... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KontraS: Soal Temuan Indonesia Leaks, Presiden Jokowi Hanya Beri Ucapan Normatif

Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wapres Jusuf Kalla.

KIBLAT.NET, Jakarta – Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Yati Andriyani menyinggung komitmen Pemerintahan Jokowi-JK yang mengklaim anti korupsi. Menurutnya, klaim tersebut menguat saat pemberlakukan PP nomor 43 tahun 2018.

Ia menilai, PP tersebut tentang tata cara pelaksaan peran masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Aturan tersebut, kata dia, masyarakat diharapkan pro aktif dalam melaporkan kasus korupsi.

“Seolah PP ini menganjurkan agar masyarakat pro aktif dalam melaporkan kasus korupsi, namun sepertinya pemerintah juga lupa bahwa pemberantasan korupsi di lapangan juga terbentur masalah-masalah lain,” katanya dalam konferensi pers di Kantor KontraS, Jakarta Pusat pada Jumat (19/10/2018).

“Misalnya dalam kasus Novel Baswedan tidak kunjung terang, badahal Novel adalah penyidik KPK,” sambungnya.

Ia juga mempertanyakan sikap Jokowi saat melihat kasus dugaaan aliran dana ke Kapolri Tito Karnavian yang diungkap oleh Indonesia leaks. Yati menyebutkan bahwa Presiden Jokowi hanya memberikan pernyataan normatif.

“Indnesia leaks mencoba mengungkap kasus pengrusakan barang bukti yang melibatkan dua anggota polisi. Hal-hal seperti ini, Presiden Joko Widodo hanya merespon normatif dengn mengtakan, ini bukan ranah saya dan saya tidak mau ikut campur dan sebagainya,” tuturnya.

Maka, ia berpendapat bahwa Presiden Jokowi tidak serius dalam menerapkan PP nomor 43 tahun 2018.

“Kami menganggap bahwa PP nomor 43 tahun 2018, tak lebih hanya ‘gula-gula’ politik yang muncul dengan mempertimbangkan waktu, yakni di tahun politik,” tukasnya.

BACA JUGA  Israel Serang Palestina, Komisi I Minta Indonesia Layangkan Nota Protes ke PBB

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Tekor BPJS Kesehatan, Defisit Terencana atau Manajemen Buruk?

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjadi sorotan setelah presiden Joko Widodo mengeluhkan utang lembaga itu yang mencapai triliunan rupiah

Jum'at, 19/10/2018 18:40 0

Rusia

Silang Pendapat AS dan Rusia Soal 700 Tawanan ISIS di Suriah

Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa militan ISIS baru-baru ini menangkap sekitar 700 sandera di sebuah wilayah di Suriah yang dikuasai oleh pasukan Kurdi yang didukung AS.

Jum'at, 19/10/2018 18:00 0

China

China Berencana Buat Bulan Imitasi, Diluncurkan Tahun 2020

Chengdu, sebuah kota di provinsi Sichuan barat daya, sedang mengembangkan "satelit penerangan" yang diklaim akan bersinar bersamaan dengan bulan asli dan delapan kali lebih terang.

Jum'at, 19/10/2018 17:12 0

Iran

Khamenei Dorong Para Sarjana Iran “Bidik” Negara-negara Asia

Berpidato di hadapan para akademisi negara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mendorong para ilmuwan muda Iran untuk "melihat ke Timur."

Jum'at, 19/10/2018 16:12 0

Mesir

Sutradara Pendukung Israel Ditolak Hadiri Festival Film Internasional Kairo

"Apakah kita sekarang pada tahap 'cinta Israel', sementara ratusan seniman dari seluruh dunia bersatu dengan Palestina dan menolak untuk pergi atau berurusan dengan entitas Zionis?" kata Malik Khoury.

Jum'at, 19/10/2018 14:22 0

Opini

Esensi Pentingnya Membaca

Membaca itu sangatlah penting. Kalimat “membaca” bagi kita sudah bukan barang asing lagi bagi telinga para pembaca.

Jum'at, 19/10/2018 13:36 0

Suriah

Pejabat PBB: Pendirian Zona Demiliterisasi di Idlib Akan Diperpanjang

Oposisi sendiri melihat antara Turki dan Rusia masih berbeda penafsiran dalam memahami poin-poin kesepakatan

Jum'at, 19/10/2018 12:00 0

Manhaj

Dakwah, Iqamatul Hujjah dan Jihad, Tiga Tahapan Penegakan Islam

Artinya untuk melalui tahapan pertama dan kedua itu butuh waktu yang tidak sebentar. Jadi, salah besar bila semangat menegakkan Islam diawali dengan jihad senjata sementara jihad dengan pemikiran dan menegakkan hujjah belum ditempuh dengan maksimal.

Jum'at, 19/10/2018 11:00 0

Afghanistan

Kembali Seru Boikot Pemilu, Taliban: Pemilu Tak Sesuai Islam dan Budaya

“Pemilu adalah konspirasi Barat yang bertujuan memperpanjang pendudukan dan tidak berdasar pada Islam atau budaya Afghanistan. Kewajiban setiap warga Afghanistan yang beragama Islam harus menentangnya,” kata pernyataan Taliban, seperti dikutip Reuters pada Kamis.

Jum'at, 19/10/2018 09:10 0

Prancis

Paris Pasok Militer Mesir Senjata saat Penggulingan Muhammad Mursi

Organisasi HAM menuduh senjata-senjata itu digunakan untuk membungkam rakyat.

Jum'at, 19/10/2018 08:27 0

Close