... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Sanksi Iran, Turki Lobi Amerika Untuk Dikecualikan

Foto: REUTERS/Umit Bektas

KIBLAT.NET – Ankara mendesak Washington untuk pengecualian dari Sanksi Iran.
Pejabat meminta pengecualian dari AS ini, sebelum menerapkan kembali sanksi pada sektor keuangan dan energi Iran.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu menekankan bahwa ia telah menyampaikan permintaan negaranya kepada Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.

Kelompok ahli Turki juga telah menjelaskan kepada delegasi AS awal pekan ini alasan untuk permintaan ini, katanya.

Dia menambahkan bahwa perusahaan Toprash Turki, juga pembeli minyak Iran, telah mengirim delegasi ke Amerika Serikat untuk menjelaskan alasan pembelian minyak dari Iran.

Cavusoglu mencatat bahwa Turki telah mengatakan kepada AS bahwa keputusannya bersifat sepihak, dan kredibilitas Washington akan dirugikan selama negara-negara tidak mematuhinya.

“Oleh karena itu, sebelum mengambil langkah-langkah pada masalah ini, Anda harus melakukan konsultasi dengan negara-negara regional. Anda harus berkonsultasi dengan negara-negara yang melakukan perdagangan dengan Iran,” tegasnya pada Rabu (24/10).

Pada bulan Mei, Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik Washington dari kesepakatan nuklir penting tahun 2015 antara Iran dan kelompok negara P5 + 1 (lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman).

Presiden Trump mulai menerapkan kembali sanksi AS terhadap Teheran pada bulan Agustus, dengan sanksi yang menargetkan sektor minyak Iran. Sanksi ini telah diperbarui akan berlaku efektif pada 4 November mendatang.

Amerika Serikat juga mempertimbangkan untuk menawarkan keringanan kepada beberapa sekutu yang bergantung pada pasokan Iran.

Redaktur: Salem
Sumber: dailysabah, aawsat

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

DSKS Imbau Khatib Jumat Angkat Tema tentang “Memuliakan Kalimat Tauhid”

KIBLAT.NET, Solo – Kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh anggota Banser ketika peringatan Hari...

Jum'at, 26/10/2018 11:44 0

Manhaj

Hukuman Allah kepada Para Penista Syiar Islam

Umat Islam Indonesia sedang dihebohkan dengan kejadian yang membuat marah setiap muslim. Alih-alih dimuliakan karena kalimat tauhid adalah simbol kaum muslimin dan termasuk wahyu-Nya, ada oknum yang berulah dengan membakar bendera tauhid.

Jum'at, 26/10/2018 11:40 0

Indonesia

Pushami Polisikan Yaqut dan Anggota Banser Pembakar Bendera Tauhid

Pushami menilai, pembakaran tersebut adalah pelecehan terhadap kalimat tauhid yang diakui sebagai simbol milik umat Islam di seluruh dunia. Pushami melaporkan dengan dugaan pelanggaran atas pasal 165a tentang penodaan agama.

Jum'at, 26/10/2018 11:11 0

Indonesia

Polda Jabar: 3 Anggota Banser Minta Pengamanan Diri Kepada Polisi

"Saat ini masih berada di Polres dengan kaitan permohonan minta diamankan atau pengamanan diri kepada Polres"

Kamis, 25/10/2018 23:18 0

Indonesia

KOKAM Daerah Siap Kawal Dahnil Anzar Saat Diperiksa Polda Metro Jaya

KOKAM Daerah Siap Kawal Dahnil Anzar Saat Diperiksa Polda Metro Jaya

Kamis, 25/10/2018 22:27 0

Indonesia

Tjahjo Kumolo: Ormas Islam Harus Sesuai dengan Quran dan Hadits

Menurutnya, jika ada ormas yang melanggar hukum atau mengganggu ketertiban maka menjadi domain kepolisian untuk menangani hal tersebut.

Kamis, 25/10/2018 22:04 0

Indonesia

Dahnil Anzar Dipanggil Polisi, Pengacara Muhammadiyah Khawatir Terjadi Kriminalisasi

Dahnil Anzar kembali dipanggil Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus kebohongan dengan tersangka Ratna Sarumpaet

Kamis, 25/10/2018 22:01 0

Indonesia

Begini Cara Kemendagri Awasi WNI yang Kembali dari Suriah

Menteri Dalam Negeri (Mendgri) Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya akan mengawasi ketat WNI yang kembali dari Suriah

Kamis, 25/10/2018 20:50 0

Indonesia

Ismail Yusanto: HTI Tidak Punya Bendera

"HTI tidak punya bendera, kita hanya punya logo"

Kamis, 25/10/2018 20:21 0

Indonesia

Kemendagri Akan Hapus 3.000 Lebih Peraturan Daerah

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia bukanlah negara hukum melainkan negara peraturan. Dia menjelaskan, hal ini karena banyaknya peraturan yang dihasilkan.

Kamis, 25/10/2018 19:00 0

Close