Sebut “Imam Husain Wafat”, Jurnalis di Iran Ditangkap

KIBLAT.NET, Teheran – Pihak berwenang Iran menangkap jurnalis karena dituding “menghina Imam Husain”, cucu Nabi Muhammad yang disucikan oleh pengikut Syiah. Penangkapan itu diduga hanya gara-gara jurnalis tersebut menulis “Wafatnya Imam Husain”, bukan “Syahidnya Imam Husain” dalam tulisannya.

Seperti dilansir Anadolu Agency (AA) melansir dari kantor berita Iran Mizan, Kamis (25/10), jurnalis koran Iqbal, Buyan Khoshhal, ditangkap pada Kamis pagi saat hendak ke luar negeri. Koran Iqbal sendiri dikenal dekat dengan para reformis Iran.

Dalam pernyataan pers, jaksa Teheran, Jafari Dulat Abadi, membenarkan penangkapan Khooshal. Ia menunjuk saat ini telah dilakukan penyelidikan terhadap tersangka.

Khooshhal menerbitkan sebuah artikel di surat kabar “Iqbal”, pekan lalu, dan menggunakan kata-kata “wafatnya Imam Hussein” bukan “kesyahidan”, yang menyebabkan reaksi terhadap dia.

Iran sendiri memiliki undang-undang yang menjerat orang-orang yang diduga menghina simbol-simbol ajaran Syiah. Negara itu telah menjadikan Syiah sebagai ideologi nasional.

Sumber: AA
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat