... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bahas Terorisme di Medsos, Wiranto Singgung Hoaks dan Hate Speech

Foto: Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto berbicara dalam konferensi pers terkait pembakaran bendera tauhid, Selasa (22-10-2018)

KIBLAT.NET, Jakarta – Salah satu poin pembahasan dalam pertemuan Sub Regional Meeting On Counter Terrorism (SRM-CT) adalah terorisme di media sosial. Menkopolhukam Wiranto menjelaskan nantinya hal tersebut akan dibahas bersama dalam kelompok kerja gabungan sembilan negara yang dinamakan Jakarta Working Group.

“Jadi Working Group itu penting. Sejauh mana undang-undang setiap negara memayungi kegiatan-kegiatan medsos yang kita gunakan, counter terorisme itu bagaimana. Nanti kan platformnya sama tapi aksinya kan bisa beda,” terang Wiranto saat ditemui usai konferensi pers di Fairmont Hotel, Senayan pada Selasa siang (06/11/2018).

“Sudah banyak produk dari Working Group, banyak yang berjalan. Output-nya akan membangun kehidupan medsos yang aman,” imbuhnya.

Menanggapi terorisme melalui media sosial, Wiranto mengatakan, salah satu upaya yang dibahas dalam pertemuan itu adalah kerja sama dengan pihak swasta seperti LSM untuk menanggulangi terorisme di media sosial.

“Oleh karena itu salah satu upaya yang juga dibahas adalah bagaimana pemerintah kita bekerja sama dengan masyarakat sipil untuk menanggulangi terorisme itu. Di mana kita kerjasamakan para pihak-pihak swasta yang berkecimpung dalam masalah teknologi komunikasi dengan pemerintah,” kata Wiranto.

“Dalam melawan terorisme jangan hanya pemerintah. Tapi medsos swasta pengguna twitter, fb, internet kita harapkan mempunyai tanggung jawab yang sama untuk melawan terorisme. Terorisme adalah lawan kita bersama. Kita tidak mentoleran terhadap penggunaan medsos untuk terorisme,” tambah Menkopolhukam.

BACA JUGA  Jubir FPI: Habib Rizieq Sedang Mempertimbangkan Kepulangan dalam Waktu Dekat

Selain itu, Wiranto juga mengungkapkan bahwa pihak Twitter telah menawarkan diri untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mencegah penyebaran hoaks dan hate speech.

“Tadi Twitter menawarkan diri bahwa dia minta supaya kita memberikan satu sharing hal apa yang bisa kita kerjasamakan antara swasta dengan pemerintah dalam rangka memblok situs-situs yang kerjaannya hanya mengacaukan, hate speech atau hoaks,” tambah Wiranto.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

NATO Seru Taliban Duduk di Meja Perundingan

"Jika Taliban akan menjadi bagian dari masa depan Afghanistan, mereka harus duduk di meja perundingan," katanya seraya menggambarkan bahwa kekerasan di negara itu sebagai "tidak masuk akal."

Rabu, 07/11/2018 12:15 0

Palestina

Knesset Akan Bahas RUU Eksekusi Mati Warga Palestina yang Serang Israel

Setelah pengkajian selesai, lanjutnya, RUU akan dihadirkan dan dibacakan di hadapan Knesset (parlemen).

Rabu, 07/11/2018 08:28 0

Suriah

AS dan Kurdi Suriah Gelar Patroli Bersama untuk Hentikan Serangan Turki

Erdogan menegaskan bahwa patroli tersebut tidak dapat diterima

Rabu, 07/11/2018 07:15 0

Turki

Erdogan: Kami Tak Akan Patuhi Sanksi AS terhadap Iran

Erdogan melanjutkan, tentu saja kami tidak akan mentaati sanksi tersebut. Ia mengungkapkan akan terus membeli miliaran meter kubik gas alam dari Iran.

Rabu, 07/11/2018 06:49 0

Manhaj

Membumikan Laa Ilaha Illallah dalam Seluruh Aspek Kehidupan

Laa Ilaha Illallah adalah misi para Nabi. Tidaklah seluruh Nabi diutus kepada kaumny, melainkan membawa misi Laa Ilaha Illallah. Namun, dewasa ini kalimat tauhid semakin tereduksi maknanya. Sebagian pihak hanya menganggap kalimat ini hanya sebatas kalimat zikir

Selasa, 06/11/2018 18:39 0

Artikel

Sanksi AS Tidak Ditujukan untuk Menjatuhkan Pemerintah Iran

"Tujuan utama kami adalah meyakinkan rezim untuk meninggalkan jalur revolusionernya saat ini," kata Pompeo. “Rezim Iran punya pilihan. Ia bisa berbalik 180 derajat dan bertindak seperti negara normal, atau bisa melihat ekonominya runtuh.”

Selasa, 06/11/2018 14:42 0

Iran

Sanksi AS Berlaku di Tengah Kekacauan Ekonomi Iran

Ekspor minyak mentah Iran mencapai 2.125.000 barel per hari pada tahun yang sama, sementara ekspor gas alamnya mencapai 12,9 miliar meter kubik. Angka-angka itu, bagaimanapun, telah menurun pada tahun ini.

Selasa, 06/11/2018 13:44 0

Suara Pembaca

LDK MPM Unhas Salurkan Bantuan Al-Quran untuk Pengungsi Sulteng

"Saat penyaluran di Balaroa, warga berebut Al-Quran dari kami, Alhamdulillah tidak kalah dengan perebutan sembako," ungkapnya.

Selasa, 06/11/2018 10:49 0

Suriah

Jaringan HAM: Rezim Suriah Tangkapi Pejuang Oposisi yang Berdamai

Ini merupakan pelanggaran terhadap perjanjian kesepakatan yang telah ditandatangani.

Selasa, 06/11/2018 09:06 0

Amerika

AS Bolehkan Delapan Negara Ini Beli Minyak Iran Meski Sanksi Berlaku

Di antara delapan negara itu, Turki, Cina, Italia dan Korea Selatan

Selasa, 06/11/2018 07:53 0

Close