Tahun Politik Jadi Kendala Arie Untung Gelar Hijrah Fest 2018

KIBLAT.NET, Jakarta- Arie Untung dipercaya sebagai ketua acara Hijrah Fest 2018. Meski tiket habis terjual dan peserta membludak, Arie mengakui bahwa tahun politik menjadi kendala terbesar dalam menggelar acara ini.

Ditemui Kiblat.net di JCC Senayan, Jakarta pada Sabtu (10/10/2018), Arie bercerita bahwa ide untuk menggelar Hijrah Fest sudah muncul sejak tahun lalu. Di mana, teman-teman dari komunitas hijrah Musyawarah memintanya untuk menghadirkan ustaz-ustaz ternama dalam satu acara besar. Namun realisasi ide itu sempat tertunda akibat isu-isu berbau politik.

“Kendala terbesarnya adalah karena kita menggelar acara seperti ini masih di tahun-tahun politik. Itu kendala yang saya kira banyak yang meragukan ketulusan kita, banyak yang suudzon dengan acara ini. Dianggap akan ngomongin politik. Terus ujaran-ujaran yang gimana-gimana gitu,” ungkapnya.

Akibat isu-isu politik, Arie mengatakan bahwa banyak pihak yang mulanya ingin bekerja sama namun mundur atau tamu yang tiba-tiba batal hadir. Bahkan Arie mengaku kesulitan untuk mencari dan menyewa lokasi acara.

“Saya ingin nunjukin, mungkin di level atas memang ada yang bersaing, tapi level tengah dan anak-anak muda ini adem kok. Apapun pandangan politiknya, sukunya segala macam, ini akan terus adem. Jadi ketemu di sini, adabnya juga luar biasa. Wudhu gak rebutan, jadi saya merasa pandangan seperti ini sebuah hadiah buat kita,” sambungnya.

BACA JUGA  Pakar: Penegakan Hukum Pelanggar PSBB Terkesan Diskriminatif

Arie bersyukur melihat antusias masyarakat yang hadir di Hijrah Fest 2018 ini. Melihat sambutan yang begitu besar, Arie tak menampik bahwa Hijrah Fest ini akan digelar di tahun depan.

“Ini gak mungkin berhenti di sini. Bisa jadi ini sebuah awal yang bagus. Mudah-mudahan akan banyak lagi yang bikin seperti ini. Di tahun depan, di bulan apa, lokasinya di mana sudah terbesit. Tapi biarlah menunggu proses, doain saja semuanya lancar. Acara tahun ini beres dulu, lancar dulu dan juga evaluasi,” tukasnya.

Reporter: Syafei Irman
Editor: Syafei Irman

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat