... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

HRS Center Bakal Polisikan Yaqut Cholil Terkait Info Hoaks Bendera

Foto: Gus Yaqut (kiri) terpilih sebagai Ketua Umum GP Ansor.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum Habib Rizieq Center, Dr. Abdul Chair Ramadhan mengungkapkan bahwa dirinya akan melaporkan Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas ke Bareskrim Polri pada Jumat (26/10/2018).

Ahli hukum pidana ini menilai bahwa Yaqut telah melanggar pasal 14 ayat 1 Undang-undang nomor 1 tahun 1946 tentang pemberitahuan berita bohong. Kebohongan yang dimaksud adalah tentang bendera yang kemudian dibakar dalam Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Garut beberapa waktu lalu.

“Yaqut melakukan penyiaran pemberitahuan bohong. Dia mengatakan bahwa bendera berkalimat tauhid yang dibakar itu bukan bendera kalimat tauhid, bukan bendera rasul, itu bendera HTI. Kebohongannya itu. Sehingga bendera yang dibakar atau bendera-bendera lain yang dirazia itu dikatakan adalah bendera HTI, padahal HTI tidak memiliki bendera itu,” jelas Abdul Chair usai menghadiri diskusi publik berjudul “Membakar Bendera Tauhid, Penghinaan terhadap Islam?” di Hotel Grand Alia Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).

Chair mengatakan, penyebaran berita bohong oleh Yaqut telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ia mengungkapkan, sebelum terjadinya pembakaran bendera tauhid di Garut, terlebih dahulu Yaqut menyebarkan hoaks tentang bendera tauhid sebagai bendera HTI.

“Kenapa terjadi pembakaran bendera tauhid itu, karena ada instruksi melakukan sweeping. Kenapa harus di-sweeping, karena dikatakan itu bendera HTI. (Padahal) itu bukan bendera HTI,” ungkapnya.

Selain melaporkan dengan pasal 14 ayat 1, Chair juga akan melaporkan Yaqut dengan pasal 156a tentang penodaan agama. Menurutnya, Yaqut bertanggung jawab atas pembakaran bendera tauhid yang merupakan bentuk penistaan agama Islam.

BACA JUGA  Terungkap, Inilah Penyebab Gagalnya Teleconference Habib Rizieq Saat Reuni 212

“Kemudian secara langsung maupun tidak langsung, apa yang dilakukan oleh GP Ansor melalui Bansernya, telah menimbulkan permusuhan dan kebencian terhadap golongan agama,” jelasnya.

Bunyi yang termuat dalam Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 ayat 1 yaitu, “barang siapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.”

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

4 comments on “HRS Center Bakal Polisikan Yaqut Cholil Terkait Info Hoaks Bendera”

  1. Jalu

    Yg kebih tragis menimbulkan kebencian terhadap agama yg di anutnya sendiri… hu yaqut yaqut… dimana otakmu

  2. Ryan Glass

    Biar Allah membakar pembakar kalimat tauhid di neraka jahanam. Mengaku beragama Islam tetapi anti kalimat tauhid. Naudzubillahimindzalik.

  3. Suyatno

    Mulesss liat orang ini…bawa2 agama sbg tameng yg ujung2nya memecah belah umat Islam…jgn2 ini org munafik sepeeti saat Umar bin khotob sdg sholat ditusuk dari belakang….jebloskan ke penjara sblm org2 semacam ini menjadi kotoran di dlm Islam sendiri

  4. Ferdinan

    Tragis memang….. dg manusia satu ini,puluhan bahkan ratusan umat muslim diIndonesia yg memuliakan kalimat tauhid apakah mereka makar ???apakah mereka tidak cinta NKRI , bercerminlah bung betapa buruk rupanya akhlak yg kau pertontonkan di umat mislim dunia. Semoga kau dpt laknat yg sesuai

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Rifa’i Surur, Keluar Masuk Penjara Demi Memperjuangkan Syariat Islam

Jika ada pertanyaan, siapakah yang pantas disebut sebagai syaikh bagi seluruh jamaah jihad di Mesir. Maka, akan dijawab tanpa pikir panjang dengan menyebut nama Rifai Surur

Ahad, 28/10/2018 06:45 0

Video News

Kiblat Review : Ijtima Ulama dan Politik Umat Islam

KIBLAT.NET- Ijtima ulama 2, sudah digelar dan menghasilkan kesepakatan. Salah satunya dengan adanya pakta integritas...

Sabtu, 27/10/2018 12:09 0

Analisis

Skenario Global di Balik Industri Islamofobia

Mereka membagi adanya “Good Muslims” dan “Bad Muslims”. “Good Muslims” adalah umat Islam yang mau bekerja untuk Barat. Kumar menganalogikan pendekatan Islamofobia liberal sebagai “penjajahan berbulu domba”.

Sabtu, 27/10/2018 06:00 1

Artikel

Khilafah dan Ujian Negara Bangsa

Masih relevankah konsep negara bangsa di tengah gempuran globalisasi, liberalisasi ekonomi, banjir informasi bahkan mobilitas penduduk? Mampukah ia bertahan?

Sabtu, 27/10/2018 02:38 0

Suriah

Koalisi AS Kembali Serang Masjid di Deir Zour, 7 Warga Sipil Tewas

Pesawat-pesawat tempur koalisi pimpinan AS menyerang sebuah masjid di provinsi Deir Zour di Suriah, menewaskan sedikitnya tujuh warga sipil.

Jum'at, 26/10/2018 17:51 0

Opini

Pembakaran Bendera Tauhid Berdampak Kebencian Terhadap Islam

Pemerintah sepatutnya mengambil tindakan terhadap GP Ansor sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Jum'at, 26/10/2018 17:31 1

China

Serangan Pisau Targetkan Siswa TK di China, 14 Anak Luka-luka

"Para korban dibawa ke rumah sakit, sementara penjaga dan staf di taman kanak-kanak menahan penyerang," kata polisi, seraya menambahkan bahwa kasus itu sedang diselidiki.

Jum'at, 26/10/2018 16:48 0

Ruang Publik

Tanggap Darurat Usai, Bupati Sigi Minta RS Lapangan BSMI Tetap Beroperasi

Tanggap Darurat Usai, Bupati Sigi Minta RS Lapangan BSMI Tetap Beroperasi

Jum'at, 26/10/2018 14:34 0

Munaqosyah

Bolehkah Membakar Bendera Tauhid dengan Alasan Saddu Dzara’i?

Pasca bendera tauhid dibakar, muncul pembelaan terhadap pembakaran tersebut dengan argumentasi saddu dzara'i. Apa itu saddu dzarai'? Bolehkah menggunakannya sebagai alasan untuk membolehkan pembakaran kalimat tauhid?

Jum'at, 26/10/2018 14:30 1

Video Kajian

Khutbah Jumat: Bahaya LGBT – Ust. Muhaimin Adi Nurahman

KIBLAT.NET- LGBT telah dijelaskan oleh Allah yang termuat dalam QS. Al A’raf disebutkan bahwa LGBT...

Jum'at, 26/10/2018 13:19 0

Close