... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rezim Assad Tangkapi Para Komandan Rekonsiliasi di Daraa

Foto: Pejuang Pasukan Pembebasan Suriah yang tergabung dalam Front Selatan sebelum rekonsiliasi

KIBLAT.NET, Daraa – Militer Bashar Assad terus melanggar perjanjian rekonsiliasi yang ditandatangani antara oposisi Pasukan Pembebasan Suriah (FSA) dan penjajah Rusia di provinsi Daraa, Suriah selatan. Penangkapan tersebut menimpa para komandan dan elemen kelompok yang dikenal Faksi Rekonsiliasi.

Para Aktivis mengatakan kepada jaringan berita, Shaam Network, Ahad (14/10), intelijen udara militer Assad menangkap Musthafa Al-Kasem (lebih dikenal dengan nama Ajluqah), komandan senior faksi oposisi di provinsi Daraa, Suriah selatan.

Aktivis menjelaskan bahwa pasukan Assad telah menyiapkan penyergapan terhadap Kasem. Operasi itu akhirnya dilakukan saat Kasem dalam perjalanan menuju daerah Stasiun Pinggiran Daraa. Ia ditangkap dan dibawa ke tempat yang diketahui.

Setelah penangkapan itu, para loyalis Kasem menutup sejumlah jalan utama. Mereka menggelar demonstrasi di daerah Daraa Al-Balad dan menuntut pemimpinnya itu dibebaskan.

Ini bukan kali pertama pasukan Assad melanggar perjanjian rekonsiliasi. Beberapa hari sebelumnya, tiga pemimpin faksi oposisi yang menandatangani rekonsiliasi di Kota Inkhal, Daraa, mengalami nasib serupa. Tiga komandan paling menonjol yang ditangkap itu, Yasir Ar-Rusydan yang lebih dikenal Ibnu Badi’ah. Padahal, dia paling cepat bergabung dalam barisan kelompok yang dibentuk rezim setelah Daraa direbut.

Keamanan pidana militer Assad menangkap Yasir Ar-Rusydan bersama Malik Barghash. Keduanya merupakan pemimpin FSA paling tersohor di Kota Inkhal. Barghash menandatangani kesepakatan rekonsiliasi dengan rezim namun kini dikhianati.

BACA JUGA  Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Kantor Dokumentasi Syuhada di provinsi Daraa, bulan lalu, mencatat 39 kali penangkapan di Daraa oleh rezim Suriah. 16 di antaranya menimpa mantan pejuang oposisi. Bahkan, 9 dari 16 itu komandan. Mereka menjadi sasaran penangkapan tiga dinas keamanan rezim, yaitu Dinas Intelijen Militer, Intelijen Umum dan Intelijen Udara.

Kantor tersebut mencatat bahwa pihaknya juga mendokumentasikan 204 kasus penangkapan oleh rezim sejak jatuhnya provinsi Daraa. Sebanyak 118 korban penangkapan masih dalam tahanan. Mayoritas dari mereka yang ditangkap mantan pejuang FSA yang ikut menandatangani kesepakatan rekonsiliasi. Rezim dengan mudah menangkap mereka atas tuduhan terlibat Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) dan Jabhah Nusrah (JN).

Daraa yang dikenal sebagai ibukota revolusi jatuh ke tangan rezim tanpa pertempuran sengit. Para komandan FSA di wilayah itu lebih memilih menjalin rekonsiliasi daripada melawan. Pejuang-pejuang yang menolak rekonsiliasi dipindahkan ke Idlib.

Sumber: Shaam Network
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Rezim Assad Tangkapi Para Komandan Rekonsiliasi di Daraa”

  1. Saudara syuhada yg telah gugur

    Rasain kalian (mantan komandan fsa) yg berhati lemah & berjiwa pengkhianat kpd rakyat yg sdh jadi korban jiwa kebrutalan shabiha, saa & paramiliter assad!
    Kalian (mantan komandan fsa)..telah mengkhianati jiwa-jiwa syuhada yg telah gugur & meneteskan darahnya pada tanah ALLAH SWT..sekarang kalian rasakan bagaimana dibalas dengan berkhianatnya rezim assad kekalian (mantan komandan fsa)!

    RASAIN!!

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pesan Berharga Ketua MUI Sulteng Pasca Bencana Melanda: Ber-istighfar lah!

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, Habib Ali bin Abdurrahman Aljufri mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk meminta ampunan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ahad, 14/10/2018 13:25 1

Analisis

Menelisik Hilangnya Jamal Khashoggi dari Tunangannya

KIBLAT.NET – Kabar hilangnya jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Turki telah menjadi bahan pertempuran hebat...

Sabtu, 13/10/2018 23:55 0

Manhaj

Musibah Datang, Ketika Hukum Allah Tak Ditegakkan

Hukuman itu ada dua, hukuman syar'i dan hukuman qodari. hukuman syar'i adalah setiap aturan-aturan syariat terhadap mereka yang melanggar batasan Allah. Namun jika hukuman syar'i tidak ditegakkan, maka ALlah akan menurunkan hukuman qodari yang berupa musibah yang bersifat merata.

Sabtu, 13/10/2018 18:42 0

Info Event

Unik, Cara Anak Muda Galang Donasi untuk Korban Gempa Sulteng

Unik, Cara Anak Muda Galang Donasi untuk Korban Gempa Sulteng

Sabtu, 13/10/2018 17:22 0

Artikel

Indonesia Rawan Bencana, Bagaimana Seorang Mukmin Bersikap?

Selain memiliki wilayah paparan benua yang luas (Paparan Sunda dan Paparan Sahul), Indonesia juga memiliki pegunungan lipatan tertinggi di daerah tropika dan bersalju abadi (Pegunungan Tengah Papua).

Jum'at, 12/10/2018 19:10 0

Editorial

Editorial: Bicaralah, Jenderal!

Menurut penelusuran Indonesialeaks, aliran suap Basuki Hariman dikabarkan juga mengalir ke sejumlah pejabat di lingkungan kepolisian. Termasuk ke Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Jum'at, 12/10/2018 19:10 1

Indonesia

Kasus Sukmawati Mendadak Dihentikan, Gabungan Advokat Ajukan Praperadilan

Berbagai advokat yang tergabung dalam Heterogen Robohkan Rasis mengajukan praperadilan kasus Sukmawati.

Jum'at, 12/10/2018 14:54 0

Indonesia

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Publik

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Umum

Jum'at, 12/10/2018 11:47 0

Indonesia

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Jum'at, 12/10/2018 11:01 0

Indonesia

Masa Tanggap Darurat Gempa-Tsunami Palu Diperpanjang 14 Hari

Karena ada beberapa permintaan dari warga untuk perpanjangan waktu pencarian korban, maka diputuskan untuk diperpanjang 1 hari.

Kamis, 11/10/2018 18:24 0

Close