... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

SOHR: Zona Demiliterisasi Idlib Sudah Kosong dari Senjata Berat

Foto: Pejuang menarik senjata berat dari zona demiliterisasi Idlib pada Senin lalu

KIBLAT.NET, Idlib – Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), Selasa (90/10), mengatakan bahwa zona demiliterisasi di provinsi Idlib sudah kosong dari senjata berat. Pemandangan itu terlihat setelah faksi-faksi oposisi menarik sebagian besar senjata berat mereka pada Ahad malam lalu menjelang berakhirnya batas waktu perjanjian Turki-Rusia yang jatuh Rabu ini.

Faksi-faksi oposisi yang dekat dengan Turki pada Senin menyelesaikan penarikan semua senjata berat dari zona demiliterisasi pada Senin, sebagaimana dilaporkan kantor berita Anadolu Agency.

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), yang belum mengeluarkan sikap resmi atas perjanjian Turki-Rusia, mengikuti jejak faksi-faksi dukungan Ankara. Mereka menarik senjata berat tanpa pengumuman.

Anadolu melaporkan dari wartawannya di Idlib bahwa pasukan oposisi menarik semua senjata berat dari garis depan dengan pasukan rezim pada hari Senin.

Perjanjian yang diumumkan oleh Moskow dan Ankara bulan lalu menetapkan batas waktu akhir bagi semua faksi untuk menarik senjata berat mereka dari zona demiliterisasi Rabu ini. Zona itu meliputi pinggiran provinsi Idlib dan bagian dari provinsi tetangga yang dikontrol oleh faksi-faksi oposisi.

HTS, faksi jihadis terkuat di Idlib, sampai hari ini belum mengeluarkan sikap resmi atas perjanjian Moskow-Ankara. Namun sumber AFP yang disebut memiliki hubungan dengan HTS mengatakan bahwa kelompok itu setuju dengan pembentukan zona demiliterisasi. Ia berharap zona itu bisa membuat rakyat Suriah merasa aman sejenak setelah bertahun-tahun menghadapi gempuran dari rezim.

BACA JUGA  Jaringan HAM: Koalisi AS Lakukan Pembantaian di Deir Zour

Dia menekankan bahwa sikap faksi-faksi oposisi dan juga HTS ini datang setelah Turki memberi jaminan. Kelompok-kelompok oposisi menerima perjanjian itu karena Turki, bukan Rusia.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KPK Didesak Periksa Kapolri Tito Karnavian

Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Bali, Zulfikar Ramly mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Kapolri Tito Karnavian.

Selasa, 09/10/2018 21:09 0

Indonesia

MUI Bali Minta Aparat Bubarkan Mister dan Miss Gaya Dewata 2018

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali meminta aparat kepolisian untuk membubarkan acara Grand Final Pemilihan Mister dan Miss Gaya Dewata 2018.

Selasa, 09/10/2018 19:08 0

Indonesia

Berbau LGBT, Acara Mister dan Miss Gaya Dewata Ditolak Muhammadiyah Bali

Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi Bali menolak Grand Final Pemilihan Mister dan Miss Gaya Dewata 2018, 10 Oktober 2018 mendatang di Bhumiku Convetion Hall, Bali.

Selasa, 09/10/2018 18:28 0

Indonesia

Tito Karnavian Disebut Terima Rp 8 Miliar, Ini Jawaban Mabes Polri

Dari setoran-setoran dan BAP tersebut, nama yang diduga Tito Karnavian tertulis sedikitnya 8 kali menerima uang. Totalnya mencapai sekitar Rp 8 miliar. Dana tersebut diantar langsung oleh pengusaha Basuki Hariman. 

Selasa, 09/10/2018 18:11 2

Indonesia

KPK Diminta Tak Menutupi Perusakan Barang Bukti Kasus Suap Basuki Hariman

KPK Diminta Tak Menutupi Perusakan Barang Bukti Kasus Suap Basuki Hariman

Selasa, 09/10/2018 17:47 0

Indonesia

Didiskualifikasi Karena Tolak Lepas Jilbab, Miftahul Jannah Diganjar Tiket Umrah

Pejudo Miftahul Jannah dihadiahi tiket umrah oleh Ustaz Adi Hidayat

Selasa, 09/10/2018 17:04 0

Indonesia

BW Tantang KPK Periksa Kapolri Tito Karnavian Atas Dugaan Suap dari Basuki Hariman

Bambang Widjajanto (BW) menantang pimpinan KPK yang saat ini dipimpin Agus Raharjo untuk memeriksa Kapolri Jendral Pol Tito Karnivian terkait dugaan menerima aliran dana dari pengusaha Basuki Hariman.

Selasa, 09/10/2018 15:18 0

Opini

Gara-gara Algoritma

Jadi, gara-gara algoritma Google tersebut, alih-alih memberikan hasil terpopuler, Google justru memberikan hasil yang sesuai dengan preferensi kita, termasuk, misalnya, lokasi kita.

Selasa, 09/10/2018 15:02 2

Indonesia

KPAI Minta Pemerintah Siapkan Kurikulum Sekolah Darurat

KPAI Minta Pemerintah Siapkan Kurikulum Sekolah Darurat

Selasa, 09/10/2018 14:34 0

Indonesia

Rumah Sakit Lapangan BSMI di Sigi Mulai Diserbu Pasien

Rumah Sakit Lapangan BSMI di Sigi Mulai Diserbu Pasien

Selasa, 09/10/2018 14:28 0

Close