... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Aksi Pengadangan di Bandara, Maneger: Negara Harus Cegah

Foto: Maneger Nasution

KIBLAT.NET, Jakarta – Hak dasar warga negara Indonesia adalah diperbolehkan untuk pergi dan menetap di daerah mana saja, selama dalam wilayah teritori. Ketika terjadi pengadangan, maka hak dasarnya sudah dilanggar.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Maneger Nasution menyikapi insiden pengadangan Habib Bahar Bin Smith dan Habib Hanif Alatas diadang oleh ratusan orang yang mengatasnamakan ormas adat di Bandara Sam Ratulangi, Manado pada Senin 15 Oktober 2018 lalu.

“Negara harus hadir untuk memenuhi hak dasar itu dengan cara memfalitasi WNI melakukan apa yang menjadi hak dasarnya tadi. Itu HAM, itu hak konstitusional yang dijamin,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis (18/10/2018).

Maneger menegaskan, Negara tidak boleh membiarkan aksi pengadangan tersebut. Jika terjadi pembiaran, maka Negara dapat disebut melanggar HAM.

“Jika dia tidak melakukan tapi dia membiarkan peristiwa (pelanggaran HAM) terjadi -padahal sebetulnya dia memiliki kewenangan- itu berarti pelanggaran HAM. Jadi melanggar itu bisa melakukan atau membiarkan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Maneger mengungkapkan negara harus menghentikan siapapun kelompok masyarakat aatau komunitas masyarakat yang melampaui kewenangannya. Masyarakat tidak memiliki kewenangan untuk mengambil alih tugas-tugas aparat negara.

“Membiarkan main hakim sendiri itu hanya akan mengundang reaksi berikutnya,” ujar mantan Komisioner Komnas HAM ini.

Lebih lanjut, Maneger memaparkan bahwa Negara juga sudah melakukan pelanggaran HAM jika tidak bisa mencegah terjadinya pelanggaran HAM yang sama di masa yang akan datang.

BACA JUGA  Tudingan Radikal kepada Enzo Taruna Akmil Harus Dihentikan

“Pengulangan peristiwa adalah kegagalan negara. Jadi garansi tidak terjadinya hal serupa adalah prinsip HAM secara universal,” ungkapnya.

“Jadi negara punya kewajiban, punya mandat memastikan pelanggaran hak dasar warga negara itu tidak terulang. Tidak ada pengulangan peristiwa, itu mandat negara,” tegas Maneger.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Pakistan

Pakistan Akhirnya Hukum Gantung Pemerkosa Gadis 6 Tahun

Pembunuhan gadis muda itu memicu kemarahan di seluruh Pakistan. Kerusuhan meletus ketika pengunjuk rasa membakar rumah-rumah para politisi, sementara seruan menuntut keadilan terus mengemuka di media sosial.

Kamis, 18/10/2018 16:16 0

Malaysia

Malaysia Sita 6.000 Adonan Roti Canai Berlogo Halal Ilegal

Penggerebekan dilakukan setelah pihak berwenang menerima keluhan dari masyarakat terhadap perusahaan tak dikenal, yang telah beroperasi selama sembilan bulan.

Kamis, 18/10/2018 13:52 0

Irak

Komisi Fatwa Kurdistan Bahas Fatwa Bermain Game PUBG

Beberapa kasus gangguan sosial antar pemain dilaporkan kerap terjadi seiring populernya PUBG di Wilayah Kurdistan. Komite berharap masalah tersebut dapat diatasi sebelum tidak terkendali.

Kamis, 18/10/2018 10:10 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Kewajiban Menolong Sesama Muslim

Membantu orang yang lagi terkena musibah adalah bagian penting dari agama Islam, oleh karena banyaknya musibah yang menimpa akhir-akhir ini, redaksi Kiblat.net menghadirkan khutbah jumat bertemakan, kewajiban menolong sesama muslim

Kamis, 18/10/2018 09:53 0

Amerika

Pria Pembakar Masjid di Texas Dijatuhi Hukuman 24 Tahun Penjara

Pada bulan Juli, seorang hakim mendakwa Perez (26) dalam kasus pembakaran, kepemilikan bahan peledak dan kejahatan kebencian.

Kamis, 18/10/2018 09:45 0

Suriah

Rezim Suriah Hancurkan Rumah Warga yang Ditinggal Mengungsi

Terlihat pembongkaran missal terhadap rumah-rumah warga yang mengungsi, yang dimulai pada akhir Mei 2017, setelah pertempuran berakhir di san.

Kamis, 18/10/2018 09:20 0

Opini

Pidato Jokowi di IMF-WB, Hiburan di Tengah Penderitaan

"Akhir-akhir ini, hubungan antar negara-negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperti 'Game of Thrones'," ujar Jokowi dalam pidatonya.

Rabu, 17/10/2018 14:43 0

Suriah

Pejabat Rusia Bertemu Putra Mahkota Saudi Bahas Suriah

Delegasi Rusia dari pejabat kementerian luar negeri dan pertahanan melakukan perjalanan ke Arab Saudi dan bertemu Putra Mahkota Muhammad bin Salman untuk membahas krisis di Suriah.

Rabu, 17/10/2018 13:12 0

Video News

Warga Palu Ini Nyawanya Selamat Karena Terlambat Pulang

KIBLAT.NET- Pak Deprio, salah satu penduduk di perumahan Petobo ini, selamat karena saat kejadian berada...

Rabu, 17/10/2018 10:17 0

Iran

Jaisy Al-Adl Bertanggung Jawab Atas Penculikan 14 Tentara Iran

“Ini adalah operasi heroik yang diluncurkan pahlawan Jaisy Al-Adl,” kata juru bicara gerakan tersebut, Ibrahim Azizi, seperti dilansir alwatannews.net, Selasa.

Rabu, 17/10/2018 09:53 0

Close