... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Begini Catatan KontraS

Foto: Komisi Nasional untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS)

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Nasional untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) memberikan catatan dalam 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK. Ketua KontraS, Yati Indriyani memaparkan bahwa evaluasi ini untuk mengukur antara janji Jokowi dan realisasinya.

“Tujuan kami ingin mengukur realisasi janji dan komitmen Jokowi. Apakah janji itu terpenuhi secara penuh atau sebagian, atau bahkan tidak terpenuhi sama sekali,” katanya dalam konferensi pers di Kantor KontraS, Jakarta pada Jumat (19/10/2018).

Yati memaparkan bahwa dari 17 program HAM yang tertuang dalam Nawacita, jajarannya menemukan enam komitmen gagal dipenuhi. Sedangkan ada sebelas komitmen tidak dipenuhi secara sepenuhnya.

“Maka, kami beranggapan bahwa tidak ada komitmen janji Jokowi soal HAM yang terpenuhi secara utuh,” tuturnya.

Menurutnya, janji Jokowi yang jelas-jelas tidak terealisasikan adalah penuntasan pelanggaran HAM berat masa lalu. Ia menegaskan bahwa ini terjadi karena orang yang diduga menjadi aktor pelanggaran HAM berat masa lalu justru diberi jabatan di pemerintahan.

“Kasus ini tidak selesai karena ada politik kompromi, yaitu memberikan jabatan tehadap figur yang terindikasi pelaku pelanggaran HAM berat,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Mesir

Sutradara Pendukung Israel Ditolak Hadiri Festival Film Internasional Kairo

"Apakah kita sekarang pada tahap 'cinta Israel', sementara ratusan seniman dari seluruh dunia bersatu dengan Palestina dan menolak untuk pergi atau berurusan dengan entitas Zionis?" kata Malik Khoury.

Jum'at, 19/10/2018 14:22 0

Opini

Esensi Pentingnya Membaca

Membaca itu sangatlah penting. Kalimat “membaca” bagi kita sudah bukan barang asing lagi bagi telinga para pembaca.

Jum'at, 19/10/2018 13:36 0

Suriah

Pejabat PBB: Pendirian Zona Demiliterisasi di Idlib Akan Diperpanjang

Oposisi sendiri melihat antara Turki dan Rusia masih berbeda penafsiran dalam memahami poin-poin kesepakatan

Jum'at, 19/10/2018 12:00 0

Manhaj

Dakwah, Iqamatul Hujjah dan Jihad, Tiga Tahapan Penegakan Islam

Artinya untuk melalui tahapan pertama dan kedua itu butuh waktu yang tidak sebentar. Jadi, salah besar bila semangat menegakkan Islam diawali dengan jihad senjata sementara jihad dengan pemikiran dan menegakkan hujjah belum ditempuh dengan maksimal.

Jum'at, 19/10/2018 11:00 0

Afghanistan

Kembali Seru Boikot Pemilu, Taliban: Pemilu Tak Sesuai Islam dan Budaya

“Pemilu adalah konspirasi Barat yang bertujuan memperpanjang pendudukan dan tidak berdasar pada Islam atau budaya Afghanistan. Kewajiban setiap warga Afghanistan yang beragama Islam harus menentangnya,” kata pernyataan Taliban, seperti dikutip Reuters pada Kamis.

Jum'at, 19/10/2018 09:10 0

Prancis

Paris Pasok Militer Mesir Senjata saat Penggulingan Muhammad Mursi

Organisasi HAM menuduh senjata-senjata itu digunakan untuk membungkam rakyat.

Jum'at, 19/10/2018 08:27 0

Rusia

Putin: Mengeluarkan Iran dari Suriah Bukan Tanggung Jawab Kami

"Membujuk Iran untuk menarik diri dari Suriah bukanlah masalah Rusia. Teheran dan Damaskus memiliki kesepakatan sendiri," kata Putin seperti dikutip oleh Russia Today, Kamis (18/10).

Jum'at, 19/10/2018 07:20 0

Afghanistan

Taliban Serang Pertemuan Jenderal AS dan Petinggi Kandahar, Gubernur Tewas

Tak hanay Gubernur, serangan itu juga menewaskan kepala polisi dan kepala intelijen provinsi Kandahar

Jum'at, 19/10/2018 06:24 0

Manhaj

Dahsyatnya Dosa Pelaku LGBT

Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah di dalam kitab Ad-Da’ wad Dawa’ menjelaskan bahwa dosa LGBT lebih dahsyat daripada dosa pembunuhan. Dosa liwath setingkat di bawah dosa syirik. Ibnul Qayyim Al-Jauziyah memaparkan beberapa alasan kenapa dosa liwath lebih dahsyat dibanding dosa-dosa besar yang lainnya.

Kamis, 18/10/2018 20:15 3

Pakistan

Pakistan Akhirnya Hukum Gantung Pemerkosa Gadis 6 Tahun

Pembunuhan gadis muda itu memicu kemarahan di seluruh Pakistan. Kerusuhan meletus ketika pengunjuk rasa membakar rumah-rumah para politisi, sementara seruan menuntut keadilan terus mengemuka di media sosial.

Kamis, 18/10/2018 16:16 0

Close