut adalah surat pernyataan dari kelurga korban, bukan surat perdamaian. “Ini surat pernyataan bukan surat perdamaian ya,” ujar Satriawan menirukan pernyataan hakim.

“Singkatnya surat pernyataan itu menyerahkan kasus hukum ini tetap berjalan,” tandasnya.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Maulana Samiul Haq, The Father Of Taliban

"Beri mereka waktu satu tahun saja dan mereka akan membuat seisi Afghanistan bahagia...Seluruh Afghanistan akan menyatu dengan mereka...Setelah orang Amerika pergi, semua itu akan terjadi dalam kurun waktu satu tahun.” Itulah pernyataan Samiul Haq ketika diwawancara oleh media Barat. Beliau juga dikenal sebagai Father Of Taliban. Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan oleh pembunuhan terhadap salah seorang ulama terkenal Pakistan. Ulama ini disebut Barat sebagai Father Of Taliban.

Kamis, 15/11/2018 20:00 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tegaknya Keadilan, Tujuan Utama Syariat Islam

Khutbah Jumat: Tegaknya Keadilan, Tujuan Utama Syariat Islam

Kamis, 15/11/2018 15:10 0

Amerika

Gadis Muslimah 10 Tahun Dapat Surat Kaleng, Isinya: Kamu Seorang Teroris!

Gadis muslimah berusia 10 tahun menemukan dua catatan tulisan tangan berisi ancaman di kamar kecilnya di sebuah sekolah dasar, sebelah barat Boston.

Kamis, 15/11/2018 15:02 0

Amerika

AS Berharap Perang dengan ISIS di Suriah Segera Berakhir

Akan tetapi, AS tidak akan menarik pasukannya jika ISIS sudah kalah.

Kamis, 15/11/2018 14:46 0

Palestina

Survei: Mayoritas Yahudi Israel Dukung Operasi Militer di Gaza Berlanjut

Survei tersebut digulirkan badan Broadcasting Corporation, seperti dinukil Anadolu Agency (AA).

Kamis, 15/11/2018 12:50 0

Asia

Pemulangan Pengungsi Rohingya Diundur?

Ada kesimpangsiuran tentang rencana pemulangan pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Kamis, 15/11/2018 11:13 0

Afrika

Suntikan Dana Tak Sesuai Janji, Pasukan Aliansi Afrika Kesulitan Hadapi Jihadis

Hal itu menghambat kerja pasukan aliansi di tengah semakin meluasnya kerusuhan.

Kamis, 15/11/2018 10:19 0

Palestina

Lieberman Mundur, Hamas: Kemenangan Politik Bagi Palestina

Harakah Muqawamah Al-Islamiyah (Hamas) ikut menanggapi mundurnya Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman dari jabatannya.

Kamis, 15/11/2018 09:43 0

Palestina

Gencatan Senjata Disepakati, Menteri Pertahanan Israel Undur Diri

Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman pada Rabu (14/11/2018), mengundurkan diri dari jabatanannya sebagai protes atas gencatan senjata Hamas-Israel disepakati pemerintah Israel.

Kamis, 15/11/2018 09:23 0

Afghanistan

Taliban: Pertempuran Jaguri dan Malistan untuk Hukum Milisi Syiah Hazara

Sumber pejabat di dua kota itu mengaku, lebih dari 7.000 orang melarikan diri menuju Ghazni dan Bamiyan. Ia juga mengklaim sebanyak 3.000 rumah dihancurkan.

Kamis, 15/11/2018 08:13 0

Close