... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PSI Tolak Perda Agama, Wasekjen MUI: Bukti Dia Tolak Agama

Foto: Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain ditemui Kiblat.net di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa (31/10).

KIBLAT.NET, Jakarta – Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Tengku Zulkarnain menanggapi sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menolak Perda Agama. Menurutnya, ha itu membuktikan PSI anti agama.

“Itu membuktikan PSI itu anti agama. Selama ini hanya PKI dan pengikut-pengikutnya saja yang anti dengan agama,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (14/11/2018).

Ia menegaskan bahwa siapapun tidak boleh menolak hal-hal yang mendorong diamalkannya agama yang resmi di NKRI. Sebab, hal itu dijamin dalam UUD 1945, bahwa negara menjamin tiap-tiap warga negara untuk memeluk agama/ kepercayaan dan menjalankan agama/ kepercayaannya masing-masing.

Kalau Perda agama ditolak, kata dia, maka hari raya Nyepi di Bali akan hilang maknanya. Karena ada 15% orang di sana bukan beragama Hindu dan mereka akan menyalakan api dan naik kendaraan bebas di hari raya itu.

“Airport di Bali akan dibuka di hari Raya Nyepi itu. Padahal semua warga negara adem-ayem saja dengan perda di Bali itu selama ini,” tuturnya.

Apalagi, lanjutnya, menurut UUD 1945 negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa. “Oleh sebab itu, tidak ada celah bagi PSI untuk menjalankan kesesatan berpikirnya itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PSI Grace Natalie menyebutkan bawa PSI akan menolak Perda Agama bila lolos di parlemen. Ia mengklaim bahwa penolakan tersebut untuk menghilangkan diskriminasi.

BACA JUGA  Menag Nilai Larangan Salam Lintas Agama Tak Salah

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Hijrah Fest; Menangkap Dunia yang Berubah

Keberhasilan Hijrah Fest menghapus total kesan pengajian sebagai acara kuno, monoton, murahan, dan tua sejatinya tidak mengejutkan.

Rabu, 14/11/2018 15:10 0

Asia

Pengungsi Rohingya Syok Dengar Kabar Akan Dipulangkan

Kesepakatan repratiasi yang akan dimulai pada Kamis, 15 November 2018 besok. Kabar itu menjadi hal yang paling menakutkan sejak mereka melarikan diri dari kampung halamannya.

Rabu, 14/11/2018 11:25 0

Arab Saudi

Arab Saudi Bantah Larang Warga Palestina Berhaji

Arab Saudi Bantah Larang Sejuta Warga Palestina Berhaji

Rabu, 14/11/2018 11:12 0

Suriah

Puluhan Sipil Keluarga ISIS Jadi Korban Gempuran Brutal Koalisi AS

"Pada Selasa, sebanyak 32 jasad sipil, termasuk 13 anak-anak dan enam jasad tak dikenali, di bawah reruntuhan bangunan rumah di lingkungan di kota Al-Syuf’ah, yang menjadi target jet koalisi pada Ahad,” kata Direktur SOHR, Rami Abdurrahman.

Rabu, 14/11/2018 11:09 0

Video Kajian

Zikir: Bersiap untuk Pulang Kampung

Zikir: Bersiap untuk Pulang Kampung

Rabu, 14/11/2018 10:56 0

Myanmar

Kritisi Program Pemulangan Rohingya, PBB: Kondisi Rakhine Belum Aman

Besok Kamis, 15 November 2018 pemulangan pengungsi Rohingya di Bangladesh akan dimulai.

Rabu, 14/11/2018 10:53 0

Irak

Jet Turki Gempur Milisi PKK di Iraq

Dephan Turki mengatakan di akun resmi Twitter, serangan itu menargetkan sejumlah lokasi di daerah Iraq utara, di antaranya wilayah pegunungan Qandil. Wilayah tersebut merupakan basis PKK.

Rabu, 14/11/2018 08:20 0

Suara Pembaca

Ikatan Pelajar Muslimah Indonesia Akan Gelar TERAS Nasional II di Kendari

Bertempat di Kota Kendari Sulawesi Tenggara, TERAS Nasional II mengangkat tema "Satukan Langkah dari Pelajar Muslimah untuk Indonesia".

Selasa, 13/11/2018 14:12 0

Suriah

Pemerintahan Sipil di Idlib Umumkan Bendera Baru, Begini Bentuknya

Di bagian warna putih, lanjutnya, terdapat tulisan Laa Ilaaha Illa Allah Muhammad Rasulullah berwarna merah.

Selasa, 13/11/2018 11:00 0

Palestina

Perang Roket Meletus antara Pejuang Gaza dan Militer Israel

Sejumlah pejabat medis Israel menggungkapkan lebih dari sepuluh orang luka-luka akibat serangan roket dari Gaza

Selasa, 13/11/2018 08:33 0

Close