... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menlu Palestina: Kami Hidup di Bawah Penjajahan Israel

Foto: Menteri Luar Negeri Palestina, Dr. Riad Malki berbicara dalam kuliah umum bertema Solidarity Week For Palestine di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Senin (15-10-2018)

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Luar Negeri Palestina, Dr. Riad Malki mengatakan dukungan rakyat Indonesia sangat penting bagi Palestina. Dia menyebut dukungan yang diberikan bagaikan udara segar bagi negara yang kini sedang dijajah Israel.

“Kami rakyat Palestina selalu mengatakan kami hidup di bawah penjajahan, kami hidup di bawah hegemoni Israel. Kami selalu membutuhkan udara segar untuk bernapas. Kami butuh secercah harapan,” kata Dr. Riad Malki saat berbicara dalam kuliah umum bertema Solidarity Week For Palestine di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta pada Senin (15/10/2018).

Dia mengapresiasi dukungan yang diberikan rakyat Indonesia, seperti aksi turun ke jalan dengan menggunakan kefiyeh dan menyerukan dukungan untuk Palestina. “Bagi kami itu adalah secercah harapan yang kami butuhkan untuk melanjutkan perjuangan kami,” imbuhnya.

Riad juga meminta masyarakat Indonesia tidak berkecil hati, dan menyingkirkan anggapan aksi solidaritas itu tidak berdampak apapun untuk Palestina. Tokoh Otoritas Palestine itu menyebut setiap langkah yang kalian ambil untuk Palestina, akan mendapatkan apresiasi 100 kali lipat dari kami rakyat Palestina.

“Jadi tetaplah berjalan dan tunjukkan solidaritas untuk Palestina. Ini sangat penting, ini yang kami butuhkan dari Indonesia,” tandas Riad.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Dua Jihadis Suriah: Beda Faksi Namun Tetap Satu Misi

Abu Ilyas dan Abu Yusuf sama-sama bertempur melawan Presiden Suriah Bashar Assad. Terlepas dari perbedaan faksi, keduanya hidup di wilayah yang sama di provinsi Idlib dan telah bertempur melawan musuh yang sama.

Selasa, 16/10/2018 10:00 0

Arab Saudi

Saudi Ancam Balas Segala Sanksi Buntut Kasus Khashoggi

“Ekonomi Kerajaan memiliki pengaruh besar dan vital dalam ekonomi global. Ekonomi Kerajaan tidak terpengaruh kecuali mempengaruhi ekonomi global,” ujar sumber tersebut.

Selasa, 16/10/2018 09:18 0

Artikel

Profil Singkat Empat Kelompok Jihadis yang Tolak Tinggalkan Zona Demiliterisasi

Anshar Al-Tauhid Faksi ini dibentuk pada Maret 2018. Mayoritas anggotanya berasal dari mantan faksi Jundul Aqsha di kota Sarmin, Idlib.

Selasa, 16/10/2018 08:05 0

Suriah

Rusia Buka Perekrutan Tentara Relawan di Pedesaan Homs, Suriah

banyak pemuda yang berdatangan ke kantor perekrutan untuk mendaftar karena takut dipaksa kembali ke barisan tentara rezim atau milisinya.

Selasa, 16/10/2018 05:56 0

Suriah

Batas Waktu Berakhir, Jihadis Tak Ada yang Tinggalkan Zona Demiliterisasi Idlib

Sumber dari faksi oposisi juga menegaskan bahwa batas waktu kepergian kelompok jihadis berakhir pada Minggu malam.

Senin, 15/10/2018 20:00 0

Arab Saudi

Kasus Khashoggi Berimbas Jatuhnya Pasar Saham Saudi

Setelah hampir dua jam perdagangan, indeks turun 7,0 persen (setara dengan sekitar $ 33 miliar), penurunan terbesar sejak Desember 2014 ketika harga minyak jatuh.

Senin, 15/10/2018 13:46 0

Video News

Korban Gempa Palu, Mencari Rumah yang Hilang

KIBLAT.NET- Natanel selamat karena saat kejadian berada di rumah saudaranya. Namun sampe hari ketujuh, dia...

Senin, 15/10/2018 12:33 0

Tarbiyah Jihadiyah

Sebab Kelemahan Umat, Cinta Dunia dan Takut Mati

Umat Islam adalah umat terbaik, Umat ini dibimbing wahyu, secara kuantitas mereka banyak, secara geografis mereka unggul, namun kenapa mereka masih lemah?

Senin, 15/10/2018 10:31 0

Video Kajian

Ini Sebab Jomblo Selalu Tertinggal – Ust. Dr. A. Zain An Najah, MA.

KIBLAT.NET – Ada sebuah fakta yang menyatakan bahwa jomblo selalu tertinggal dalam segala hal dibanding...

Senin, 15/10/2018 10:20 0

Suriah

Rezim Assad Tangkapi Para Komandan Rekonsiliasi di Daraa

Setelah penangkapan itu, para loyalis Kasem menutup sejumlah jalan utama.

Senin, 15/10/2018 10:08 1

Close