... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Editorial: Bicaralah, Jenderal!

Foto: Editorial Kiblat: Bicaralah, Jenderal!

KIBLAT.NET – Banyak peristiwa mencengangkan yang datang secara tiba-tiba. Gempa dahsyat di Palu yang disusul dengan tsunami dan liquifaksi, misalnya. Belum selesai kita tercengang, “gempa” hukum yang tak kalah dahsyat menghampiri jagat berita nusantara.

Sebuah liputan investigasi Indonesialeaks mengungkap adanya penghilangan bukti yang dilakukan oleh oknum penyidik KPK. Bukti itu terkait dengan dugaan suap Basuki Hariman kepada mantan hakim MA, Patrialis Akbar.

Menurut penelusuran Indonesialeaks, aliran suap Basuki Hariman dikabarkan juga mengalir ke sejumlah pejabat di lingkungan kepolisian. Termasuk ke Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Baca juga: Nama Kapolri Tito Disebut di Rilis IndonesiaLeaks

Dugaan itu didasarkan pada catatan buku berwarna merah milik karyawan Basuki, yang berisi aliran dana perusahaan. Singkat kata, bagian dari buku yang menunjukkan aliran dana ke pejabat tadi, disobek oleh oknum penyidik. Demikian pula lembaran BAP yang menulis kesaksian karyawan Basuki tentang aliran dana tersebut.

Sontak, temuan Indonesialeaks itu membuat geger. Apalagi liputan tersebut disertai dengan tayangan video yang menggambarkan ekspresi wajah dan gestur “unik” beberapa narasumber yang ditengarai terlibat dalam kasus ini.

Tampak dalam video juga, Kapolri yang enggan mengklarifikasi dugaan keterlibatan dirinya. Ia hanya mengatakan bahwa hal itu sudah dijawab oleh Humas. Statemen yang terlalu sederhana untuk sebuah isu besar yang menyangkut dirinya.

BACA JUGA  Dari Haji Untuk Indonesia

Hingga kini tak ada penjelasan berarti untuk menampik dugaan tersebut. Yang ada baru statemen pejabat di lingkungan KPK maupun kepolisian yang kadang bertolak belakang. Seperti asal-usul pengembalian oknum penyidik tersebut ke Kepolisian.

KPK menyebut karena ada pelanggaran berat. Sementara polisi menyatakan karena masa tugasnya di KPK telah berakhir.  Belakangan, KPK menyangkal adanya CCTV yang merekam adegan penyobekan buku.

Entah disengaja atau tidak, muncul komentar dari pihak ketiga. Sebuah ormas menyatakan ragu terhadap temuan Indonesialeaks itu. Sementara Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo berharap Tito tidak terpengaruh, dan fokus kepada pengamanan berbagai even besar di negeri ini.

Selain kurang substantif, adanya delay cukup lama antara munculnya isu utama dengan komentar-komentar tersebut malah membuat suasana curiga melebar ke mana-mana. Sebuah preseden yang tidak baik di tengah era informasi post-truth seperti sekarang ini.

Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi hukum, kita tidak ingin memvonis orang di luar pengadilan. Jangan sampai vonis-vonis jalanan tanpa bukti sebagaimana sering terjadi dalam kasus tindak pidana terorisme, terulang dalam kasus ini.

Oleh sebab itu, kita sangat mengharapkan keterangan terbuka dari Kapolri terkait isu yang menerpa ini. Agar jelas adakah yang bersalah, atau sekadar isu si tukang fitnah. Meminjam lirik Melly Goeslaw dalam sebuah lagunya, “Bicaralah, biar semua pasti!”

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Editorial: Bicaralah, Jenderal!”

  1. Purwa Aulia

    Biarlah lolos pd hukum dunia krn tdk mengaku, tapi anda tidak akan lolos di hadapan pengadilan Allah Swt.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kasus Sukmawati Mendadak Dihentikan, Gabungan Advokat Ajukan Praperadilan

Berbagai advokat yang tergabung dalam Heterogen Robohkan Rasis mengajukan praperadilan kasus Sukmawati.

Jum'at, 12/10/2018 14:54 0

Indonesia

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Publik

Ini Alasan Pembangunan Rumah Pascagempa Diutamakan Dibanding Fasilitas Umum

Jum'at, 12/10/2018 11:47 0

Indonesia

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Jum'at, 12/10/2018 11:01 0

Turki

Turki dan AS Dikabarkan Jalin Perjanjian Bebaskan Pendeta Branson

Tuduhan terkait terorisme dan spionase terhadap Bronson akan dibatalkan dalam sesi sidang berikutnya yang dijadwalkan Jumat hari ini.

Jum'at, 12/10/2018 09:12 0

Suriah

Rezim Suriah Tak Tarik Semua Senjata Berat dari Zona Demilitersiasi Idlib

Militer rezim hanya menarik sebagian senjata sementara oposisi telah menarik seluruhnya, sebagaimana pengumuman Turki.

Jum'at, 12/10/2018 07:38 0

Afghanistan

Pemilu Afghanistan Kian Dekat, Perang Masih Berkobar

“Korban itu jatuh akibat serangan Taliban ke pos pemeriksaan di distrik Qalah Zal,” kata anggota Dewan Provinsi Kunduz, Amruddin.

Jum'at, 12/10/2018 06:26 0

Indonesia

Masa Tanggap Darurat Gempa-Tsunami Palu Diperpanjang 14 Hari

Karena ada beberapa permintaan dari warga untuk perpanjangan waktu pencarian korban, maka diputuskan untuk diperpanjang 1 hari.

Kamis, 11/10/2018 18:24 0

Indonesia

AILA Berharap Ada Payung Hukum untuk Sikapi LGBT

Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA), Rita Subagio mengatakan bahwa harus ada hukum yang mengatur tentang kegiatan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Kamis, 11/10/2018 18:00 0

Indonesia

Masyarakat Diminta Mempersempit Aktivitas LGBT

Masyarakat diminta mempersempit aktivitas LGBT karena bertentangan dengan nilai-nilai dasar di Indonesia

Kamis, 11/10/2018 17:54 0

Indonesia

Meski Dibatalkan, AILA Curiga Kontes Mister dan Miss Gaya Dewata Tetap Berjalan

meski tidak diberi izin, ia curiga acara ini masih berjalan dengan lebih tertutup.

Kamis, 11/10/2018 17:39 0

Close