... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Kasus Bendera di Saudi, Habib Rizieq: KBRI Jangan Pencitraan yang Tidak Perlu

Foto: Habib Rizieq Shihab, Imam Besar FPI

KIBLAT.NET, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab mengucapkan terima kasih kepada pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) yang ada di Jeddah. Sebab, mereka telah melakukan pendampingan kepada Habib Rizieq terkait kasus bendera di Makkah.

Namun, ia menyayangkan dengan sikap Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Menurutnya, KBRI telah memberikan siaran pers soal kasusnya yang terlalu didramatisir.

“Saya terima kasih kepada pihak KJRI, telah melakukan pendampingan kekonsuleran. Saya mengingatkan kepada KBRI, yang ada di Riyadh supaya tidak membiat kronologis yang terlalu didramatisir,” katanya dalam video yang diunggah akun youtube front TV pada Jumat (09/11/2018).

Ia menegaskan bahwa yang disampaikan KBRI tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya. Ia membantah jika ada pasukan khusus diplomatik yang membantu dirinya saat menangani kasus tersebut.

“Jangan ada bercerita adanya pasukan khusus diplomatik yang disiapkan, jangan didramatisir, kita bicara yang normal saja. Saya minta KBRI jangan terlalu berlebihan dalam meberikan keterangan persnya,” tuturnya

“KBRI Jangan melakukan pencitraan yang tidak perlu. Karena akan mengantarkan kepada fitnah yang akan merugikan kita semua,” tukas Habib Rizieq.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Memutar Balikkan Fakta Suriah, Mendistorsi Narasi Khilafah

Memutar Balikkan Fakta Suriah, Mendistorsi Narasi Khilafah

Jum'at, 09/11/2018 20:38 0

Irak

Pengecualian Sanksi, AS Izinkan Iraq Beli Listrik dari Iran

AS dan Iraq menikmati hubungan yang kuat dan bekerja sama dalam isu-isu seperti pemerintahan, keamanan dan politik.

Jum'at, 09/11/2018 16:21 0

Australia

Serangan Pisau di Melbourne, Polisi Tak Sebut Aksi Terorisme

Seorang pria menyerang kerumunan orang dengan pisau di jalanan Melbourne tengah, Jumat (09/11/2018). Dia akhirnya tergeletak dalam kondisi kritis setelah ditembak oleh polisi.

Jum'at, 09/11/2018 15:46 0

Amerika

Eks Marinir dan Pemakai Ekstasi, Sosok Penembak 12 Orang di Bar California

Pria bersenjata itu rupanya mengakhiri hidupnya sendiri. Demikian menurut keterangan pihak berwenang, seperti dikutip Herald Sun, Jumat (09/11/2018).

Jum'at, 09/11/2018 13:24 0

Amerika

Pria Lempar Granat Lalu Tembaki Bar di California, 12 Orang Tewas

Seorang pria bersenjata menewaskan 12 orang, termasuk seorang polisi, ketika ia melepaskan tembakan di sebuah bar musik country di California selatan pada Rabu (07/11/2018) malam.

Jum'at, 09/11/2018 11:35 0

Manhaj

Serba-Serbi Bendera Rasulullah ﷺ

Pasca pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid, perdebatan tentang bendera Rasulullah SAW muncul ke publik, baik itu dari segi warna, bentuk dan tulisan.

Jum'at, 09/11/2018 11:34 0

Turki

Turki Vonis Empat Tahun Bui Koresponden Kantor Berita Resmi Rezim Assad

Wartawan itu didakwa menghinda presiden dan pejabat Turki. Ia mengatakan bahwa Turki mendukung teroris di Suriah

Jum'at, 09/11/2018 10:17 0

Amerika

“Perang Melawan Teror” yang Digaungkan AS Renggut Setengah Juta Jiwa

banyak kematian yang dilaporkan oleh Amerika Serikat dan pasukan lokal sebagai pemberontak adalah warga sipil.

Jum'at, 09/11/2018 08:43 0

Afghanistan

Perluas Kontrol, Taliban Mulai Sasar Wilayah Syiah di Afghanistan Selatan

"Pemerintahan Presiden Ashraf Ghani tidak menunjukkan minat (membantu Hazara)," kata Abdul Qayyum Sajjad, seorang anggota parlemen dari provinsi Ghazni.

Jum'at, 09/11/2018 08:05 0

Rusia

Kemampuan Helikopter Rusia Meningkat Setelah Dicoba dalam Perang Suriah

Ia menjelaskan bahwa pihaknya memodifikasi puluhan hal yang berkaitan dengan helikopter setelah diuji coba.

Jum'at, 09/11/2018 07:35 0

Close