Twitter Hapus 10.000 Akun yang Mengajak Golput

KIBLAT.NET, Washington – Perusahaan penyedia layanan media sosial, Twitter, Jumat (02/11), mengumumkan menghapus 10 ribu akun yang memposting pesan-pesan mengajak tidak memilih dalam pemilu paruh waktu, yang digelar Selasa (06/11).

“Kami mengambil tindakan pada akun-akun yang terlibat dan aktif di Twitter,” kata juru bicara Twitter, Ian Blunkett.

Ia menambahkan, akun-akun tersebut dihapus terhitung mulai akhir September hingga awal Oktober ini.

Amerika Serikan akan menghadapi pemilu paruh waktu untuk memilih anggota-anggota Kongres, parlemen negara bagian, dan beberapa gubernur, tetapi bukan untuk memilih presiden. Menjelang pemilihan, komentar-komentar saling menyerang antara pemimpin politik partai menciptakan ketegangan.

Bahkan, jajak pendapat yang di gelar media ABC dan The Whosington Post menunjukkan bahwa presiden mereka Donald Trump turut menciptakan ketegangan politik. Survei itu mengatakan bahwa 49 persen warga AS menganggap pidato Presiden Donald Trump jelang pemilu paruh waktu “mendorong kekerasan politik.”

Sumber: Reuters, Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat