... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Vonis Untuk Pembakar Bendera Tauhid Dikhawatirkan Tak Beri Efek Jera

Foto: Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) membakar bendera tauhid saat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Garut

KIBLAT.NET, Jakarta – Vonis ringan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat terhadap dua anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) pelaku pembakaran bendera tauhid dan seorang pembawanya disayangkan. Putusan tersebut dikhawatirkan tak memberi efek jera.

Pengadilan Negeri Garut menyatakan Faisal Mubaroq dan Mafhudin yang membakar bendera tauhid terbukti bersalah melanggar pasal 174 KUHP tentang mengganggu ketertiban umum. Keduanya divonis hukuman 10 hari kurungan penjara dan dikenai biaya perkara Rp2 ribu. Vonis yang sama juga diberikan kepada Uus Sukmana membawa bendera tersebut.

Pengamat hukum, Maneger Nasution menyayangkan putusan pengadilan yang menjatuhkan vonis ringan kepada pelaku pembakaran bendera tauhid. Meski begitu, dia menekankan bahwa putusan pengadilan harus dihargai.

“Tentu kita menyayangkan, karena melihat substansi dari perkara ini bukan perkara biasa. Ini bukan tindak pidana ringan yang boleh dimaknai sesederhana itu,” ujar Maneger kepada kiblat.net pada Rabu (07/11/2018) malam.

Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM Universitas Muhammadiyah Prof DR. HAMKA (UHAMKA) Jakarta itu menilai harusnya kasus pembakaran bendera tauhid tersebut dikenai pasal penodaan agama. “Minimal model Ahok kemarin, 2 tahun,” ujarnya.

Kasus pembakaran bendera tersebut semestinya menjadi pembelajaran kepada seluruh masyarakat agar respek terhadap simbol-simbol keagamaan. Pasalnya, kasus itu telah membuat banyak pihak. Terbukti, demonstrasi Aksi Bela Tauhid terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Maneger mengkhawatirkan hukuman ringan terhadap pelaku tak memberikan efek jera. “Ini dikhawatirkan tidak memberi efek jera, orang (pelaku pembakaran) diputus 10 hari padahal menyinggung banyak orang,” tandasnya.

BACA JUGA  Sikap Seorang Muslim Terhadap Kalimat Tauhid

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Vonis Untuk Pembakar Bendera Tauhid Dikhawatirkan Tak Beri Efek Jera”

  1. Norman

    Ini lah nasib dan perlakuan terhadap ummat Islam dinegeri yang mayoritas Islam….
    Semua fakta diputar balikkan demi untuk kepentingan golongan, syahwat politik dan kekuasaan…. Tunggu lahh saatnya

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Ahmad Al-Raisuni Terpilih Jadi Presiden IUMS Gantikan Yusuf Al-Qaradawi

Kandidat lain adalah Esham Basyir (Sudan) memperoleh 89,9%, Khairuddin Qahraman (Turki) memperoleh 88,3%, Salim Segaf al-Jufri (Indonesia) dengan 88,3%, dan Ahmad al-khalili (Oman) dengan 75,5% suara.

Kamis, 08/11/2018 12:32 1

Pakistan

Dunia Muslim Dinilai Tertinggal dalam Sains dan Teknologi, Apa Alasannya?

Para ilmuwan Muslim terkemuka di Simposium Internasional Produk Alami dan Kimia (ISNPC) ke-14 mengatakan bahwa semangat pengembangan sains dan teknologi di dunia Muslim kering.

Kamis, 08/11/2018 11:48 0

Palestina

50 Ribu Keluarga Miskin di Gaza Akan Dapat Bantuan 100 Dolar dari Qatar

Pemerintah Qatar mengumumkan akan menggelontorkan dana sebesar 5 juta dolar untuk membantu 50.000 keluarga miskin di Jalur Gaza yang terkepung

Kamis, 08/11/2018 11:17 0

Eropa

Puji China, India Bungkam Soal Penahanan Massal Muslim Uighur

Selama sidang, 13 negara mengkritik keras pemerintah China itu atas penahanan massal tersebut. Namun, India bungkam dan memilih untuk memuji China atas keberhasilannya dalam menurunkan tingkat pengangguran.

Kamis, 08/11/2018 10:53 0

Afrika

AS Siap Hapus Sudan dari Daftar Negara “Hitam”

Departemen Luar Negeri AS menyeru pemerintah Sudan bekerja sama dengan negaranya memerangi “teroris” dan memperbaiki cacatan hak asasi manusia di Negara itu.

Kamis, 08/11/2018 10:06 0

Suriah

HTS Gelar Latihan Militer di Pedesaan Idlib

HTS melihatkan pasukan khususnya tengah mempraktikkan berbagai strategi tempur. Dalam latihan tersebut, pasukan HTS terlibat menggunakan senjata berat, menengah dan ringan.

Kamis, 08/11/2018 08:38 0

Palestina

Parlemen Israel Godok RUU Hukuman Mati untuk Warga Palestina

Parlemen Israel Knesset membahas Rancangan Undang-undang (RUU) untuk menjatuhkan hukuman mati bagi warga Palestina yang terlibat dalam serangan terhadap Israel pekan depan.

Rabu, 07/11/2018 14:59 0

Afghanistan

NATO Seru Taliban Duduk di Meja Perundingan

"Jika Taliban akan menjadi bagian dari masa depan Afghanistan, mereka harus duduk di meja perundingan," katanya seraya menggambarkan bahwa kekerasan di negara itu sebagai "tidak masuk akal."

Rabu, 07/11/2018 12:15 0

Palestina

Knesset Akan Bahas RUU Eksekusi Mati Warga Palestina yang Serang Israel

Setelah pengkajian selesai, lanjutnya, RUU akan dihadirkan dan dibacakan di hadapan Knesset (parlemen).

Rabu, 07/11/2018 08:28 0

Suriah

AS dan Kurdi Suriah Gelar Patroli Bersama untuk Hentikan Serangan Turki

Erdogan menegaskan bahwa patroli tersebut tidak dapat diterima

Rabu, 07/11/2018 07:15 0

Close