... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penghargaan Simbol Keagamaan Jadi Bahasa Universal

Foto: Bendera tauhid sepanjang 1 kilometer dibentangkan umat Islam Solo Raya dalam aksi Selasa (23-10-2018) merespons pembakaran oleh anggota Banser Garut

KIBLAT.NET, Jakarta – Hukuman ringan terhadap pelaku pembakaran bendera tauhid dinilai bertolak belakang dengan perkembangan di belahan dunia lain, yang justeru makin menghormati simbol-simbol keagamaan.

Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (Pusdikham Uhamka) Maneger Nasution menilai kasus pembakaran bendera tauhid yang dilakukan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dikenai pasal penodaan agama. Dia menyayangkan vonis ringan berupa 10 hari penjara kepada pelaku, yang dianggap melanggar pasal 174 tentang menggaggu ketertiban umum.

“Tentu kita menyayangkan karena melihat substansi dari perkara ini bukan perkara biasa. Ini bukan tindak pidana ringan yang boleh dimaknai sesederhana itu,” ujar Maneger kepada Kiblat, Rabu (07/11/2018).

Sanksi ringan kepada pelaku pembakaran bendera tauhid bertolak belakang dengan tren yang berkembang di belahan dunia lain, yang makin menghormati simbol-simbol keagamaan. Eropa, contohnya, baru-baru ini telah menetapkan aturan penghinaan terhadap Nabi Muhammad sebagai perbuatan kriminal, bukan lagi kebebasan berekspresi.

“Artinya, orang mulai menyadari bahwa penghargaan terhadap simbol-simbol keagamaan orang lain itu menjadi bahasa universal,” ujar Maneger.

Menurutnya, masyarakat Indonesia harusnya jauh lebih sensitif terkait sikap penghormatan tersebut. “Bahwa tidak boleh dengan dalih kebebasan berpendapat lalu menghina keyakinan orang,” tandasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Ruang Publik

Alami Sumbatan di Usus, Bayi Kenzi Harus Dioperasi

Kenzi terdeteksi mengalami sumbatan di usus atau Atresia Colon, mengakibatkan cairan hijau keluar dari mulutnya.

Kamis, 08/11/2018 20:34 0

Iran

Rakyat Iran Marah Karena Para Elit dan Pejabat Hidup Mewah

Para aktivis lokal meluncurkan kampanye yang menargetkan beberapa elit terkaya di negara itu dan tokoh paling berpengaruh. Di antaranya terhadap Panglima Tertinggi Iran (IRGC)

Kamis, 08/11/2018 18:58 0

Ruang Publik

Alami Jantung Bocor, Bayi Zya Harus Dioperasi dan Butuh Donasi

Bayi itu bernama Zya, usianya baru 20 bulan. Namun tidak ada yang menyangka bayi mungil itu diagnosa mengalami jantung bocor.

Kamis, 08/11/2018 17:53 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Kalimat Tauhid dan Barometer Akhlaqul Karimah

Kalimat Tauhid adalah poros utama penggerak orang-orang beriman. Dari kalimat tauhidlah keluar ketundukan, kejujuran akhlak dan pekerti yang luhur

Kamis, 08/11/2018 17:48 0

Turki

Ahmad Al-Raisuni Terpilih Jadi Presiden IUMS Gantikan Yusuf Al-Qaradawi

Kandidat lain adalah Esham Basyir (Sudan) memperoleh 89,9%, Khairuddin Qahraman (Turki) memperoleh 88,3%, Salim Segaf al-Jufri (Indonesia) dengan 88,3%, dan Ahmad al-khalili (Oman) dengan 75,5% suara.

Kamis, 08/11/2018 12:32 1

Pakistan

Dunia Muslim Dinilai Tertinggal dalam Sains dan Teknologi, Apa Alasannya?

Para ilmuwan Muslim terkemuka di Simposium Internasional Produk Alami dan Kimia (ISNPC) ke-14 mengatakan bahwa semangat pengembangan sains dan teknologi di dunia Muslim kering.

Kamis, 08/11/2018 11:48 0

Palestina

50 Ribu Keluarga Miskin di Gaza Akan Dapat Bantuan 100 Dolar dari Qatar

Pemerintah Qatar mengumumkan akan menggelontorkan dana sebesar 5 juta dolar untuk membantu 50.000 keluarga miskin di Jalur Gaza yang terkepung

Kamis, 08/11/2018 11:17 0

Eropa

Puji China, India Bungkam Soal Penahanan Massal Muslim Uighur

Selama sidang, 13 negara mengkritik keras pemerintah China itu atas penahanan massal tersebut. Namun, India bungkam dan memilih untuk memuji China atas keberhasilannya dalam menurunkan tingkat pengangguran.

Kamis, 08/11/2018 10:53 0

Afrika

AS Siap Hapus Sudan dari Daftar Negara “Hitam”

Departemen Luar Negeri AS menyeru pemerintah Sudan bekerja sama dengan negaranya memerangi “teroris” dan memperbaiki cacatan hak asasi manusia di Negara itu.

Kamis, 08/11/2018 10:06 0

Suriah

HTS Gelar Latihan Militer di Pedesaan Idlib

HTS melihatkan pasukan khususnya tengah mempraktikkan berbagai strategi tempur. Dalam latihan tersebut, pasukan HTS terlibat menggunakan senjata berat, menengah dan ringan.

Kamis, 08/11/2018 08:38 0

Close