... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi Tak Hadir di Praperadilan Sukmawati, HRS Kecewa

Foto: Koordinator Heterogen Robohkan Rasis (HRS), Damai Hari Lubi

KIBLAT.NET, Jakarta – Koordinator Heterogen Robohkan Rasis (HRS), Damai Hari Lubis mengaku kecewa dengan ketidakhadiran pihak kepolisian dalam sidang perdana praperadilan Sukmawati. Menurutnya, manajemen kepolisian kurang bagus.

“Kami kecewa selain karena manejemen kepolisian kurang bagus, tapi juga sistem peradilan kita menganut sistem peradilan cepat, biaya ringan. Ini polisi seharusnya bekerja sama dengan baik,” tuturnya kepada Kiblat.net di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (05/11/2018).

Kita, lanjutnya, berharap kepada hakim jika pihak termohon tidak datang, kami minta persidangan tetap dilanjutkan. Kalau datang minimal dilanjutkan dengan pembacaan permohonan untuk meringkas waktu.

“Kalau nggak datang, kami minta (pihak termohon) ditinggal saja,” tuturnya.

Sementara itu, anggota HRS, Azam Khan menegaskan bahwa akibat dari ketidakhadiran pihak kepolisian, menyebabkan berbagai prasangka berkembang. Misalnya ini bentuk ketidakseriusan mereka.

“Bisa jadi, persangkaan itu (ketidakseriusan.red) akan berkembang, karena faktanya sedemikian rupa. Mereka tidak hadir dan tanpa ada pemberitahuan apapun,” tutur Azam.

Berbagai advokat yang tergabung dalam Heterogen Robohkan Rasis (HRS) mengajukan praperadilan kasus Sukmawati. Sebab, secara tiba-tiba kasus dugaan penodaan agama Sukmawati dihentikan oleh pihak kepolisian.

Sukmawati membacakan puisi berjudul “Ibu Negara” di acara Indonesian Fashion Week beberapa waktu lalu. Dalam puisi tersebut, putri Presiden Soekarno ini menyinggung masalah adzan dan cadar.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Jaringan HAM: Rezim Suriah Tangkapi Pejuang Oposisi yang Berdamai

Ini merupakan pelanggaran terhadap perjanjian kesepakatan yang telah ditandatangani.

Selasa, 06/11/2018 09:06 0

Amerika

AS Bolehkan Delapan Negara Ini Beli Minyak Iran Meski Sanksi Berlaku

Di antara delapan negara itu, Turki, Cina, Italia dan Korea Selatan

Selasa, 06/11/2018 07:53 0

Asia

India Larang Salat Lima Waktu di Taj Mahal

para petugas telah memutus jaringan air untuk berwudhu di Taj Mahal sejak Ahad malam.

Selasa, 06/11/2018 07:17 0

Suriah

Rusia Tuduh Oposisi Suriah Langgar Kesepakatan Idlib

Kementerian pertahanan Rusia menuduh oposisi Suriah menewaskan empat tentara Suriah sebagai akibat serangan yang dilancarkan di Idlib.

Senin, 05/11/2018 13:56 0

Amerika

Pembunuhan Khashoggi, AS Tegaskan Jaga Hubungan dengan Saudi

Pompeo mengatakan AS bekerja dengan bijaksana dalam menyikapi setiap fakta yang terungkap. Kami, kata Pompeo, juga terus menjalinkomunikasi dengan Turki dan Saudi.

Senin, 05/11/2018 13:17 0

Opini

Jalan Menuju Sekularisme dan Politik Machiavelli di Arab Saudi

Salah satu langkah kontroversial lainnya yang diambil adalah menangkapi sejumlah ulama yang tidak secara terbuka menyatakan dukungan terhadap pemerintah, di antaranya Syaikh Salman al-Audah. Implikasinya, otoritas ulama dan keagamaan Arab Saudi yang sudah lama terstruktur secara mapan berkonskuensi mengalami pelemahan.

Senin, 05/11/2018 11:42 0

Arab Saudi

Sempat Dikabarkan Meninggal, Kesehatan Syaikh Safar Al-Hawaly Stabil

“Syaikh Safar Al-Hawali –yang ditangkap beberapa bulan lalu— masih hidup. Kondisi kesehatannya stabil setelah periode penurunan karena kondisi buruk yang dialaminya di dalam penjara,” tulis akun aktivis tersebut, seperti dinukil Al-Jazeera pada Ahad.

Senin, 05/11/2018 10:12 0

China

20 Titik Kamp “Pendidikan Ulang” Uighur Difasilitasi Cambuk Listrik dan Pentungan Duri

Dengan dalih menangkal keinginan muslim Uighur untuk mendirikan negara sendiri, serta mencegah serangan “teroris” oleh mereka, pemerintah Xi Jinping memutuskan untuk menyatakan Islam sebagai “penyakit ideologis menular”.

Ahad, 04/11/2018 15:06 0

Rusia

Rusia Akan Bantu Iran Hadapi Sanksi AS

"Kami percaya kami harus mencari mekanisme yang akan memungkinkan kami untuk terus mengembangkan kerja sama dengan mitra kami, dengan Iran," kata Novak kepada FT.

Ahad, 04/11/2018 13:28 0

Artikel

Gurita Syiah Iran di Damaskus Sebelum Arab Spring

Iran mencoba untuk menerapkan model Iraq di Suriah dan menyusup melalui lembaga agama, sekolah dan universitas dan mengalokasikan anggaran khusus untuk tujuan ini.

Ahad, 04/11/2018 11:55 0

Close