... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Malaysia Sita 6.000 Adonan Roti Canai Berlogo Halal Ilegal

Foto: Sebanyak 6.000 lembar adonan roti canai dan 360 lembar adonan chapati disita. (Foto: Bernama)

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Pihak berwenang Malaysia telah menyita 6.000 potong adonan roti canai dan 360 lembar adonan roti chapati karena menyertakan logo halal tidak resmi. Demikian kata Menteri Perdagangan dan Konsumen Departemen Urusan Selangor, Rabu (17/10/2018).

“Delapan pekerja asing sedang membuat adonan ketika otoritas keagamaan Islam menggerebek perusahaan itu di Setia Alam pada hari Senin,” kata pejabat penegak hukum kementerian, Azman Adam.

Adonan roti canai dikemas ke dalam 60 kotak, sementara adonan chapati dikemas dalam 12 kotak. Kotak-kotak itu diberi label dengan logo halal ilegal.

“Investigasi awal menemukan pemilik perusahaan dengan sengaja menunjukkan logo halal di kotak-kotak ketika mereka tidak mengajukan permohonan dari Departemen Pengembangan Islam Malaysia,” kata Azman.

“Adonan itu dihargai RM3.063 (Rp11,2 juta),” tambahnya.

Penggerebekan dilakukan setelah pihak berwenang menerima keluhan dari masyarakat terhadap perusahaan tak dikenal, yang telah beroperasi selama sembilan bulan.

Sertifikasi Halal di Malaysia

Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) sebagai pihak yang mengeluarkan sertifikasi produk halal. Seperti yang dilakukan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI),

Proses pengajuan sertifikasi halal melalui sistem e-Halal. Direktur JAKIM Datuk Othman Mustapha, mengatakan pemilik perusahaan harus melaporkan seluruh bahan yang digunakan, siapa pemasok bahan tersebut, dan apakah si pemasok sudah memperoleh sertifikat halal.

“Kami sangat berhati-hati dengan masalah ini. Jika kami meragukan bahannya, kami akan mengambil sampel dan mengirimkannya ke Departemen Kimia untuk diaudit,” kata Mustapha seperti dikutip Detik.com dari Bernama.

BACA JUGA  Malaysia Akan Berlakukan Larangan Total untuk Vape

Selain itu, audit juga dilaksanakan di pabrik pengolahan untuk memastikan aspek halal dipatuhi. “Bahan akan dicek apakah sudah dilaporkan, di antaranya melalui faktur pembelian. Proses produksi juga ditekankan, termasuk alur pengolahan, peralatan, serta kebersihan lingkungan dan pekerja,” ujar Mustapha.

JAKIM telah mewajibkan perusahaan multinasional menerapkan sistem jaminan halal atau menunjuk auditor internal untuk mengawasi proses produksi. Auditor harus memastikan prosesnya sesuai dengan persyaratan halal.

“Baru-baru ini kami sepakat bahwa perusahaan harus melakukan pengawasan sendiri dengan mengirimkan sampel bahan ke laboratorium terakreditasi,” kata Mustapha.

Setelah sertifikat halal keluar, inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di pabrik minimal setahun sekali. Untuk perusahaan di sektor tinggi risiko seperti produk berbahan daging, lemak, dan rumah potong hewan serta perusahaan tanpa sistem jaminan halal atau auditor internal, sidak akan dilaksanakan beberapa kali setahun.

Jika ada keluhan dari masyarakat, JAKIM bersama lembaga berwenang seperti Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi, dan Konsumerisme, Kementerian Kesehatan, Departemen Kesehatan Hewan, Bea Cukai, dan badan setempat akan menggelar sidak.

Menurut Mustapha, pelanggaran kecil akan diberi peringatan. Namun jika pelanggarannya besar, sertifikasi halal bisa ditarik.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Negara Pengusul Legalisasi LGBT dalam Sidang Parlemen Internasional

"Alhamdulillah upaya ini gagal kembali melalui voting, meski sempat diwarnai perdebatan alot di awal," kata Jazuli kepada Kiblat.net melalui keterangan persnya pada Kamis (18/10/2018).

Kamis, 18/10/2018 12:37 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Kewajiban Menolong Sesama Muslim

Membantu orang yang lagi terkena musibah adalah bagian penting dari agama Islam, oleh karena banyaknya musibah yang menimpa akhir-akhir ini, redaksi Kiblat.net menghadirkan khutbah jumat bertemakan, kewajiban menolong sesama muslim

Kamis, 18/10/2018 09:53 0

Indonesia

Komisi III DPR Tak Yakin Peluru Glock-17 Bisa Nyasar dari Lapangan Tembak Senayan

Komisi III DPR Tak Yakin Peluru Glock-17 Bisa Nyasar dari Lapangan Tembak Senayan

Rabu, 17/10/2018 19:57 0

Indonesia

Pendiri Mualaf Center Ajak Bantu Korban Bencana untuk Cegah Pemurtadan

Pendiri Mualaf Center Ajak Bantu Korban Bencana untuk Cegah Pemurtadan

Rabu, 17/10/2018 19:23 0

Indonesia

Polisi Diharap Tak Terbawa Arus Politisasi dalam Tangani Kasus Hukum

Polisi Diharap Tak Terbawa Arus Politisasi dalam Tangani Kasus Hukum

Rabu, 17/10/2018 18:33 0

Indonesia

Muslim United Dibuka Semalam, Umat Islam Meluber di Masjid Gedhe Yogyakarta

Muslim United Dibuka Semalam, Puluhan Ribu Umat Islam Padati Masjid Gedhe Yogyakarta

Rabu, 17/10/2018 17:54 0

Indonesia

Pesan Salim A Fillah untuk Generasi Milenial: Berusaha dan Belajarlah untuk Islam!

Dia pun mengajak kepada kaum muslimin untuk senantiasa bergandengan tangan dalam bersaudara dan ber-ukhuwah untuk menguatkan silaturahmi antar kelompok, serta bersatu untuk mendiskusikan tema-tema persatuan Islam.

Rabu, 17/10/2018 16:59 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber: Perbedaan Jangan Dijadikan Permusuhan

Syaikh Ali Jaber: Perbedaan Jangan Dijadikan Permusuhan

Rabu, 17/10/2018 16:50 0

Indonesia

PW Pemuda Muhammadiyah Didatangi Polisi, Dahnil Anzar Surati Kapolri

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melayangkan surat kepada Kapolri Tito Karnavian terkait pimpinan wilayah dan daerah Pemuda Muhammadiyah yang didatangi kepolisian daerah.

Rabu, 17/10/2018 15:54 0

Indonesia

Jazuli Tolak Upaya Pelegalan LGBT di Sidang Parlemen Internasional

Anggota Komisi I DPR ini berharap parlemen dunia bersama-sama membangun peradaban dunia yang bermartabat dengan penegakan etika dan nilai moral universal termasuk nilai-nilai agama.

Rabu, 17/10/2018 15:25 0

Close