... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pejabat PBB: Pendirian Zona Demiliterisasi di Idlib Akan Diperpanjang

Foto: Peta Idlib.

KIBLAT.NET, Jenewa – Kepala Urusan Kemanusiaan PBB, Yan Egaland, Kamis (18/10), mengatakan bahwa Rusia dan Turki berniat menambah tenggat waktu untuk mengimplementasikan kesepakatan mereka di Idlib. Batas waktu membentuk zona demiliterisasi di Idlib yang disepakati Turki-Rusia berakhir Senin lalu.

“Hal itu karena ingin mencapai kesepakatan yang memuaskan di daerah di mana tiga juta orang tinggal,” kata Egaland setelah menghadiri pertemuan rutin di Jenewa membahas kemanusiaan di Suriah.

Turki-Rusia, bulan lalu, mencapai kesepakatan untuk menghindari kampanye militer besar di rumah terakhir oposisi Suriah, provinsi Idlib. Poin penting yang disorot banyak pihak membentuk zona demiliterisasi sejauh 12-20 kilomter di titik kontak militer rezim dan oposisi.

Senjata berat dan kelompok jihadis harus disterilkan dari zona tersebut paling lambat 15 Oktober lalu. Faksi-faksi yang didukung atau condong pada Turki menuruti kesepakatan itu. Namun faksi-faksi jihadis menolak dan memilih bertahan.

Oposisi sendiri melihat antara Turki dan Rusia masih berbeda penafsiran dalam memahami poin-poin kesepakatan. Hal itu sebelumnya membuat oposisi bimbang. Namun janji-janji Turki membuat mereka yakin mentaati kesepakatan tersebut.

Tahap selanjutnya dari kesepakatan Idlib membuka jalan internasional antara Aleppo dan Damaskus. Hal ini sangat menguntungkan rezim. Sejak pejuang mengontrol Idlib, jalan ini terputus bagi militer Suriah.

Sumber: Shaam Network
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Dakwah, Iqamatul Hujjah dan Jihad, Tiga Tahapan Penegakan Islam

Artinya untuk melalui tahapan pertama dan kedua itu butuh waktu yang tidak sebentar. Jadi, salah besar bila semangat menegakkan Islam diawali dengan jihad senjata sementara jihad dengan pemikiran dan menegakkan hujjah belum ditempuh dengan maksimal.

Jum'at, 19/10/2018 11:00 0

Indonesia

Hanan Attaki: Persatuan Umat Dimulai dari Bersatunya Hati

Hanan Attaki Persatuan Umat Dimulai dari Bersatunya Hati

Jum'at, 19/10/2018 09:53 0

Indonesia

INDEF: Indonesia Lucu, Harga Minyak Dunia Naik Atau Turun Selalu Ribut

"Di Indonesia ini lucu, ketika harga minyak dunia turun pemerintah dan rakyat pada ribut. Apalagi saat ini harga minyak dunia naik semua juga pada ribut"

Kamis, 18/10/2018 21:09 0

Manhaj

Dahsyatnya Dosa Pelaku LGBT

Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah di dalam kitab Ad-Da’ wad Dawa’ menjelaskan bahwa dosa LGBT lebih dahsyat daripada dosa pembunuhan. Dosa liwath setingkat di bawah dosa syirik. Ibnul Qayyim Al-Jauziyah memaparkan beberapa alasan kenapa dosa liwath lebih dahsyat dibanding dosa-dosa besar yang lainnya.

Kamis, 18/10/2018 20:15 3

Indonesia

Muslim United Momentum Anak Muda Terbuka Sikapi Perbedaan

Muslim United Jadikan Anak Muda Terbuka Sikapi Perbedaan

Kamis, 18/10/2018 20:00 0

Indonesia

Soal Aksi Pengadangan di Bandara, Maneger: Negara Harus Cegah

Hak dasar warga negara Indonesia adalah diperbolehkan untuk pergi dan menetap di daerah mana saja, selama dalam wilayah teritori. Ketika terjadi pengadangan, maka hak dasarnya sudah dilanggar.

Kamis, 18/10/2018 17:37 0

Indonesia

Lokasi Likuefaksi Sulteng Dibom Material Disinfektan

Lokasi Likuefaksi Sulteng Dibom Material Disinfektan

Kamis, 18/10/2018 17:09 0

Indonesia

Pesan UBN di Muslim United: Jangan Lelah Untuk Bersatu

Pesan UBN di Muslim United: Jangan Lelah Untuk Bersatu

Kamis, 18/10/2018 16:30 0

Indonesia

Intervensi Muktamar Pemuda Muhammadiyah Akan Rugikan Negara

Intervensi terhadap Muktamar Pemuda Muhammadiyah Akan Rugikan Negara

Kamis, 18/10/2018 15:50 0

Indonesia

Negara Pengusul Legalisasi LGBT dalam Sidang Parlemen Internasional

"Alhamdulillah upaya ini gagal kembali melalui voting, meski sempat diwarnai perdebatan alot di awal," kata Jazuli kepada Kiblat.net melalui keterangan persnya pada Kamis (18/10/2018).

Kamis, 18/10/2018 12:37 0

Close