... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Intervensi Muktamar Pemuda Muhammadiyah Akan Rugikan Negara

Foto: Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhamadiyah, Maneger Nasution

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Maneger Nasution menilai dugaan penetrasi aparat terhadap Muktamar Pemuda Muhammadiyah merupakan bentuk intervensi terhadap masyarakat sipil, yang dapat merugikan negara.

“Karena sebagai sebuah negara, kita butuh masyarakat sipil yang kuat juga, yang independen juga, untuk memberikan keseimbangan,” ungkap Maneger melalui sambungan telepon, Kamis (18/10/2018).

Pernyataan itu dilontarkannya menanggapi adanya dugaan intervensi kepolisian terhadap Muktamar Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah. Maneger mengungkapkan bahwa pihak Pemuda Muhammadiyah sudah menyurati kapolri untuk memberi klarifikasi terhadap hal ini.

“Kita sudah mengirim surat untuk klarifikasi, apakah itu ada perintah dari atasan atau tidak. Kita berharap kejadian itu tidak benar, tidak ada perintah dari atasan. Tapi sekiranya itu benar terjadi, ada intervensi, maka pertama ini kita menyayangkan, kalau benar ada intervensi itu, kita menyayangkan,” ungkapnya.

Perkumpulan semacam muktamar maupun musyawarah besar adalah pesta demokrasinya masyarakat sipil. Karenanya negara tidak boleh masuk di dalamnya. Terlebih lagi, negara menurutnya tidak boleh memasuki wilayah-wilayah internal organisasi.

Maneger menyebut ketika dalam kondisi tertentu pilar-pilar demokrasi secara formal tidak berperan, maka yang melakukan keseimbangan adalah masyarakat sipil. Sehingga, negara menjadi rugi jika masyarakat sipilnya tidak demokratis dan independen.

“Justeru negara rugi jika masyarakat sipilnya bisa diintervensi, karena nanti tidak ada lagi kekuatan masyarakat sipil yang bisa memberi keseimbangan baru,” lanjutnya.

BACA JUGA  Soal Lem Aibon Rp82 Milyar, Anies: Sudah Saya Koreksi

Mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) itu meminta kepolisian segera membalas dan memberikan klarifikasi sebagaimana diminta PP Pemuda Muhammadiyah melalui suratnya. Dia berharap dugaan intervensi itu tidak dari atasan kepolisian. Jika merujuk kepada surat Pemuda Muhammadiyah yang ditujukan ke Kapolri, Maneger melihat ada ketidakwajaran dengan apa yang ditanyakan aparat ke peserta Muktamar.

“Mestinya kan tidak ada SOP-nya di kepolisian, kalau saya baca di suratnya itu kan (pengurus wilayah) ditanyai macam-macam siapa calon. Kan seharusnya tidak ada,” tandasnya.

“Ada baiknya direspon, kan pertanyaannya apakah betul itu kebijakan resmi dari kepolisian. Jika tidak resmi, maka tinggal diusut saja, di mana saja, yang melakukan itu, tinggal diberi pembinaan oleh Polri,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Malaysia Sita 6.000 Adonan Roti Canai Berlogo Halal Ilegal

Penggerebekan dilakukan setelah pihak berwenang menerima keluhan dari masyarakat terhadap perusahaan tak dikenal, yang telah beroperasi selama sembilan bulan.

Kamis, 18/10/2018 13:52 0

Irak

Komisi Fatwa Kurdistan Bahas Fatwa Bermain Game PUBG

Beberapa kasus gangguan sosial antar pemain dilaporkan kerap terjadi seiring populernya PUBG di Wilayah Kurdistan. Komite berharap masalah tersebut dapat diatasi sebelum tidak terkendali.

Kamis, 18/10/2018 10:10 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Kewajiban Menolong Sesama Muslim

Membantu orang yang lagi terkena musibah adalah bagian penting dari agama Islam, oleh karena banyaknya musibah yang menimpa akhir-akhir ini, redaksi Kiblat.net menghadirkan khutbah jumat bertemakan, kewajiban menolong sesama muslim

Kamis, 18/10/2018 09:53 0

Amerika

Pria Pembakar Masjid di Texas Dijatuhi Hukuman 24 Tahun Penjara

Pada bulan Juli, seorang hakim mendakwa Perez (26) dalam kasus pembakaran, kepemilikan bahan peledak dan kejahatan kebencian.

Kamis, 18/10/2018 09:45 0

Suriah

Rezim Suriah Hancurkan Rumah Warga yang Ditinggal Mengungsi

Terlihat pembongkaran missal terhadap rumah-rumah warga yang mengungsi, yang dimulai pada akhir Mei 2017, setelah pertempuran berakhir di san.

Kamis, 18/10/2018 09:20 0

Opini

Pidato Jokowi di IMF-WB, Hiburan di Tengah Penderitaan

"Akhir-akhir ini, hubungan antar negara-negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperti 'Game of Thrones'," ujar Jokowi dalam pidatonya.

Rabu, 17/10/2018 14:43 0

Suriah

Pejabat Rusia Bertemu Putra Mahkota Saudi Bahas Suriah

Delegasi Rusia dari pejabat kementerian luar negeri dan pertahanan melakukan perjalanan ke Arab Saudi dan bertemu Putra Mahkota Muhammad bin Salman untuk membahas krisis di Suriah.

Rabu, 17/10/2018 13:12 0

Video News

Warga Palu Ini Nyawanya Selamat Karena Terlambat Pulang

KIBLAT.NET- Pak Deprio, salah satu penduduk di perumahan Petobo ini, selamat karena saat kejadian berada...

Rabu, 17/10/2018 10:17 0

Iran

Jaisy Al-Adl Bertanggung Jawab Atas Penculikan 14 Tentara Iran

“Ini adalah operasi heroik yang diluncurkan pahlawan Jaisy Al-Adl,” kata juru bicara gerakan tersebut, Ibrahim Azizi, seperti dilansir alwatannews.net, Selasa.

Rabu, 17/10/2018 09:53 0

Afghanistan

Operasi Militer Taliban Meningkat di Berbagai Provinsi

Target serangan itu pasukan pemerintah dan gedung pemerintahan.

Rabu, 17/10/2018 08:50 0

Close