... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Knesset Akan Bahas RUU Eksekusi Mati Warga Palestina yang Serang Israel

Foto: Intifadah

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman, Selasa (06/11), mengatakan bahwa parlemen Israel akan kembali membahas RUU hukuman mati bagi warga Palestina yang melakukan serangan terhadap sasaran Israel, pekan depan.

“Setelah tiga tahun perdebatan sengit, RUU hukuman mati terhadap teroris pada akhirnya akan diteruskan ke Komite Hukum dan Legislasi untuk dikaji pada Rabu (14 November),” kata Lieberman di akun Twitternya seperti dinukil AFP.

Setelah pengkajian selesai, lanjutnya, RUU akan dihadirkan dan dibacakan di hadapan Knesset (parlemen). “Setelah itu, kami tidak akan mundur atau berhenti sampai kami menyelesaikan pekerjaan,” tulisnya.

RUU ini didukung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Namun Menteri Energi Yuval Steinitz, yang dekat dengan Netanyahu, memperingatkan proyek itu “merusak citra Israel.”

Pemerintah Palestina menganggap persetujuan perdana menteri terhadap RUU tersebut merupakan “seruan terang-terangan untuk menghasut pembunuhan.”

“Mengesahkan hukum eksekusi tahanan Palestina merupakan seruan terang-terangan untuk menghasut kejahatan pembunuhan, eksekusi dan pembantaian terhadap rakyat rakyat Palestina,” kata pernyataan pemerintah Palestina.

Pemerintah Palestina menyalahkan pemerintah Israel atas konsekuensi keputusan ini. RUU itu termasuk mengandung pelanggaran yang sangat jelas terhadap undang-undang internasional dan kemanusiaan.

RUU tersebut harus disetujui di Knesset untuk disetujui dalam pemungutan suara dalam tiga putaran sebelum menjadi bagian dari “Hukum Dasar.”

Pada bulan Januari, parlemen Israel mengeluarkan pembacaan awal pada RUU yang memungkinkan hukuman mati terhadap “teroris” dengan mayoritas 52 melawan 49. Total pemilih 120 anggota parlemen.

BACA JUGA  Tusuk Dua Polisi Penjajah Israel, Pemuda Palestina Gugur

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Membumikan Laa Ilaha Illallah dalam Seluruh Aspek Kehidupan

Laa Ilaha Illallah adalah misi para Nabi. Tidaklah seluruh Nabi diutus kepada kaumny, melainkan membawa misi Laa Ilaha Illallah. Namun, dewasa ini kalimat tauhid semakin tereduksi maknanya. Sebagian pihak hanya menganggap kalimat ini hanya sebatas kalimat zikir

Selasa, 06/11/2018 18:39 0

Indonesia

Ditunda Karena Gempa, Pertemuan Internasional Bahas Terorisme Pindah ke Jakarta

Pertemuan SRM on CT tersebut dihadiri oleh perwakilan dari sembilan negara sub regional yaitu Indonesia, Australia, Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Myanmar, Selandia Baru, Singapura, dan Thailand.

Selasa, 06/11/2018 15:12 0

Artikel

Sanksi AS Tidak Ditujukan untuk Menjatuhkan Pemerintah Iran

"Tujuan utama kami adalah meyakinkan rezim untuk meninggalkan jalur revolusionernya saat ini," kata Pompeo. “Rezim Iran punya pilihan. Ia bisa berbalik 180 derajat dan bertindak seperti negara normal, atau bisa melihat ekonominya runtuh.”

Selasa, 06/11/2018 14:42 0

Suara Pembaca

LDK MPM Unhas Salurkan Bantuan Al-Quran untuk Pengungsi Sulteng

"Saat penyaluran di Balaroa, warga berebut Al-Quran dari kami, Alhamdulillah tidak kalah dengan perebutan sembako," ungkapnya.

Selasa, 06/11/2018 10:49 0

Indonesia

Polisi Tak Hadir di Praperadilan Sukmawati, HRS Kecewa

Kita, lanjutnya, berharap kepada hakim jika pihak termohon tidak datang, kami minta persidangan tetap dilanjutkan. Kalau datang minimal dilanjutkan dengan pembacaan permohonan untuk meringkas waktu.

Selasa, 06/11/2018 10:40 0

Indonesia

Kepolisian Tak Hadir, Sidang Praperadilan Sukmawati Ditunda

Di awal persidangan, hakim membacakan tiga termohon yang tidak hadir. Pertama, dari Direktorat Umum Bareskrim, kedua Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, dan yang ketiga Kapolri.

Selasa, 06/11/2018 10:35 0

Indonesia

Dukung UAS Bicara Soal Khilafah, Din Syamsuddin: Itu Ajaran Islam

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin mengaku prihatin dengan sejumlah tindakan yang dialami Ustadz Abdul Somad; seperti persekusi, pengadangan ceramah hingga fitnah.

Senin, 05/11/2018 16:18 0

Opini

Jalan Menuju Sekularisme dan Politik Machiavelli di Arab Saudi

Salah satu langkah kontroversial lainnya yang diambil adalah menangkapi sejumlah ulama yang tidak secara terbuka menyatakan dukungan terhadap pemerintah, di antaranya Syaikh Salman al-Audah. Implikasinya, otoritas ulama dan keagamaan Arab Saudi yang sudah lama terstruktur secara mapan berkonskuensi mengalami pelemahan.

Senin, 05/11/2018 11:42 0

Indonesia

Ustadz Oemar Mita: Musibah Adalah Surat Cinta dari Allah Ta’ala

Ratusan jamaah berbondong-bondong pergi ke Masjid Jami' Al-Mujahidin Wani Kabupaten Donggala untuk mengikuti tabligh akbar oleh Ustadz Oemar Mita yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tengah. 

Senin, 05/11/2018 11:12 0

Artikel

Gurita Syiah Iran di Damaskus Sebelum Arab Spring

Iran mencoba untuk menerapkan model Iraq di Suriah dan menyusup melalui lembaga agama, sekolah dan universitas dan mengalokasikan anggaran khusus untuk tujuan ini.

Ahad, 04/11/2018 11:55 0

Close