... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Efek Postingan Anti-Islam Wilders, Dubes Belanda di Pakistan Diancam Dibunuh

Foto: Politisi anti Islam Belanda, Geert Wilders.

KIBLAT.NET, Amsterdam – Pemerintah Belanda mengumumkan, Senin (12/11), menarik sejumlah staf kedutaannya di Pakistan. Penarikan ini menyusul ancaman pembunuhan terhadap Duta Besar, Erdé Stoyos Bracken.

Ancaman yang diterima Bracken pekan lalu tersebut diduga terkait postingan anti-Islam pejabat parlemen Belanda, Gert Wilders. Wilders memposting sejumlah foto kartun Nabi Muhammad SAW.

Pemimpin sayap kanan anti-Islam itu sempat ingin menggelar lomba kartun Nabi Muhammad. Berbagai ancaman pembunuhan terhadapnya dan ancaman kekacauan di Belanda membuat Wilders membatalkan lomba itu pada Agustus lalu. Namun ia tetap memposting sejumlah kartun yang sudah dibuat di akun media sosial pribadinya.

“Sayangnya, warga Belanda, para diplomat Belanda, sedang diancam,” kata Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Block, dalam sebuah program berita untuk stasiun radio Radio 1 dari stasiun NBO.

“Ini cukup serius untuk mengambil tindakan,” kata Block seraya menambahkan pihaknya sedang membahas hal ini dengan kolegaya dari Pakistan Shah Mahmood Qureshi.

Block tidak mengungkap berapa banyak staf yang ditarik.

Penarikan sejumlah staf ini tidak menganggu pelayanan di kedutaan. Kedutaan masih melayani pengajuan visa dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan administrasi.

Warga Pakistan turun ke jalan saat Wilders berniat menggelar lomba kartun Nabi Muhammad. Aksi protes digelar di banyak tempat. Mereka mendesak pemerintah memutus hubungan diplomatik dengan Belanda.

Wilders merupakan pejabat parlemen dan pemimpin partai politik terbesar kedua di Belanda. Partainya memenangkan 20 dari 150 kursi di parlemen dalam pemilihan umum Maret 2017.

BACA JUGA  Belanda Dakwa Warganya Terduga Anggota ISIS Lakukan Kejahatan Perang

Lomba kartun Nabi Muhammad bukan pertama kali yang dilakukannya untuk menyerang Islam. Ia kerap mengeluarkan kontroversi dengan menjadikan menjelekkan Islam dan pemeluknya.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kaki Patah akibat Gempa, Asifah: Jangan Siksa Aku Ya Allah, Aku Rajin Shalat

Lembaga kemanusiaan One Care memberikan bantuan kesehatan pada Nurul Asifah, bocah berusia 7 tahun asal Lere, Palu Barat, Palu.

Senin, 12/11/2018 20:49 0

Indonesia

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan Sukmawati Akhirnya Dimulai

Sempat ditunda pekan lalu, sidang praperadilan SP3 kasus penodaan agama yang diduga dilakukan oleh Sukmawati Soekarno Putri akhirnya digelar.

Senin, 12/11/2018 17:22 1

Video Kajian

Jangan Salah, Inilah Karakter Bendera Rasul ﷺ yang Sebenarnya!

KIBLAT.NET- Bendera Rasul baru-baru ini menjadi perbincangan. Banyak yang mempertanyakan benarkah bendera Rasul adalah sama...

Senin, 12/11/2018 10:04 1

Video Kajian

Antara Nasionalisme dan Bendera Tauhid – Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc.

KIBLAT.NET- Banyak yang memanfaatkan bendera Tauhid sebagai dongkrak nasionalisme dengan melakukan perlawanan kepada bendera Tauhid....

Senin, 12/11/2018 09:58 0

Video Kajian

Bendera Tauhid Dilarang, Sejarah Fir’aun Berulang? – Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc.

KIBLAT.NET- Baru-baru ini kita kembali dikagetkan dengan berita perlawanan dan pelarangan pada bendera Tauhid. Jika...

Senin, 12/11/2018 09:52 0

Indonesia

One Care Bersama Aktris-aktris Distribusikan Bantuan ke 200 KK di Palu

One Care dan Miracle Glutaskin bersama aktris tanah air, Risty Tagor, Natta Reza beserta isterinya Wardah Maulida mengunjungi sejumlah posko pengungsian Palu.

Ahad, 11/11/2018 19:23 0

Indonesia

Di Balik Munculnya Kegiatan Hapus Tato Gratis

Komunitas Gerak Bareng dan Islamic Medical Service (IMS), selaku lembaga sosial merasa terpanggil untuk menawarkan hapus tato secara cuma-cuma.

Ahad, 11/11/2018 17:31 0

Indonesia

Ini Alasan Panitia Hijrah Fest Wajibkan Pengunjung Telanjang Kaki

Pengunjung diharuskan melepaskan alas kaki bila memasuki area Hijrah Fest 2018 di JCC Senayan, Jakarta.

Ahad, 11/11/2018 16:33 0

Indonesia

Tahun Politik Jadi Kendala Arie Untung Gelar Hijrah Fest 2018

Meski tiket habis terjual dan peserta membludak, Arie mengakui bahwa tahun politik menjadi kendala terbesar dalam menggelar acara ini.

Ahad, 11/11/2018 14:37 0

Indonesia

Mau Hapus Tato Gratis di Hijrah Fest 2018? Ini Syaratnya

Hadir di Hijrah Fest 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Komunitas Gerak Bareng kembali menawarkan layanan hapus tato gratis.

Ahad, 11/11/2018 14:02 0

Close