... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kejagung Klaim Selamatkan Lebih Rp2 Triliun Uang Negara

Foto: Jaksa Agung HM Prasetyo

KIBLAT.NET, Jakarta – Kejaksaan Agung mengklaim telah menyelamatkan lebih dari Rp2 triliun uang negara. Hal ini disampaikan oleh Jaksa Agung, HM Prasetyo dalam Forum Merdeka Barat 9 di Auditorium gedung III Kemensesneg, Jakarta pada Kamis (25/10/2018).

“Dalam pemberantasan korupsi, Kejaksaan menyelamatkan uang negara lebih dari Rp2 triliun dan USD 263.929,12. Dalam waktu bersamaan Kejaksaan melakukan penekanan hukum yang berdasarkan paradigma kolektif. Inovasi hukum secara sistemik, holistik, dan integratif serta diharapkan menjadi alternatif instrumen menekan korupsi,” papar Prasetyo.

Dia menjelaskan, Kejaksaan memiliki tugas dan wewenang antara lain melakukan perbaikan perkara, serta bekerja keras melalui kebijakan program. Khususnya dalam pencegahan pemberantasan korupsi untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan.

Dalam keterangan berikutnya, Jaksa Agung Prasetyo mengatakan bahwa penegakaan hukum oleh Kejaksaan dilakukan ketika ditemukan bukti dan fakta yang kuat yang merugikan keuangan negara.

“Untuk kasus korupsi, selain menindak dalam penanganan, Kejaksaan telah melakukan penyelamatan dan pengembalikan aset negara, pendekatan yang penting karena esensi yang ditimbulkan tindakan korupsi adalah hilangnya uang negara yang berujung pada kesengsaran yang ditanggung masyarakat,” paparnya.

Ia juga menjelaskan Kejaksaan membuat hukum preventif sebagai upaya pencegahaan dengan membentuk tim pengawalan. Pengawalan untuk proyek yang strategis melalui tahapan dari perencanaan, pelaksanaan, dan hasilnya. Sehingga semua bisa tepat waktu, tepat biaya, dan tepat sasaran. “Semuanya sudah mendapat apresiasi dari berbagai pihak,” tukasnya.

BACA JUGA  Syaikh Gaza Seru Pemimpin Dunia Putuskan Hubungan dengan Israel

Dalam kurun waktu 2015-September 2018, TPP4P (Tim Pengawal dan Pengaman Pemeritahan dan Pembangunan) telah mendampingi 12.862 kegiatan. Melalui TP4P, dalam upaya pencegahan, Kejaksaan meningkatkan intensitas komunikasi, koordinasi dengan sesama penegak hukum, yaitu KPK dan Polri maupun bekerja sama dengan kementerian, pemerintahan, perbankan, dan TNI.

“Kejaksaan juga membangun kemitraan kepada asosiasi internasional. Kita juga bekerja sama dengan kejaksaan Malaysia, Korsel, Rusia, Australia,” tuturnya lagi.

Selanjutnya ia menambahkan bahwa ada capaian lain dalam upaya penegakan hukum, yaitu ditemukan banyak aktivitas kejahatan terbaru seperti kejahatan dunia maya (cyber crime), pencurian ikan ilegal (illegal fishing), terorisme, narkoba dan lainnya.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengakui bahwa masalah-masalah kejahatan tersebut harus diselesaikan. “Ini harus diupayakan dengan kerja keras bersama, semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan bimbingan kepada kita semua,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Rifa’i Surur, Keluar Masuk Penjara Demi Memperjuangkan Syariat Islam

Jika ada pertanyaan, siapakah yang pantas disebut sebagai syaikh bagi seluruh jamaah jihad di Mesir. Maka, akan dijawab tanpa pikir panjang dengan menyebut nama Rifai Surur

Ahad, 28/10/2018 06:45 0

Video News

Kiblat Review : Ijtima Ulama dan Politik Umat Islam

KIBLAT.NET- Ijtima ulama 2, sudah digelar dan menghasilkan kesepakatan. Salah satunya dengan adanya pakta integritas...

Sabtu, 27/10/2018 12:09 0

Analisis

Skenario Global di Balik Industri Islamofobia

Mereka membagi adanya “Good Muslims” dan “Bad Muslims”. “Good Muslims” adalah umat Islam yang mau bekerja untuk Barat. Kumar menganalogikan pendekatan Islamofobia liberal sebagai “penjajahan berbulu domba”.

Sabtu, 27/10/2018 06:00 1

Artikel

Khilafah dan Ujian Negara Bangsa

Masih relevankah konsep negara bangsa di tengah gempuran globalisasi, liberalisasi ekonomi, banjir informasi bahkan mobilitas penduduk? Mampukah ia bertahan?

Sabtu, 27/10/2018 02:38 0

Suriah

Koalisi AS Kembali Serang Masjid di Deir Zour, 7 Warga Sipil Tewas

Pesawat-pesawat tempur koalisi pimpinan AS menyerang sebuah masjid di provinsi Deir Zour di Suriah, menewaskan sedikitnya tujuh warga sipil.

Jum'at, 26/10/2018 17:51 0

Opini

Pembakaran Bendera Tauhid Berdampak Kebencian Terhadap Islam

Pemerintah sepatutnya mengambil tindakan terhadap GP Ansor sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Jum'at, 26/10/2018 17:31 1

China

Serangan Pisau Targetkan Siswa TK di China, 14 Anak Luka-luka

"Para korban dibawa ke rumah sakit, sementara penjaga dan staf di taman kanak-kanak menahan penyerang," kata polisi, seraya menambahkan bahwa kasus itu sedang diselidiki.

Jum'at, 26/10/2018 16:48 0

Suara Pembaca

Tanggap Darurat Usai, Bupati Sigi Minta RS Lapangan BSMI Tetap Beroperasi

Tanggap Darurat Usai, Bupati Sigi Minta RS Lapangan BSMI Tetap Beroperasi

Jum'at, 26/10/2018 14:34 0

Munaqosyah

Bolehkah Membakar Bendera Tauhid dengan Alasan Saddu Dzara’i?

Pasca bendera tauhid dibakar, muncul pembelaan terhadap pembakaran tersebut dengan argumentasi saddu dzara'i. Apa itu saddu dzarai'? Bolehkah menggunakannya sebagai alasan untuk membolehkan pembakaran kalimat tauhid?

Jum'at, 26/10/2018 14:30 1

Video Kajian

Khutbah Jumat: Bahaya LGBT – Ust. Muhaimin Adi Nurahman

KIBLAT.NET- LGBT telah dijelaskan oleh Allah yang termuat dalam QS. Al A’raf disebutkan bahwa LGBT...

Jum'at, 26/10/2018 13:19 0

Close