... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Akhir Tragis Tentara Pro Assad, Terjerat Utang di Kursi Roda

Foto: Tentara dari milisi Pasukan Pmbebasan pro Assad

KIBLAT.NET, Damaskus – Seorang tentara milisi Pertahanan Nasional menceritakan kondisi dirinya setelah uzur bertempur bersama Tentara Assad melawan oposisi Suriah karena luka. Setelah mengalami luka dalam pertempuran, ia dikeluarkan dari milisi.

Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) adalah milisi pro-pemerintah yang dibentuk setelah musim panas 2012. Anggotanya berasal dari berbagai provinsi di Suriah dan mendapat pengawasan langsung dan dukungan dari pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) di bawah pimpinan Qassem Sulaimani.

Dalam sebuah wawancara singkat dengan media pro-rezim, pria itu tampak mengenakan seragam militernya dan mengangkat bendera rezim di kursi rodanya di pinggir jalan. Tujuannya agar terlihat oleh para pejabat rezim, sehingga datang membantunya.

“Tetapi pejabat rezim yang menaiki mobil mewah dan melewati Umayyah Square tidak melihat,” ujarnya mengiba. “Sekalipun ada yang melihat, mereka tidak berhenti untuk sekadar menanyakan kondisi.”

Dia mengisahkan sebelum berpartisipasi dalam pertempuran dengan pasukan Assad, dirinya memiliki kondisi ekonomi yang bagus. Tetapi setelah mengalami cedera, utangnya kepada orang-orang menumpuk. Dari sini, dia memutuskan untuk pergi dari Latakia ke Damaskus.

Baru-baru ini, ada banyak cerita tentang tentara pro-Assad yang terluka dan tidak menerima perhatian atau dukungan. Rezim Assad meninggalkan mereka begitu dengan luka yang diderita dan meminta mereka berlepas dari milisi.

Sumber: El-Dorar
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Akhir Tragis Tentara Pro Assad, Terjerat Utang di Kursi Roda”

  1. Jangankan di sana yang kondisinya sedang perang. Lah di Indonesia saja yang kondisinya sudah merdeka, tidak sedikit para veteran perang yang kondisinya memperihatinkan.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

LGBT: Presisten Namun Inkonsisten

Baik slogan love has no limit  dan love has no label adalah pihak yang sama. Pro-LGBT.

Ahad, 21/10/2018 07:15 1

Suara Pembaca

Relawan KNB Blusukan Bagi-bagi Nasi Bungkus untuk Kaum Dhuafa

Sasaran pembagian nasi gratis untuk santap malam kali ini ditujukan untuk para lansia yang masih bekerja secara halal.

Ahad, 21/10/2018 06:29 0

Indonesia

Memasuki Musim Hujan, Ini Kebutuhan Mendesak Korban Bencana Sulteng

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho memaparkan bahwa hunian sementara (Huntara) menjadi kebutuhan mendesak bagi korban bencana Sulteng.

Ahad, 21/10/2018 00:25 0

Indonesia

Update Korban Bencana Sulteng: 2.113 orang meninggal dan 1.309 hilang

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho memberikan perkembangan soal korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Ahad, 21/10/2018 00:11 0

Manhaj

Protokol Zionis di Balik Hancurnya Wibawa Ulama

Dalam Protokol Zionis disebutkan bahwa salah satu cara mereka menguasai dunia adalah dengan cara menghancurkan wibawa para tokoh agama di hadapan pemeluknya

Sabtu, 20/10/2018 20:22 0

Indonesia

KPK Sulit Temukan Kader PDIP Ali Fahmi yang Jadi Saksi Kunci Suap Bakamla

KPK Sulit Temukan Kader PDIP Ali Fahmi yang Jadi Saksi Kunci Suap Bakamla

Sabtu, 20/10/2018 16:16 0

Indonesia

Soal Perusakan Barang Bukti Buku Merah Basuki Hariman, Begini Kata Jubir KPK

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditanya wartawan soal tindak lanjut kasus perusakan barang bukti buku merah basuki Hariman

Sabtu, 20/10/2018 13:27 0

Indonesia

KPK Berencana Periksa CEO Lippo Group James Riady Terkait Kasus Suap Meikarta

KPK Berencana Periksa CEO Lippo Group James Riady Terkait Kasus Suap Meikarta

Sabtu, 20/10/2018 12:46 0

Info Event

Aa Gym Resmikan Rumah Tangguh Lombok

Aa Gym Resmikan Rumah Tangguh Lombok

Sabtu, 20/10/2018 10:48 1

Indonesia

KontraS: Soal Temuan Indonesia Leaks, Presiden Jokowi Hanya Beri Ucapan Normatif

Ia juga mempertanyakan sikap Jokowi saat melihat kasus dugaaan aliran dana ke Kapolri Tito Karnavian yang diungkap oleh Indonesia leaks

Jum'at, 19/10/2018 19:08 0

Close