Koalisi AS Mengaku Hancurkan Masjid di Deir Zour

KIBLAT.NET, Deri Zour – Koalisi anti Daulah Islamiyah (ISIS) pimpinan Amerika Serikat, Ahad (21/10), mengaku menargetkan sebuah masjid di provinsi Deir Zour, Suriah, yang diklaim dijadikan pangkalan militer. Sementara itu, organisasi pengawas HAM Suriah (SOHR) mengatakan puluhan sipil tewas akibat serangan itu.

“Kami menghancurkan sebuah masjid yang dikelilingi militan ISIS dan dijadikan pangkalan militer di kota Sousse untuk mempertahankan wilayah terakhir mereka,” kata pernyataan koalisi seperti dilansir Reuters, Ahad.

Pernyataan itu menambahkan, sedikitnya 12 ISIS tewas dalam serangan itu. “Pangkalan militer tersebut” hancur dan tidak bisa digunakan lagi. Para ekstremis menggunakan pangkalan itu untuk menyerang pasukan koalisi dan sekutu.

Juru bicara koalisi AS, Sean Ryan, menekankan bahwa masjid tersebut target sah menurut “undang-undang”. Hal itu karena ISIS melanggar aturan, menjadikan masjid sebagai pangkalan militer.

Di sisi lain, SOHR melaporkan bahwa sebanyak 41 sipil tewas dalam serangan tersebut. Di antarnaya puluhan anak-anak.

“Mayoritas korban warga Irak dari sanak kerabat pejuang ISIS,” kata lembaga yang bermarkas di Inggris itu.

Seperti biasa, saat dimintai komentar adanya laporan korban sipil jubir koalisi hanya mengatakan, “kami akan menyelidiki setiap tuduhan jatuhnya korban sipil.”

SOHR menunjukkan, koalisi membombardir daerah itu pada Kamis dan Jumat.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat