Militer Suriah Serang Zona Demiliterisasi, Delapan Tewas

KIBLAT.NET, Idlib – Sedikitnya delapan orang tewas, termasuk warga sipil, akibat tembakan artileri pasukan rezim yang menargetkan sebuah kota di zona demiliterisasi di provinsi Idlib di Suriah barat laut pada Jumat (02/11), menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).

Pada 17 September, Rusia dan Turki mencapai kesepakatan untuk membentuk zona demiliterisasi di Idlib. Kesepakatan itu dicapai setelah rezim memobilisasi pasukan besar-besaran di pinggiran Idlib sebagai persiapan untuk merebut provinsi terakhir oposisi itu.

Meski kesepakatan ini sudah diterapkan, namun zona itu masih menyaksian serangkaian pertempuran terbatas antara oposisi dan rezim. Pertempuran itu digelar oleh faksi-faksi jihadis yang menolak kesepakatan.

Direktur SOHR, Rami Abdurrahman, mengatakan bahwa sejak Jumat pagi, pasukan rezim menargetkan daerah antara kota-kota Jirjazn dan Al-Mutma’a di pedesaan Idlib tenggara. Daerah tersebut termasuk bagian zona demiliterisasi.

Serangan itu mengakibatkan delapan orang tewas, termasuk lima warga sipil dan satu anak kecil. Sementara sisanya tidak diketahui identitasnya. Daerah yang menjadi sasaran merupakan wilayah kontrol Jabhah Wathaniyah lit Tahrir, yang menerima kesepakatan zona demiliterisasi.

“Sekitar 20 orang lainnya terluka,” imbuh Rami.

Kamis sebelumnya, empat anggota rezim tewas dalam serangan yang diluncurkan faksi Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS).

Pada 26 Oktober, tujuh warga sipil, termasuk tiga anak-anak, tewas oleh tembakan artileri pasukan rezim yang menargetkan desa di pedesaan Idlib.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat