Ini Alasan Panitia Hijrah Fest Wajibkan Pengunjung Telanjang Kaki

KIBLAT.NET, Jakarta- Pengunjung diharuskan melepaskan alas kaki bila memasuki area Hijrah Fest 2018 di JCC Senayan, Jakarta. Tak terkecuali panitia, tamu-tamu undangan bahkan Gubernur Anies Baswedan saat membuka acara sekalipun.

Panitia acara, Erwin Raja mengungkapkan alasannya. Ia mengatakan bahwa seluruh area Hijrah Fest merupakan area suci yang juga digunakan untuk shalat berjamaah. Sehingga di dalam area batas suci dilarang menggunakan alas kaki.

“Jadi, seluruh area Hijrah Fest itu tempat shalat. Semuanya bisa shalat di mana saja,” ungkapnya kepada Kiblat.net, Ahad (10/10/2018).

Beberapa menit menjelang masuk waktu shalat panitia menghimbau agar seluruh kegiatan di gerai-gerai komunitas dihentikan. Shaf-shaf shalat pun berbaris rapi, memenuhi seluruh area yang disediakan.

Seluruh hall di Hijrah Fest pun ditutupi karpet berwarna abu-abu, sehingga memudahkan peserta melaksanakan shalat berjemaah. Sayangnya, jumlah pengunjung yang membludak tidak didukung dengan jumlah toilet yang disediakan. Tapi hal itu tidak mengurangi antusias pengunjung.

Menurut Erwin, salah-satu tujuan dari Hijrah Fest ini adalah mempersatukan komunitas-komunitas Muslim di berbagai wilayah. Selain itu, Hijrah Fest juga ingin menjadikan Islam sebagai gaya hidup.

“Salah-satu tujuan dari Hijrah Fest adalah mempersatukan umat. Apapun harakatmu aku saudaramu. Kita itu ingin melihat bahwa Islam itu sudah jadi gaya hidup. Islam itu harus keren, lifestyle gitu. Jangan mengaitkan Islam dengan Jumatan sendal ilang. Ya kayak gitu-gitu lah,” tukasnya.

BACA JUGA  Menag Minta MUI Jadi Teladan Soal Kesejukan dan Toleransi

Reporter: Syafei Irman
Editor: Syafei Irman

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat