... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Patroli Turki-AS di Manbij Dimulai

Foto: Reuters

KIBLAT.NET, Manbij – Pasukan Turki dan AS mulai patroli bersama pada Kamis (01/11) di wilayah Manbij, Suriah utara. Kerjasama ini bertujuan menghindari bentrokan antara Turki dan milisi Kurdi, sekutu utama AS, yang mengontrol kota tersebut.

Kantor berita Reuters mengatakan bahwa Departemen Pertahanan Turki dan koalisi pimpinan AS telah mengonfirmasi berita ini. Militer kedua Negara sudah memulai patroli bersama di kota yang terletak 30 kilometer dari perbatasan Turki-Suriah itu.

Militer kedua Negara melakukan patroli ini dengan koordinasi namun masing-masing bergerak sendiri-sendiri. Patroli dilakukan di pinggir kota Manbij.

Wartawan Reuters melihat konvoi kendaraan lapis baja yang terdiri dari enam mobil berbendera AS dan lainnya berbendera Turki. Konvoi itu bergerak 20 kilometer dari pusat kota Manbij.

Patroli bersama ini dilakukan di garis pemisah antara wilayah kontrol oposisi Suriah dukungan Turki dan wilayah kontrol Dewan Militer Mabij, aliansi milisi Kurdi Suriah yang didukung AS.

Sebelumnya, latihan patroli bersama selesai dan militer kedua Negara siap diterjunkan. Namun tidak diungkap waktu atau hari dimulainya patroli itu.

AS berunding dengan Turki untuk menghidari bentrokan antara dua kekuatan sekutu. Turki sekutu AS di NATO sementara milisi Kurdi koalisi paling efektif di Suriah. Namun Turki memasukkan Kurdi ke dalam daftar organisasi teroris nasional.

Perundingan itu mencapai kesepakatan menjauhi pertempuran dengan digelarnya patroli bersama antara militer AS dan Turki. Kedua Negara pun menggelar latihan patroli bersama selama beberapa pekan di Turki.

BACA JUGA  Puluhan Ribu Warga di Pinggiran Idlib Melarikan Diri ke Perbatasan Turki

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

AQL Peduli Bangun Komplek Huntara untuk Korban Gempa Sulteng, Ini Fasilitasnya

KIBLAT.NET, Sulteng – Ar-Rahman Quranic Learning (AQL) Islamic Center menggelar program pembangunan hunian sementara (huntara)...

Kamis, 01/11/2018 19:17 0

Indonesia

Ustadz Farid Okbah: Rahmatan Lil Alamin Terwujud dengan Kalimat Tauhid

Ustadz Farid pun menyebut pentingnya umat muslim untuk menyerukan kalimat tauhid kepada manusia. Sebagaimana yang Allah perintahkan kepada Nabi Muhammad.

Kamis, 01/11/2018 18:55 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Kalimat Tauhid, Azas Persatuan Umat Islam

Khutbah Jumat: Kalimat Tauhid, Azas Persatuan Umat Islam

Kamis, 01/11/2018 18:44 1

Indonesia

Ustadz Zaitun ke Pengungsi Sulteng: Jaga Akidah dari Paham Sesat

Wasekjen MUI Pusat itu pun berpesan kepada masyarakat yang menjadi korban untuk tetap bersabar atas musibah yang terjadi dan bersyukur atas kebaikan-kebaikan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta menjaga akidah keluarga dan kerabatnya.

Kamis, 01/11/2018 16:14 0

Indonesia

Soal Pembakaran Bendera Tauhid, Ketum PBNU: Banser Juga Salah

Terkait dua oknum Banser yang kini menjadi tersangka, Said Aqil menyerahkan semuanya kepada pihak penegak hukum.

Kamis, 01/11/2018 15:58 0

Indonesia

500 Hari Pasca Penyerangan Novel, Dahnil Anzar: Aktornya Masih Gelap Gulita

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mempertanyakan mengapa hingga saat ini penyerang Novel Baswedan belum juga tertangkap.

Kamis, 01/11/2018 15:40 0

Indonesia

Begini Hasil Pertemuan Tertutup NU-Muhammadiyah di Jakarta

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Pengurus Besar Nadhatul Ulama pada Rabu (31/10/2018) malam.

Kamis, 01/11/2018 12:46 0

Indonesia

Said Aqil Sebut HTI Akan Dirikan Khilafah di ASEAN Tahun 2024

"Di mana bacanya itu ya, pokoknya ada bacaannya. Yang menginginkan itu ya HTI, siapa lagi," ujar Said Aqil kepada wartawan sebelum meninggalkan gedung PP Muhammadiyah.

Kamis, 01/11/2018 12:17 0

Indonesia

Haedar Nashir: Cinta Tanah Air Berlebihan Memupuk Nasionalisme Ekstrem

"Cinta yang mengandung cemburu buta sekaligus kehilangan rasionalitas, akan memandang orang lain sebagai ancaman dan musuh negara," kata Haedar.

Kamis, 01/11/2018 11:28 0

Indonesia

KSHUMI Sebut Ada Kejanggalan Dalam Penetapan Tersangka Pembakar Bendera Tauhid

Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menilai tidak tepat jika pembakar bendera tauhid dijerat pasal 74 KUHP.

Rabu, 31/10/2018 16:40 0

Close