... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cina Benarkan Keberadaan Penjara Rahasia untuk Muslim Xinjiang

Foto: Diskriminasi dan represi yang dilakukan rezim Cina memaksa etnis muslim Uighur melarikan diri dari Xinjiang/ilustrasi

KIBLAT.NET, Xinjiang – Pemerintah Cina secara implisit membenarkan keberadaan kamp-kamp rahasia untuk menahan warga minoritas muslim di provinsi Xinjiang.

Pengakuan ini keluar setelah berbulan-bulan pemerintah komunias Cina menyangkal keberadaan kemp-kamp tersebut. Meskipun bukti-bukti yang ditunjukkan oleh organisasi non-pemerintah semakin banyak.

Seperti dilansir dari Anadolu Agency (AA) pada Ahad (14/10), pengakuan itu tersirat setelah pemerintah Cina tiba-tiba mengubah pernyataannya tentang dugaan keberadaan kamp-kamp tersebut pekan ini. Pemerintah juga mengumumkan amandemen undang-undang UU anti-ekstremisme.

Surat kabar milik partai penguasa, South China Morning Post (SCMP), Rabu lalu, melaporkan bahwa provinsi Xinjiang telah mengubah undang-undang untuk memungkinkan pemerintah setempat “mengajari dan mengubah perilaku” orang-orang yang diduga terpapar ekstremisme di “pusat-pusat pelatihan pejuruan.”

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa pemerintah menamakan tempat-tempat pelatihan tersebut dengan istilah “pusat-pusat pelatihan kejuruan”. Hal ini menyiratkan tempat-tempat itu merupakan jaringan pusat-pusat penahanan yang dikenal sebagai kamp-kamp untuk “re-indoktrinasi.”

Pemerintah Cina secara konsisten membantah tuduhan keberadaan kamp-kamp penjara untuk menahan sekitar satu juta muslim di Xinjiang, sebagian besar minoritas Uighur.

Pada bulan Agustus, Komite Penghapusan Diskriminasi Rasial di bawah naungan PBB meminta Cina membebaskan segera muslim Uighur, yang ditahan tanpa konstitusi, di tempat-tempat yang dinamakan “kamp pengembalian pendidikan politik”.

Komite memperkirakan bahwa sekitar 1 juta tahanan muslim ditempatkan di kamp-kamp ini, di mana tidak adanya statistik resmi.

BACA JUGA  Pendaftar Kartu Perdana di China Wajib Pindai Wajah

Sejak 1949, Beijing menguasai Xinjiang, rumah bagi minoritas Muslim Uighur.

Menurut statistik resmi, sebanyak ada 30 juta muslim hidup di wilayah ini. 23 juta dari mereka dari etnis Uighur. Sementara laporan tidak resmi menyebutkan bahwa jumlah muslim di Xinjiang sekitar 100 juta, atau sekitar 9,5 persen dari total penduduk.

Sumber: AA
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pesan Berharga Ketua MUI Sulteng Pasca Bencana Melanda: Ber-istighfar lah!

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, Habib Ali bin Abdurrahman Aljufri mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk meminta ampunan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ahad, 14/10/2018 13:25 1

Analisis

Menelisik Hilangnya Jamal Khashoggi dari Tunangannya

KIBLAT.NET – Kabar hilangnya jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Turki telah menjadi bahan pertempuran hebat...

Sabtu, 13/10/2018 23:55 0

Manhaj

Musibah Datang, Ketika Hukum Allah Tak Ditegakkan

Hukuman itu ada dua, hukuman syar'i dan hukuman qodari. hukuman syar'i adalah setiap aturan-aturan syariat terhadap mereka yang melanggar batasan Allah. Namun jika hukuman syar'i tidak ditegakkan, maka ALlah akan menurunkan hukuman qodari yang berupa musibah yang bersifat merata.

Sabtu, 13/10/2018 18:42 0

Info Event

Unik, Cara Anak Muda Galang Donasi untuk Korban Gempa Sulteng

Unik, Cara Anak Muda Galang Donasi untuk Korban Gempa Sulteng

Sabtu, 13/10/2018 17:22 0

Artikel

Indonesia Rawan Bencana, Bagaimana Seorang Mukmin Bersikap?

Selain memiliki wilayah paparan benua yang luas (Paparan Sunda dan Paparan Sahul), Indonesia juga memiliki pegunungan lipatan tertinggi di daerah tropika dan bersalju abadi (Pegunungan Tengah Papua).

Jum'at, 12/10/2018 19:10 0

Editorial

Editorial: Bicaralah, Jenderal!

Menurut penelusuran Indonesialeaks, aliran suap Basuki Hariman dikabarkan juga mengalir ke sejumlah pejabat di lingkungan kepolisian. Termasuk ke Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Jum'at, 12/10/2018 19:10 1

Indonesia

Kasus Sukmawati Mendadak Dihentikan, Gabungan Advokat Ajukan Praperadilan

Berbagai advokat yang tergabung dalam Heterogen Robohkan Rasis mengajukan praperadilan kasus Sukmawati.

Jum'at, 12/10/2018 14:54 0

Indonesia

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Publik

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Umum

Jum'at, 12/10/2018 11:47 0

Indonesia

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Jum'at, 12/10/2018 11:01 0

Indonesia

Masa Tanggap Darurat Gempa-Tsunami Palu Diperpanjang 14 Hari

Karena ada beberapa permintaan dari warga untuk perpanjangan waktu pencarian korban, maka diputuskan untuk diperpanjang 1 hari.

Kamis, 11/10/2018 18:24 0

Close