... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

HNW: Pemasang Bendera Tauhid di Rumah Habib Rizieq Pasti Pengecut

Foto: Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid.

KIBLAT.NET, Jakarta – Terkait kasus pemasangan bendera tauhid di kediaman Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai perbuatan itu pasti dilakukan oleh pengecut.

Hidayat Nur Wahid (HNW) turut memastikan tak ada penangkapan dan penahanan terhadap Habib Rizieq yang dilakukan aparat keamanan Arab Saudi dalam kasus pemasangan bendera tauhid. “Ini juga satu hal yang harus ditegaskan, karena seolah-olah di Indonesia diberitakan bahwa beliau ditangkap dan sempat ditahan oleh pihak Saudi,” ungkapnya saat ditemui di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Jumat (09/11/2018) malam.

Bertolak belakang dengan informasi yang berkembang di tanah air, pihak berwenang Arab Saudi tidak pernah menangkap dan tidak pernah menahan Habib Rizieq. Sebaliknya, mereka aparat setempat hanya meminta keterangan terkait dengan laporan dari seseorang yang menyebutkan ada pemasangan bendera di belakang rumah yang menjadi tempat tinggal Imam Besar FPI di Makkah. Bahkan Kementerian Luar Negeri Indonesia menyebut bendera itu terkait dengan ISIS.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai aneh adanya laporan yang mengatakan Habib Rizieq memasang bendera tauhid di belakang rumah. “Pasti bukan Habib Rizieq dan yang memasang pasti pengecut yang tidak mempunyai keberanian memasang di depan,” imbuhnya.

“Kalau habib sih tidak mungkin beliau memasang di belakang, kalau beliau mau memasang sih mungkin dengan bendera yang ada di depan,” tandas Hidayat.

BACA JUGA  Soal Kasus UAS, Mardani Ali Sera: Ulama Harus Dijaga

Dia menilai sejak awal kalimat tauhid bukanlah masalah bagi Arab Saudi. Sebab, bendera Saudi sendiri memuat kalimat tersebut.

“Tapi karena ada yang melaporkan ada bendera tauhid dipasang di dinding belakang rumah beliau, itu kemudian beliau dimintai penjelasan atau keterangan tentang hal ini,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Memutar Balikkan Fakta Suriah, Mendistorsi Narasi Khilafah

Memutar Balikkan Fakta Suriah, Mendistorsi Narasi Khilafah

Jum'at, 09/11/2018 20:38 0

Irak

Pengecualian Sanksi, AS Izinkan Iraq Beli Listrik dari Iran

AS dan Iraq menikmati hubungan yang kuat dan bekerja sama dalam isu-isu seperti pemerintahan, keamanan dan politik.

Jum'at, 09/11/2018 16:21 0

Australia

Serangan Pisau di Melbourne, Polisi Tak Sebut Aksi Terorisme

Seorang pria menyerang kerumunan orang dengan pisau di jalanan Melbourne tengah, Jumat (09/11/2018). Dia akhirnya tergeletak dalam kondisi kritis setelah ditembak oleh polisi.

Jum'at, 09/11/2018 15:46 0

Amerika

Eks Marinir dan Pemakai Ekstasi, Sosok Penembak 12 Orang di Bar California

Pria bersenjata itu rupanya mengakhiri hidupnya sendiri. Demikian menurut keterangan pihak berwenang, seperti dikutip Herald Sun, Jumat (09/11/2018).

Jum'at, 09/11/2018 13:24 0

Amerika

Pria Lempar Granat Lalu Tembaki Bar di California, 12 Orang Tewas

Seorang pria bersenjata menewaskan 12 orang, termasuk seorang polisi, ketika ia melepaskan tembakan di sebuah bar musik country di California selatan pada Rabu (07/11/2018) malam.

Jum'at, 09/11/2018 11:35 0

Manhaj

Serba-Serbi Bendera Rasulullah ﷺ

Pasca pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid, perdebatan tentang bendera Rasulullah SAW muncul ke publik, baik itu dari segi warna, bentuk dan tulisan.

Jum'at, 09/11/2018 11:34 0

Turki

Turki Vonis Empat Tahun Bui Koresponden Kantor Berita Resmi Rezim Assad

Wartawan itu didakwa menghinda presiden dan pejabat Turki. Ia mengatakan bahwa Turki mendukung teroris di Suriah

Jum'at, 09/11/2018 10:17 0

Amerika

“Perang Melawan Teror” yang Digaungkan AS Renggut Setengah Juta Jiwa

banyak kematian yang dilaporkan oleh Amerika Serikat dan pasukan lokal sebagai pemberontak adalah warga sipil.

Jum'at, 09/11/2018 08:43 0

Afghanistan

Perluas Kontrol, Taliban Mulai Sasar Wilayah Syiah di Afghanistan Selatan

"Pemerintahan Presiden Ashraf Ghani tidak menunjukkan minat (membantu Hazara)," kata Abdul Qayyum Sajjad, seorang anggota parlemen dari provinsi Ghazni.

Jum'at, 09/11/2018 08:05 0

Rusia

Kemampuan Helikopter Rusia Meningkat Setelah Dicoba dalam Perang Suriah

Ia menjelaskan bahwa pihaknya memodifikasi puluhan hal yang berkaitan dengan helikopter setelah diuji coba.

Jum'at, 09/11/2018 07:35 0

Close