... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tjahjo Kumolo: Ormas Islam Harus Sesuai dengan Quran dan Hadits

Foto: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Dalam Negeri menyebut persoalan organisasi masyarakat (ormas) menjadi salah satu hal yang perlu menjadi perhatian. Dia memaparkan, hingga kini jumlah ormas di Indonesia sebanyak 394.250 kelompok baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten atau kota.

Kendati demikian, Mendagri Tjahjo Kumolo menekankan seseorang tetap diberikan kebebasan untuk berhimpun dan berserikat membentuk ormas di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Menteri Tjahjo dalam Forum Merdeka Barat yang digelar di gedung Kementrian Sekretariat Negara pada Kamis (25/10/2018) pagi.

“Negara kita kan bebas orang mau bikin partai politik atau membentuk ormas. Setiap warga negara dilindungi undang-undang untuk berhimpun berserikat,” kata Mendagri.

“Silahkan orang mau membentuk ormas, 394.250 kelompok ini belum termasuk geng motor, itu juga ormas termasuk aliansi-aliansi,”imbuhnya.

Dia pun mempersilahkan kepada organisasi-organisasi masyarakat yang terbentuk untuk menjalankan agendanya. Namun kepada ormas keagamaan, Menteri Tjahjo menyebut agenda ormas tersebut harus sesuai dengan ajaran agama tersebut.

“Silahkan mau program dakwah per RT. Tapi kalau Islam ya harus sesuai dengan Quran dan Hadits, kalau agama yang lain ya harus sesuai dengan ajarannya. Ini tugas pak Jaksa Agung untuk mencermati adanya ormas yang beraliran sesat,” tuturnya.

Tjahjo juga menyinggung soal Ormas yang meyimpang dari pancasila. Menurutnya, jika ada ormas yang melanggar hukum atau mengganggu ketertiban maka menjadi domain kepolisian untuk menangani hal tersebut. Sedangkan ormas yang menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945, Tjahjo mengimbau untuk mengingatkan ormas tersebut.

BACA JUGA  Gerakan Sahwah di Arab Saudi: Dulu Dirangkul, Kini Dimusuhi

“Sampai ada yang terpaksa kita bubarkan karena punya agenda untuk merubah UUD, merubah pancasila mengganggu NKRI dan juga ingin merubah kemajemukan bangsa ini,” ujar Mendagri.

“Jadi sikap siapa kawan siapa lawan terhadap perorangan, kelompok, golongan yang dia anti pancasila itu bukan tanggung jawab kepolisian, tapi itu tanggung jawab kita semua,” tandasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Pasca Pembakaran Bendera Tauhid, Ismail Yusanto Dilaporkan ke Polisi

Mantan juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto dianggap melakukan kebohongan soal bendera HTI

Kamis, 25/10/2018 20:23 1

Opini

Benci HTI atau Benci Kalimat Tauhid?

Berbeda dengan GP Ansor, MUI menyatakan bahwa bendera yang dibakar bukanlah bendera HTI, tetapi bendera kalimat tauhid.

Kamis, 25/10/2018 12:40 0

Artikel

Bencana di Balik Berita Bencana

Pada akhirnya, pemberitaan bencana alam dalam perspektif jurnalisme Islami bukanlah sekedar liputan biasa. Atau perlombaan dalam kecepatan meliput. Tetapi lebih penting, bagaimana pembaca atau penonton memahami, bahwa segala bencana adalah atas kuasa Allah dan manusia harus mengambil pelajaran atasnya.   

Kamis, 25/10/2018 12:11 0

Turki

Turki Lihatkan Bukti-bukti Pembunuhan Khashoggi ke Direktur CIA

intelijen Turki memperlihatkan dan memperdengarkan rekaman video dan audio kepada Haskel

Kamis, 25/10/2018 11:00 0

Prancis

Prancis Akan Bawa Pulang Ratusan Anak ISIS yang Ditawan Kurdi Suriah

Anak-anak itu ditawan bersama ibu mereka. Mereka ditempatkan di kamp besar dan diperlakukan seperti di penjara

Kamis, 25/10/2018 09:52 0

Afghanistan

Pakistan Bebaskan Mantan Orang Nomor Dua Taliban

Akan tetapi, sumber lain menyebutkan wakil pendiri gerakan Taliban itu sudah berada di hotel beberapa hari lalu dan dibebaskan pada Rabu.

Kamis, 25/10/2018 08:23 0

Suriah

Turki, Rusia dan Iran Sepakat Kebut Pembentukan Komisi Kontitusi Suriah

Rezim mensyaratkan tidak ada peran PBB dalam komite tersebut dan proses politik tidak boleh diawasi oleh keputusan Jenewa.

Kamis, 25/10/2018 07:43 0

Arab Saudi

Bin Salman Berjanji Hukum Pejabat yang Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Orang-orang yang bertanggung jawab atas kejahatan tersebut akan dihukum dan keadilan pada akhirnya akan menang.

Kamis, 25/10/2018 06:33 0

Video Kajian

Muslimah Harus Digembleng Dengan Surah An-Nur? Ini Alasannya!

KIBLAT.NET – Muslimah Harus Digembleng Dengan Surah An-Nur? Ini Alasannya! Bunda Aisyah Radhiyallahu ‘Anha pernah...

Rabu, 24/10/2018 15:00 0

Arab Saudi

Tunangan Minta Parlemen UE Hukum Otak Pembunuhan Khashoggi

Ia menegaskan bahwa parlemen Eropa mengutuk kematian Khashoggi dan menyalahkan rezim Saudi.

Rabu, 24/10/2018 11:59 0

Close