... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Unik, Cara Anak Muda Galang Donasi untuk Korban Gempa Sulteng

KIBLAT.NET, Jakarta – Gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah mengundang keprihatinan berbagai kalangan, tak terkecuali kaum muda. Beragam cara dilakukan komunitas pemuda untuk menggalang dana kemanusiaan bagi korban bencana tersebut.

Di Solo aksi penggalangan dana dilakukan sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas bernama Solo Parkour And The All Freerun (SPARTARUN). SPARTARUN adalah sebuah komunitas olahraga parkour Indonesia yang dibangun di Solo pada tahun 2008.

Penggalangan dana kemuanusiaan untuk korban gempa Sulawesi Tengah yang mereka lakukan diwarnai dengan penampilan aksi parkour para anggotanya. Saat sebagian anggota menyodorkan kotak-kotak sumbangan kepada pengguna jalan yang melintasi Perempatan Ngarsopuro, Solo, sebagian yang lain melakukan gerakan-gerakan salto yang menjadi ciri khas olahraga kekinian itu. Aksi serupa juga mereka lakukan saat car free day di Jalan Slamet Riyadi, Ahad (07/10/2018).

“Untuk menarik perhatian pengunjung agar terhibur dengan hal yang baru, sekaligus memberikan donasi yang lebih,” ucap ketua komunitas SPARTARUN Reza Dhanumurti.

Dana yang terkumpul dari aksi yang dilakukan komunitas SPARTARUN mencapai Rp5.200.000. Menurut Reza, sumbangan kemanusiaan itu akan disalurkan melalui Yayasan Sahabat Al-Aqsha.

Sebuah komunitas beladiri tricking di Jakarta juga melakaukan aksi serupa. HYPER HAKEN, salah satu komunitas tricking di Jakarta Timur, melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gemapa Sulteng di car free day Bundaran Hotel Indonesia, Ahad (7/10/2018). Aksi itu tentu saja dilengkapi dengan pementasan tricking dari anggota HYPER HAKEN.

“Acara ini kami lakukan sebagai rasa solidaritas kami kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di Palu dan sekitarnya,” pengurus HYPER HAKEN ujar Dwi Hadoko.

Kepedulian untuk korban gempa Sulwesi Tengah juga ditunjukkan kaum muda penggemar olahraga panahan. YISC ARCHERY, sebuah komunitas memanah di Jakarta, melakukan kegiatan Open Archery di sela-sela acara Youth Islamic Festival (YIFEST) yang diselenggarakan pada 6-7 Oktober 2018 di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan itu setiap pengunjung akan membeli tiket untuk bisa memanah menggunakan perlengkapan yang disiapkan panitia. YISC Archery bekerjasama dengan FLASHinc- Archery dan JOSS Archery untuk menyukseskan kegitan tersebut. “Acara ini kami selenggarakan untuk mengenalkan kepada Muslim Indonesia tentang penting dan serunya olahraga memanah,” ungkap Lisa, salah satu pengurus komunitas YISC ARCHERY.

Dana yang diperoleh dari tiket pengunjung itu kemudian didonasikan bagi korban gempa Sulawesi Tengah. Paniatia berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp2,965,500 dari kegiatan itu, dan akan disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat Istiqlal.

Selain menggalang dana kemanusiaan, kegiatan Open Archery itu teryata memberikan pengalaman bermakana bagi pengunjung. “Saya baru pertamakalinya mencoba olahraga ini dan saya rasa memanah begitu menyenangkan,” ujar Tito, seorang pemuda asal Makasar.

Reporter: Syuja Asadullah
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Bebaskan 11 Muslim Uighur, Malaysia Tolak Permintaan Deportasi Cina

Bebaskan 11 Muslim Uighur, Malaysia Tolak Permintaan Deportasi Cina

Sabtu, 13/10/2018 15:40 0

Palestina

Wanita Palestina Meninggal Akibat Dilempar Batu oleh Pemukim Yahudi

Saat itu, keduanya sedang mengendarai mobil di dekat pos Zaktarah.

Sabtu, 13/10/2018 10:26 0

Amerika

Waspada! Hacker Retas Puluhan Juta Akun Facebook

Peretas juga berhasil menembus dan memiliki akses ke email dan nomor telepon pribadi 29 juta pengguna akun tersebut.

Sabtu, 13/10/2018 08:36 0

Afghanistan

Taliban Kembali Jamin Keamanan Palang Merah Internasional

Pertemuan antara para pejabat Taliban dan ICRC di Doha berakhir dengan perbaruhan perjanjian yang memungkinkan Palang Merah Internasional kembali beroperasi untuk membantu berbagai pihak dalam pertempuran di Negara itu.

Sabtu, 13/10/2018 08:07 0

Artikel

Indonesia Rawan Bencana, Bagaimana Seorang Mukmin Bersikap?

Selain memiliki wilayah paparan benua yang luas (Paparan Sunda dan Paparan Sahul), Indonesia juga memiliki pegunungan lipatan tertinggi di daerah tropika dan bersalju abadi (Pegunungan Tengah Papua).

Jum'at, 12/10/2018 19:10 0

Editorial

Editorial: Bicaralah, Jenderal!

Menurut penelusuran Indonesialeaks, aliran suap Basuki Hariman dikabarkan juga mengalir ke sejumlah pejabat di lingkungan kepolisian. Termasuk ke Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Jum'at, 12/10/2018 19:10 1

Indonesia

Kasus Sukmawati Mendadak Dihentikan, Gabungan Advokat Ajukan Praperadilan

Berbagai advokat yang tergabung dalam Heterogen Robohkan Rasis mengajukan praperadilan kasus Sukmawati.

Jum'at, 12/10/2018 14:54 0

Indonesia

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Publik

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Umum

Jum'at, 12/10/2018 11:47 0

Indonesia

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Jum'at, 12/10/2018 11:01 0

Turki

Turki dan AS Dikabarkan Jalin Perjanjian Bebaskan Pendeta Branson

Tuduhan terkait terorisme dan spionase terhadap Bronson akan dibatalkan dalam sesi sidang berikutnya yang dijadwalkan Jumat hari ini.

Jum'at, 12/10/2018 09:12 0

Close