... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amnesty: 2.500 Mayat Ditemukan Pasca Kampanye Militer Anti-ISIS di Raqqah

Foto: Jet koalisi anti ISIS pimpinan AS di langit Suriah

KIBLAT.NET, Raqqah – Lebih dari 2.500 mayat telah digali dari puing-puing di Raqqah, Suriah. Sebagian besar mereka adalah warga sipil yang tewas akibat kampanye militer koalisi AS terhadap ISIS di kota tersebut.

“30.000 rumah di Raqqah telah hancur dan 25.000 rumah hancur sebagian. Sejauh ini sekitar 2.500 mayat telah digali dari reruntuhan,” kata Direktur Senior Riset Global Amnesty International, Anya Neistat dalam konferensi pers yang diadakan di Beirut pada Jumat (12/10/2018).

“Sejauh ini (tim pencari) mampu mengidentifikasi mayat-mayat itu, mereka percaya bahwa mayoritas adalah warga sipil. Dan mayoritas penduduk sipil ini tewas akibat serangan udara koalisi,” tambahnya.

Neistat mencatat, bahwa sekitar 80 persen dari kota ini hancur. Sementara dana untuk rehabilitasi hampir habis. “Benar-benar mengejutkan di Raqqah, betapa sedikit dalam tahun terakhir ini sebenarnya telah dilakukan untuk membawa kehidupan kembali ke kota,” katanya.

Sekretaris Jenderal Amnesty International yang baru, Kumi Naidoo, ketika mengunjungi Raqqah satu tahun setelah kampanye koalisi AS menggambarkannya sebagai sebuah “kehancuran mengerikan dan kehancuran manusia”.

“Apa yang saya lihat di Raqqah mengejutkan batin saya,” ungkapnya seperti dikutip Middle East Monitor.

“Kota ini adalah bangunan yang dihancurkan dengan bom, sangat sedikit air yang mengalir atau listrik, bau kematian menggantung di udara. Siapa pun masih bisa tinggal di sana bertentangan logika,” imbuhnya.

BACA JUGA  Oposisi Suriah Luncurkan Tiga Operasi Ofensif di Pedesaan Idlib

Serangan oleh koalisi pimpinan AS tidak hanya membunuh ratusan warga sipil tetapi juga menelantarkan puluhan ribu orang, yang kini kembali ke kota dalam reruntuhan. Sementara itu banyak lainnya menderita di kamp-kamp pengungsian.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pesan Berharga Ketua MUI Sulteng Pasca Bencana Melanda: Ber-istighfar lah!

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, Habib Ali bin Abdurrahman Aljufri mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk meminta ampunan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ahad, 14/10/2018 13:25 1

Analisis

Menelisik Hilangnya Jamal Khashoggi dari Tunangannya

KIBLAT.NET – Kabar hilangnya jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Turki telah menjadi bahan pertempuran hebat...

Sabtu, 13/10/2018 23:55 0

Manhaj

Musibah Datang, Ketika Hukum Allah Tak Ditegakkan

Hukuman itu ada dua, hukuman syar'i dan hukuman qodari. hukuman syar'i adalah setiap aturan-aturan syariat terhadap mereka yang melanggar batasan Allah. Namun jika hukuman syar'i tidak ditegakkan, maka ALlah akan menurunkan hukuman qodari yang berupa musibah yang bersifat merata.

Sabtu, 13/10/2018 18:42 0

Info Event

Unik, Cara Anak Muda Galang Donasi untuk Korban Gempa Sulteng

Unik, Cara Anak Muda Galang Donasi untuk Korban Gempa Sulteng

Sabtu, 13/10/2018 17:22 0

Artikel

Indonesia Rawan Bencana, Bagaimana Seorang Mukmin Bersikap?

Selain memiliki wilayah paparan benua yang luas (Paparan Sunda dan Paparan Sahul), Indonesia juga memiliki pegunungan lipatan tertinggi di daerah tropika dan bersalju abadi (Pegunungan Tengah Papua).

Jum'at, 12/10/2018 19:10 0

Editorial

Editorial: Bicaralah, Jenderal!

Menurut penelusuran Indonesialeaks, aliran suap Basuki Hariman dikabarkan juga mengalir ke sejumlah pejabat di lingkungan kepolisian. Termasuk ke Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Jum'at, 12/10/2018 19:10 1

Indonesia

Kasus Sukmawati Mendadak Dihentikan, Gabungan Advokat Ajukan Praperadilan

Berbagai advokat yang tergabung dalam Heterogen Robohkan Rasis mengajukan praperadilan kasus Sukmawati.

Jum'at, 12/10/2018 14:54 0

Indonesia

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Publik

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Umum

Jum'at, 12/10/2018 11:47 0

Indonesia

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Jum'at, 12/10/2018 11:01 0

Indonesia

Masa Tanggap Darurat Gempa-Tsunami Palu Diperpanjang 14 Hari

Karena ada beberapa permintaan dari warga untuk perpanjangan waktu pencarian korban, maka diputuskan untuk diperpanjang 1 hari.

Kamis, 11/10/2018 18:24 0

Close