... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pakistan Akhirnya Hukum Gantung Pemerkosa Gadis 6 Tahun

Foto: Pembunuh dan pemerkosa gadis 6 tahun di Pakistan, Imran Ali.

KIBLAT.NET, Lahore – Otoritas Pakistan melakukan eksekusi hukuman gantung terhadap seorang pria karena memperkosa dan membunuh seorang gadis berusia enam tahun. Kasus itu telah mengejutkan negara dan memicu kerusuhan pada awal tahun ini.

Rekaman CCTV yang disiarkan di televisi menunjukkan saat akhir sebelum gadis mungil, Zainab Fatima Ameen, itu dibunuh. Ia terlihat digandeng seorang pria tak dikenal.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mengatakan pria itu adalah Imran Ali (24) yang merupakan salah satu tetangga Zainab. Menurut laporan Reuters, polisi menemukan mayat Zainab di tempat pembuangan sampah, empat hari setelah dia dilaporkan hilang.

Ali dijatuhi empat hukuman mati secara terpisah dalam kasus perkosaan dan pembunuhan, yang terjadi di kota timur Kasur pada bulan Januari. Secara keseluruhan, ia mengaku telah melakukan delapan serangan terhadap anak-anak, termasuk lima pembunuhan.

“Dia digantung pagi ini di hadapan seorang pejabat penjara dan ayah korban,” kata seorang pejabat di penjara pusat Lahore, tempat terpidana mati dieksekusi.

“Mayatnya diserahkan kepada keluarganya yang mengambilnya untuk dimakamkan,” katanya pada Rabu (17/10/2018).

Sebelumnya, anggota keluarga Zainab meminta Ali untuk dieksekusi di depan umum. Namun, permintaan itu ditolak oleh Pengadilan Tinggi Lahore pada hari Selasa.

“Saya memiliki sedikit kepuasan bahwa keadilan telah ditegakkan, tetapi saya tidak sepenuhnya puas karena dia (Ali) tidak digantung di depan umum,” kata ayah Zainab, Ameen Ansari, kepada media di luar penjara setelah eksekusi.

BACA JUGA  Pakistan dan Bangladesh Khawatirkan Nasib Muslim India

Pembunuhan gadis muda itu memicu kemarahan di seluruh Pakistan. Kerusuhan meletus ketika pengunjuk rasa membakar rumah-rumah para politisi, sementara seruan menuntut keadilan terus mengemuka di media sosial.

Ratusan warga memprotes setelah mayat Zainab ditemukan. Dua orang tewas ketika polisi melepaskan tembakan untuk membubarkan mereka. Setidaknya 12 kasus pemerkosaan dan pembunuhan telah dicatat di daerah Kasur dalam dua tahun terakhir.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Intervensi Muktamar Pemuda Muhammadiyah Akan Rugikan Negara

Intervensi terhadap Muktamar Pemuda Muhammadiyah Akan Rugikan Negara

Kamis, 18/10/2018 15:50 0

Indonesia

Negara Pengusul Legalisasi LGBT dalam Sidang Parlemen Internasional

"Alhamdulillah upaya ini gagal kembali melalui voting, meski sempat diwarnai perdebatan alot di awal," kata Jazuli kepada Kiblat.net melalui keterangan persnya pada Kamis (18/10/2018).

Kamis, 18/10/2018 12:37 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Kewajiban Menolong Sesama Muslim

Membantu orang yang lagi terkena musibah adalah bagian penting dari agama Islam, oleh karena banyaknya musibah yang menimpa akhir-akhir ini, redaksi Kiblat.net menghadirkan khutbah jumat bertemakan, kewajiban menolong sesama muslim

Kamis, 18/10/2018 09:53 0

Indonesia

Komisi III DPR Tak Yakin Peluru Glock-17 Bisa Nyasar dari Lapangan Tembak Senayan

Komisi III DPR Tak Yakin Peluru Glock-17 Bisa Nyasar dari Lapangan Tembak Senayan

Rabu, 17/10/2018 19:57 0

Indonesia

Pendiri Mualaf Center Ajak Bantu Korban Bencana untuk Cegah Pemurtadan

Pendiri Mualaf Center Ajak Bantu Korban Bencana untuk Cegah Pemurtadan

Rabu, 17/10/2018 19:23 0

Indonesia

Polisi Diharap Tak Terbawa Arus Politisasi dalam Tangani Kasus Hukum

Polisi Diharap Tak Terbawa Arus Politisasi dalam Tangani Kasus Hukum

Rabu, 17/10/2018 18:33 0

Indonesia

Muslim United Dibuka Semalam, Umat Islam Meluber di Masjid Gedhe Yogyakarta

Muslim United Dibuka Semalam, Puluhan Ribu Umat Islam Padati Masjid Gedhe Yogyakarta

Rabu, 17/10/2018 17:54 0

Indonesia

Pesan Salim A Fillah untuk Generasi Milenial: Berusaha dan Belajarlah untuk Islam!

Dia pun mengajak kepada kaum muslimin untuk senantiasa bergandengan tangan dalam bersaudara dan ber-ukhuwah untuk menguatkan silaturahmi antar kelompok, serta bersatu untuk mendiskusikan tema-tema persatuan Islam.

Rabu, 17/10/2018 16:59 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber: Perbedaan Jangan Dijadikan Permusuhan

Syaikh Ali Jaber: Perbedaan Jangan Dijadikan Permusuhan

Rabu, 17/10/2018 16:50 0

Indonesia

PW Pemuda Muhammadiyah Didatangi Polisi, Dahnil Anzar Surati Kapolri

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melayangkan surat kepada Kapolri Tito Karnavian terkait pimpinan wilayah dan daerah Pemuda Muhammadiyah yang didatangi kepolisian daerah.

Rabu, 17/10/2018 15:54 0

Close