... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KSHUMI Sebut #JanganSuriahkanIndonesia adalah Mantra Penebar Teror

Foto: Ketua KSHUMI, Chandra Purna Irawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menyebutkan bahwa opini melalui #JanganSuriahkanIndonesia adalah bentuk penyebaran teror di tengah masyarakat.

“Sekarang muncul opini keji terhadap HTI ‘Jangan Suriahkan Indonesia, bahaya HTI terhadap Pancasila’. Slogan ini terus disebarkan dengan tujuan agar masyarakat menolak dan menjauhi dakwah HTI. Mantra ini terus disebarkan agar muncul ketakutan yang luas, meneror setiap jiwa-jiwa, hingga akhirnya menghilangkan nalar dan logika berpikir,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Kamis (08/11/2018).

Menurutnya, jika muncul ketakutan dan logika berfikir hilang, maka dikhawatirkan akan muncul tindakan kekerasan terhadap anggota HTI. Apabila itu terjadi maka para penebar ‘mantra’ ini telah melakukan pidana pasal 14 UU No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan Pidana yaitu menyebarkan kebohongan yang mengakibatkan kegaduhan di tengah-tengah rakyat.

Chandra menilai, dakwah HTI tidak pernah menggunakan kekerasan dan menyampaikan apa yang diperintahkan oleh Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun terkait dakwah khilafah oleh HTI, menurutnya hal itu sesuai ajaran Islam.

“Jika tidak setuju dengan ajaran Islam yaitu khilafah, maka berdiskusilah, mengajilah. Jangan malah mengkriminalisasi, menebar tuduhan keji terhadap ajaran Islam. Bertaubatlah, khawatir Allah SWT murka terhadap diri dan keluarga,” tuturnya.

Ia kemudian menjawab pertanyaan kenapa dakwah HTI di beberapa negara dilarang. “Jangankan HTI, Rasulullah SAW saja di tempat kelahirannya saja dilarang oleh penguasa Quraisy, dimusuhi,” kata Chandra.

BACA JUGA  Pasca Putusan MA, Kuasa Hukum Baiq Nuril Tegaskan Kliennya Tak Langgar UU ITE

“Rasulullah diopinikan sebagai pemecah belah bangsa Arab, pengikutnya disiksa, kemudian diboikot selama 2 tahun, diusir dan diperangi. Tetapi dakwah terus dilaksanakan karena itu adalah perintah dari Pemilik jagat raya ini,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Ahmad Al-Raisuni Terpilih Jadi Presiden IUMS Gantikan Yusuf Al-Qaradawi

Kandidat lain adalah Esham Basyir (Sudan) memperoleh 89,9%, Khairuddin Qahraman (Turki) memperoleh 88,3%, Salim Segaf al-Jufri (Indonesia) dengan 88,3%, dan Ahmad al-khalili (Oman) dengan 75,5% suara.

Kamis, 08/11/2018 12:32 1

Pakistan

Dunia Muslim Dinilai Tertinggal dalam Sains dan Teknologi, Apa Alasannya?

Para ilmuwan Muslim terkemuka di Simposium Internasional Produk Alami dan Kimia (ISNPC) ke-14 mengatakan bahwa semangat pengembangan sains dan teknologi di dunia Muslim kering.

Kamis, 08/11/2018 11:48 0

Palestina

50 Ribu Keluarga Miskin di Gaza Akan Dapat Bantuan 100 Dolar dari Qatar

Pemerintah Qatar mengumumkan akan menggelontorkan dana sebesar 5 juta dolar untuk membantu 50.000 keluarga miskin di Jalur Gaza yang terkepung

Kamis, 08/11/2018 11:17 0

Eropa

Puji China, India Bungkam Soal Penahanan Massal Muslim Uighur

Selama sidang, 13 negara mengkritik keras pemerintah China itu atas penahanan massal tersebut. Namun, India bungkam dan memilih untuk memuji China atas keberhasilannya dalam menurunkan tingkat pengangguran.

Kamis, 08/11/2018 10:53 0

Afrika

AS Siap Hapus Sudan dari Daftar Negara “Hitam”

Departemen Luar Negeri AS menyeru pemerintah Sudan bekerja sama dengan negaranya memerangi “teroris” dan memperbaiki cacatan hak asasi manusia di Negara itu.

Kamis, 08/11/2018 10:06 0

Suriah

HTS Gelar Latihan Militer di Pedesaan Idlib

HTS melihatkan pasukan khususnya tengah mempraktikkan berbagai strategi tempur. Dalam latihan tersebut, pasukan HTS terlibat menggunakan senjata berat, menengah dan ringan.

Kamis, 08/11/2018 08:38 0

Palestina

Parlemen Israel Godok RUU Hukuman Mati untuk Warga Palestina

Parlemen Israel Knesset membahas Rancangan Undang-undang (RUU) untuk menjatuhkan hukuman mati bagi warga Palestina yang terlibat dalam serangan terhadap Israel pekan depan.

Rabu, 07/11/2018 14:59 0

Afghanistan

NATO Seru Taliban Duduk di Meja Perundingan

"Jika Taliban akan menjadi bagian dari masa depan Afghanistan, mereka harus duduk di meja perundingan," katanya seraya menggambarkan bahwa kekerasan di negara itu sebagai "tidak masuk akal."

Rabu, 07/11/2018 12:15 0

Palestina

Knesset Akan Bahas RUU Eksekusi Mati Warga Palestina yang Serang Israel

Setelah pengkajian selesai, lanjutnya, RUU akan dihadirkan dan dibacakan di hadapan Knesset (parlemen).

Rabu, 07/11/2018 08:28 0

Suriah

AS dan Kurdi Suriah Gelar Patroli Bersama untuk Hentikan Serangan Turki

Erdogan menegaskan bahwa patroli tersebut tidak dapat diterima

Rabu, 07/11/2018 07:15 0

Close