... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Siswa “Keroyok” Guru di Kendal, Muhammadiyah: Sistem Pendidikan Perlu Dievaluasi

Foto: Siswa bully guru di Kendal.. (Tribun)

KIBLAT.NET, Jakarta – Muhmmadiyah menilai sistem pendidikan Indonesia perlu dievaluasi, pasca mencuatnya video pengeroyokan terhadap seorang guru sebuah SMK di Kaliwungu, Kendal.

“Peristiwa yang ada di Kendal perlu menjadi perhatian kita bersama,” kata Sekertaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti di Gedung Dakwah Muhammdiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

Menurutnya, pendidikan bukanlah semata-mata soal transfer skill dan ilmu kepada seseorang. Lebih dari itu, tujuan pendidikan adalah membangun karakter.

“Kita perlu menekankan aspek pembangunan karakter, akhlaq,” ujarnya.

Berkaca pada kejadian di SMK NU Kaliwungu, Abdul Mu’ti menilai pendidikan Indonesia harus dievaluasi. “Karena itu memang ada yang perlu dievaluasi dari sistem pendidikan,” tandasnya.

Sebuah video yang menamapilkan pembulian terhadap seorang guru viral di media sosial. Dalam video itu terlihat sejumlah murid mengeroyok seorang guru yang tengah memegang di depan kelas. diketahui guru tersebut bernama Joko Susilo yang mengajar di SMK NU Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah.

Belakangan kepala SMK NU Kaliwungu memberikan pernyataan yang menyebut tindakan yang dilakukan siswanya tersebut adalah guyonan semata. Joko pun mengatakan hal seperti itu biasa terjadi.

Reporter: Haikal Sobirin
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Hijrah Fest; Menangkap Dunia yang Berubah

Keberhasilan Hijrah Fest menghapus total kesan pengajian sebagai acara kuno, monoton, murahan, dan tua sejatinya tidak mengejutkan.

Rabu, 14/11/2018 15:10 0

Asia

Pengungsi Rohingya Syok Dengar Kabar Akan Dipulangkan

Kesepakatan repratiasi yang akan dimulai pada Kamis, 15 November 2018 besok. Kabar itu menjadi hal yang paling menakutkan sejak mereka melarikan diri dari kampung halamannya.

Rabu, 14/11/2018 11:25 0

Arab Saudi

Arab Saudi Bantah Larang Warga Palestina Berhaji

Arab Saudi Bantah Larang Sejuta Warga Palestina Berhaji

Rabu, 14/11/2018 11:12 0

Suriah

Puluhan Sipil Keluarga ISIS Jadi Korban Gempuran Brutal Koalisi AS

"Pada Selasa, sebanyak 32 jasad sipil, termasuk 13 anak-anak dan enam jasad tak dikenali, di bawah reruntuhan bangunan rumah di lingkungan di kota Al-Syuf’ah, yang menjadi target jet koalisi pada Ahad,” kata Direktur SOHR, Rami Abdurrahman.

Rabu, 14/11/2018 11:09 0

Video Kajian

Zikir: Bersiap untuk Pulang Kampung

Zikir: Bersiap untuk Pulang Kampung

Rabu, 14/11/2018 10:56 0

Myanmar

Kritisi Program Pemulangan Rohingya, PBB: Kondisi Rakhine Belum Aman

Besok Kamis, 15 November 2018 pemulangan pengungsi Rohingya di Bangladesh akan dimulai.

Rabu, 14/11/2018 10:53 0

Irak

Jet Turki Gempur Milisi PKK di Iraq

Dephan Turki mengatakan di akun resmi Twitter, serangan itu menargetkan sejumlah lokasi di daerah Iraq utara, di antaranya wilayah pegunungan Qandil. Wilayah tersebut merupakan basis PKK.

Rabu, 14/11/2018 08:20 0

Suara Pembaca

Ikatan Pelajar Muslimah Indonesia Akan Gelar TERAS Nasional II di Kendari

Bertempat di Kota Kendari Sulawesi Tenggara, TERAS Nasional II mengangkat tema "Satukan Langkah dari Pelajar Muslimah untuk Indonesia".

Selasa, 13/11/2018 14:12 0

Suriah

Pemerintahan Sipil di Idlib Umumkan Bendera Baru, Begini Bentuknya

Di bagian warna putih, lanjutnya, terdapat tulisan Laa Ilaaha Illa Allah Muhammad Rasulullah berwarna merah.

Selasa, 13/11/2018 11:00 0

Palestina

Perang Roket Meletus antara Pejuang Gaza dan Militer Israel

Sejumlah pejabat medis Israel menggungkapkan lebih dari sepuluh orang luka-luka akibat serangan roket dari Gaza

Selasa, 13/11/2018 08:33 0

Close