... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Turki Peringati 80 Tahun Kematian Ataturk, Erdogan Kirim Karangan Bunga

Foto: Turki peringati kematian 80 tahun kematian Mustafa Kemal Ataturk.

KIBLAT.NET, Ankara – Turki memperingati 80 tahun kematian Mustafa Kemal Ataturk pada Sabtu (10/11/2018) pagi. Bersama delegasi, termasuk menteri dan perwira tentara senior Turki, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengunjungi makam Ataturk -Anitkabir- di ibukota Turki, Ankara.

Erdogan menempatkan karangan bunga di makam Ataturk. Momen hening dibuat dan lagu kebangsaan Turki dinyanyikan oleh Erdogan dan delegasi.

Erdogan meninggalkan pesan tertulis di buku peringatan untuk memberi penghormatan kepada Ataturk.

“Meskipun serangan jahat di dalam dan luar negeri, kami berjalan di jalur dengan tekad untuk menjadikan Republik Turki sebagai salah satu negara terkuat dan makmur di dunia. Istirahat dalam damai,” kata Erdogan, menambahkan bahwa kebanggaan terbaru Turki – Istanbul Airport – diresmikan pada ulang tahun ke-95 republik.

Setelah upacara kenegaraan pada Sabtu pagi, Anitkabir telah dibuka untuk umum. Sementara itu, peringatan terpisah diadakan di parlemen Turki dengan kehadiran beberapa anggota parlemen, termasuk wakil ketua parlemen Turki Levent Gok dan anggota staf parlemen.

Pada pukul 09.05 (0605GMT) sirene meraung untuk menandai momen tepat kematian Ataturk pada usia 57 tahun di Istana Dolmabahce Istanbul. Di seluruh negeri, orang-orang berhenti di jalan atau berdiri diam di tempat kerja mereka untuk mengingat Ataturk.

Beberapa peringatan diadakan di Bandara Istanbul Ataturk dan Alun-Alun Taksim Istanbul.

Presiden Turki sebelumnya pada hari Jumat memperingati 80 tahun kematian Mustafa Kemal Ataturk, “pendiri republik kami”.

Dalam sebuah pesan peringatan yang menandai hari itu, Erdogan mengatakan, “Gazi [Veteran] Mustafa Kemal, yang berhasil menyatukan bangsa kita di sekitar cita-cita bersama di jalan sulit yang dia ambil dengan kepercayaan dan keyakinan yang tiada habisnya di negara itu, telah memahkotai perang kemerdekaan kita. dengan dasar republik kami. ”

Menurut kantor presiden, Erdogan mengatakan dalam pesannya: “Sementara Turki terus memperkuat dan tumbuh dalam stabilitas saat kita merayakan ulang tahun ke-95 republik kita, kita seharusnya tidak pernah lupa bahwa nenek moyang kita selalu mengatasi semua hambatan untuk persatuan dan solidaritas, bahwa mereka mempertahankan nilai-nilai nasional dan spiritual dalam semua keadaan, tidak pernah menyerah pada apa yang mereka yakini dan selalu melindungi kemandirian dan masa depan mereka dengan mengorbankan nyawa mereka.”

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Menambah Iman di Kolong Jembatan

Ada yang berbeda dari kolong jembatan di depan stasiun Tebet, Jakarta Selatan dengan kolong jembatan di tempat lain.

Sabtu, 10/11/2018 21:55 0

Artikel

Mendaras (Hari) Pahlawan

Kehadiran para tokoh Islam yang menjadi Pahlawan Nasional harusnya mewarnai corak identitas nasional Indonesia. Ada puluhan para pahlawan nasional yang sebelum era modern melakukan jihad fi sabilillah, berjuang untuk cita-cita Islam seperti Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Tjut Nyak Dien, hingga era modern yang menampilkan nama Moh. Natsir, Sjafruddin Prawiranegara, Haji Rasul, dan lainnya.

Sabtu, 10/11/2018 20:00 0

Indonesia

HNW: Pemasang Bendera Tauhid di Rumah Habib Rizieq Pasti Pengecut

HNW: Pemasang Bendera Tauhid di Rumah Habib Rizieq Pasti Pengecut

Sabtu, 10/11/2018 12:34 0

Indonesia

Dianggap Hina Prabowo, Bupati Boyolali Dilaporkan ke Polisi

Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) melaporkan Bupati Boyolalai Seno Samodro ke Polres Boyolali, atas dugaan penghinaan terhadap Prabowo Subianto.

Sabtu, 10/11/2018 10:51 0

Indonesia

Habib Rizieq ke Kapitra: Anda Bukan Lagi Pengacara Saya

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab menegaskan bahwa Kapitra Ampera bukan lagi pengacaranya

Jum'at, 09/11/2018 23:04 0

Indonesia

Soal Kasus Bendera di Saudi, Habib Rizieq: KBRI Jangan Pencitraan yang Tidak Perlu

ia menyayangkan dengan sikap Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Menurutnya, KBRI telah memberikan siaran pers soal kasusnya yang terlalu didramatisir.

Jum'at, 09/11/2018 22:52 0

Indonesia

Begini Keterangan Resmi Habib Rizieq Syihab Soal Kasus Bendera di Saudi

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab akhirnya memberikan keterangan soal kasus bendera di Saudi

Jum'at, 09/11/2018 22:39 1

Analisis

Memutar Balikkan Fakta Suriah, Mendistorsi Narasi Khilafah

Memutar Balikkan Fakta Suriah, Mendistorsi Narasi Khilafah

Jum'at, 09/11/2018 20:38 0

Indonesia

Pasca Pertemuan Wiranto-Ormas Islam, Proses Hukum Pembakar Bendera Tauhid Harus Berlanjut

Kamil menekankan bahwa bukan berarti hasil pertemuan tersebut lantas menghentikan proses hukum terhadap pembakar bendera

Jum'at, 09/11/2018 19:57 0

Indonesia

Wali Kota Bogor Sepakat Buat Regulasi Untuk Berantas LGBT

Wali Kota Bogor Sepakat Buat Regulasi Untuk Berantas LGBT

Jum'at, 09/11/2018 19:24 0

Close
CLOSE
CLOSE