... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hal Tragis Di Balik Pemulangan Pengungsi Rohingya dari Bangladesh

Foto: Pengungsi Rohingya (sumber: Reuters)

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Tim Pencari Fakta PBB untuk kasus Rohingya, Marzuki Darusman menyatakan keprihatinan atas rencana pengembalian pengungsi atau repatriasi Rohingya dari Bangladesh ke Myanmar. Sejumlah hal tragis terungkap di balik rencanya repatriasi etnis muslim minoritas korban genosida itu.

Marzuki mengatakan selama ini tidak ada satupun jaminan rasa aman terhadap masyarakat Rohingya ketika harus kembali lagi Myanmar. Etnis muslim itu tidak tau harus kemana jika kembali, pasalnyaa desa-desa mereka sudah dimusnahkan.

“Ketika mereka kembali, mereka akan ditampung di kamp-kamp penampungan lagi,” kata Marzuki di gedung wisma Antara, Jakarta Pusat pada Rabu siang (14/11/2018).

Kondisi itu membuaat nasib etnis rohingya tak ada bedanya dengan saat berada di Bangladesh. “Tidak ada jaminan sama sekali, kecuali kalau PBB mau mengirim pasukan,” imbuhnya.

Marzuki menuturkan semua bukti-bukti seputar kepemilikan tanah masyarakat Rohingya sudah dihilangkan oleh pemerintahan Myanmar. Yang lebih mengerikan, desa-desa bekas pemukiman Rohingya kini telah rata dengan tanah.

“Sehingga dari mana mereka harus memulai kehidupan disana? Ndak masuk akal itu,” ungkap mantan Jaksa Agung RI itu.

Sekarang kamp-kamp penampungan sudah disiapkan untuk menampung para pengungsi Rohingya yang akan dikembalikan ke wilayah Myanmar. Marzuki menyebut wilayah yanag semula ditempati etnis Rohingya kini sudah di habis dibuldozer oleh pemerintah Myanmar. Itu terbukti dari hasil pencitraan satelit.

BACA JUGA  Tanah Longsor Hancurkan Kamp-kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

“Jadi mereka tidak bisa berbohong bahwa Myanmar telah menghilangkan bukti-bukti dan jejak apapun dari kehidupan masyarakat Rohingya sebelumnya. Dan ini membuktikan bahwa itu merupakan genosida,” tandasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Hijrah Fest; Menangkap Dunia yang Berubah

Keberhasilan Hijrah Fest menghapus total kesan pengajian sebagai acara kuno, monoton, murahan, dan tua sejatinya tidak mengejutkan.

Rabu, 14/11/2018 15:10 0

Asia

Pengungsi Rohingya Syok Dengar Kabar Akan Dipulangkan

Kesepakatan repratiasi yang akan dimulai pada Kamis, 15 November 2018 besok. Kabar itu menjadi hal yang paling menakutkan sejak mereka melarikan diri dari kampung halamannya.

Rabu, 14/11/2018 11:25 0

Arab Saudi

Arab Saudi Bantah Larang Warga Palestina Berhaji

Arab Saudi Bantah Larang Sejuta Warga Palestina Berhaji

Rabu, 14/11/2018 11:12 0

Suriah

Puluhan Sipil Keluarga ISIS Jadi Korban Gempuran Brutal Koalisi AS

"Pada Selasa, sebanyak 32 jasad sipil, termasuk 13 anak-anak dan enam jasad tak dikenali, di bawah reruntuhan bangunan rumah di lingkungan di kota Al-Syuf’ah, yang menjadi target jet koalisi pada Ahad,” kata Direktur SOHR, Rami Abdurrahman.

Rabu, 14/11/2018 11:09 0

Video Kajian

Zikir: Bersiap untuk Pulang Kampung

Zikir: Bersiap untuk Pulang Kampung

Rabu, 14/11/2018 10:56 0

Myanmar

Kritisi Program Pemulangan Rohingya, PBB: Kondisi Rakhine Belum Aman

Besok Kamis, 15 November 2018 pemulangan pengungsi Rohingya di Bangladesh akan dimulai.

Rabu, 14/11/2018 10:53 0

Irak

Jet Turki Gempur Milisi PKK di Iraq

Dephan Turki mengatakan di akun resmi Twitter, serangan itu menargetkan sejumlah lokasi di daerah Iraq utara, di antaranya wilayah pegunungan Qandil. Wilayah tersebut merupakan basis PKK.

Rabu, 14/11/2018 08:20 0

Suara Pembaca

Ikatan Pelajar Muslimah Indonesia Akan Gelar TERAS Nasional II di Kendari

Bertempat di Kota Kendari Sulawesi Tenggara, TERAS Nasional II mengangkat tema "Satukan Langkah dari Pelajar Muslimah untuk Indonesia".

Selasa, 13/11/2018 14:12 0

Suriah

Pemerintahan Sipil di Idlib Umumkan Bendera Baru, Begini Bentuknya

Di bagian warna putih, lanjutnya, terdapat tulisan Laa Ilaaha Illa Allah Muhammad Rasulullah berwarna merah.

Selasa, 13/11/2018 11:00 0

Palestina

Perang Roket Meletus antara Pejuang Gaza dan Militer Israel

Sejumlah pejabat medis Israel menggungkapkan lebih dari sepuluh orang luka-luka akibat serangan roket dari Gaza

Selasa, 13/11/2018 08:33 0

Close