... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemilu Afghanistan Kian Dekat, Perang Masih Berkobar

Foto: Poster calon legislatif dalam pemilu parlemen Afghanistan. [foto: Reuters]

KIBLAT.NET, Kabul – Pertempuran kembali meletus antara pejuang Taliban dan pasukan keamanan pemerintah Afghanistan pada Kamis (11/10). Taliban tak menyurutkan serangan di saat pemerintah tengah berupaya keras untuk menyukseskan pemilu parlemen yang rencananya digelar pada 20 Oktober mendatang.

Pejabat pemerintah mengatakan bahwa sedikitnya 15 polisi penjaga perbatasan tewas dalam pertempuran di pos pemeriksaan di distrik Qalah Zal, provinsi Kunduz, itu.

“Korban itu jatuh akibat serangan Taliban ke pos pemeriksaan di distrik Qalah Zal,” kata anggota Dewan Provinsi Kunduz, Amruddin.

Sementara itu, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan bahwa korban di barisan polisi sebanyak 25 anggota antara tewas dan luka-luka.

Sebelumnya, Taliban juga meningkatkan serangan di pinggiran Kabul yang menyebabkan terputusnya jalur utama ke tiga provinsi di selatan Afghanistan. Serangkaian operasi ini sebagai bagian upaya Taliban untuk menggagalkan pemilu parlemen.

Dalam pernyataan resmi, Taliban menyeru warga Afghanistan memboikot pemilu. Gelaran demokrasi itu bukan solusi bagi Afghanistan. Solusi nyata dan realistis hengkanya penjajah dan mengembalikan pemerintahan Islam.

Taliban meninggalkan ibukota Kabul pada 2001 setelah agresi militer AS. Sejak saat itu, gerakan tersebut menerapkan perang gerilya. Strategi itu menguras banyak uang Negara aggressor. Selama 17 tahun, Barat masih belum mampu menundukkan Taliban.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Masa Tanggap Darurat Gempa-Tsunami Palu Diperpanjang 14 Hari

Karena ada beberapa permintaan dari warga untuk perpanjangan waktu pencarian korban, maka diputuskan untuk diperpanjang 1 hari.

Kamis, 11/10/2018 18:24 0

Indonesia

AILA Berharap Ada Payung Hukum untuk Sikapi LGBT

Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA), Rita Subagio mengatakan bahwa harus ada hukum yang mengatur tentang kegiatan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Kamis, 11/10/2018 18:00 0

Indonesia

Masyarakat Diminta Mempersempit Aktivitas LGBT

Masyarakat diminta mempersempit aktivitas LGBT karena bertentangan dengan nilai-nilai dasar di Indonesia

Kamis, 11/10/2018 17:54 0

Indonesia

Meski Dibatalkan, AILA Curiga Kontes Mister dan Miss Gaya Dewata Tetap Berjalan

meski tidak diberi izin, ia curiga acara ini masih berjalan dengan lebih tertutup.

Kamis, 11/10/2018 17:39 0

Indonesia

Kasus Bos PT Indaco Urung Dibawa ke Pengadilan, Orang Tua Korban Tuntut Keadilan

Kasus Bos PT Indaco Urung Dibawa ke Pengadilan, Orang Tua Korban Menuntut Keadilan

Kamis, 11/10/2018 17:05 0

Indonesia

Fahri: Bantuan Pemerintah untuk Huntara Korban Gempa Lombok Lambat

"Dalam birokrasi normal pun, pencairan proyek lambat, apalagi menerapkan birokrasi normal di daerah bencana," kata Fahri dalam laporannya yang dikutip dari akun twitternya, Kamis (11/10/2018).

Kamis, 11/10/2018 15:45 0

Video News

Wawancara Eksklusif: Pentingkah Nonton Film G30S PKI Lagi? Bersama Taufiq Ismail

KIBLAT.NET- Tanggal 30 September 1965, merupakan tonggak sejarah Indonesia, dimana terjadinya pemberontakan yang dikenal dengan...

Kamis, 11/10/2018 14:01 0

Artikel

Data Pengguna Facebook Rentan Disalahgunakan untuk Alat Propaganda

Para peneliti yang sebelumnya pernah memperingatkan tentang kemungkinan risiko penyalahgunaan data Facebook menunjukkan bagaimana profiling psikologis mulai menampakkan hasil.

Kamis, 11/10/2018 13:51 0

Indonesia

Tokoh Islam dari Berbagai Harokah Akan Berkumpul di Muslim United Yogyakarta

Tokoh Islam dari Berbagai Harokah Akan Berkumpul di Muslim United Yogyakarta, 16-18 Oktober 2018

Kamis, 11/10/2018 12:14 0

Indonesia

Gempa Tsunami Sulteng:  2.045 Meninggal Dunia dan 671 Orang Berstatus Hilang

BNPB menyebutkan bahwa korban jiwa akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala yang telah ditemukan per Rabu (10/10/2018) mencapai 2.045 jiwa.

Kamis, 11/10/2018 09:00 0

Close