Eks Marinir dan Pemakai Ekstasi, Sosok Penembak 12 Orang di Bar California

KIBLAT.NET, Jakarta – Pria bersenjata itu rupanya mengakhiri hidupnya sendiri. Demikian menurut keterangan pihak berwenang, seperti dikutip Herald Sun, Jumat (09/11/2018).

Ian David Long (28), melemparkan granat asap ke sebuah bar musik di California pada Rabu malam. Berkerudung dan berpakaian serba hitam, setelah itu ia mengumbar tembakan sehingga menewaskan 12 orang.

Motif Long tidak jelas. Tapi dia disebut-sebut sebagai seorang marinir yang pernah bertempur di Afghanistan dan telah bercerai. Mantan penembak senapan mesin itu disinyalir memiliki tanda-tanda gangguan stres pasca trauma.

Blake Winnett, teman sekamar Long menggambarkan dia sebagai seorang penyendiri yang suka mengendarai motor dan mendengarkan musik dansa. Winnet tinggal bersamanya selama dua tahun setelah keduanya bertemu pada tahun 2013.

“Dia tidak keluar atau banyak bicara. Dia menyimpan untuk dirinya sendiri, selalu mengenakan earphone. Dia pergi ke gym, pergi ke kelas, atau mengendarai sepeda motornya,” kata Winnett kepada Los Angeles Times

Winnet mengatakan sering mengajak Long pergi, tapi dia menolaknya. “Long akan nongkrong di garasi selama berjam-jam dan mendengarkan musik dansa sambil menari sendirian,” katanya.

Winnet juga mengungkapkan bahwa Long mengonsumsi MDMA (sejenis ekstasi) dan obat penghilang rasa sakit untuk mengobati cedera yang ia alami saat naik motor. “Long berpacaran dengan seorang gadis ketika mereka tinggal bersama dan ibunya datang mengunjunginya,” tambahnya.

Sumber: Herald Sun
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat