... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jerman Adili Warganya Terduga Anggota Taliban

Foto: Thomas K saat tertanggap pasukan NATO

KIBLAT.NET, Dusseldorf – Pengadilan kota Dusseldorf, ibukota Negara bagian Nordrhein-Westfalen, Jerman, Selasa (09/10, menjadwalkan mulai mengadili anggota Taliban berkewarganegaran Jerman (Taliban Jerman), Thomas K., pada 17 Oktober mendatang. Thomas K. (37) akan diadili atas kasus keanggotaan organsiasi “teroris” asing, percobaan pembunuhan dan melanggar undang-undang menggunakan senjata.

Jaksa di pengadilan akan bergantung pada kesaksian terdakwa sendiri, karena kurangnya saksi atas kegiatan Thomas K. selama di Afghanistan. Jaksa juga akan bergantung pada pernyataan para saksi tentang bagaimana terdakwa “teradikalisasi” di Jerman dan bisa bergabung dengan Taliban.

Menurut rencana, Thomas akan berbicara kepada pengadilan dengan sangat rinci tentang kehidupannya di Afghanistan. Akan tetapi, ia diyakini akan menutupi aktivitas militer dan pangkat militernya di jajaran “Taliban”.

Thomas K. tertawan pada Februari 2018 di Afghanistan oleh unit ISAF, unit pasukan koalisi NATO. Dia diekstradisi pada bulan April kemudian ke Negara asalnya setelah pasukan NATO mengonfirmasi tawanannya memiliki kewarganegaraan Jerman. Psikiater, Norbert Liegraff, ditugasi memeriksa keadaan psikologi dan mental terdakwa.

Dalam laporannya, Liegraff menulis bahwa Thomas K. menderita gangguan kejiwaan dan tanda-tanda skizofrenia bunuh diri. Akan tetapi, lanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan terdakwa memenuhi syarat untuk dihadapkan ke pengadilan.

Menurut dakwaan jaksa, Thomas K. secara sadar bergabung dengan jaringan Haqqani yang bekerja untuk Taliban pada tahun 2012 dan namanya terdaftar dalam pasukan berani mati. Dia berhasil menyelesaikan kursus pelatihan senjata di kamp Taliban dan kemudian mengkhususkan diri dalam operasi penyergapan dengan bahan peledak.. Dia kemudian bergabung dengan komando “Brigade Merah” yang terkenal dan mengambil bagian dalam pertempuran di wilayah Helmand, di mana Taliban sekarang menduduki bagian besar wilayah itu. Dia juga berpartisipasi dalam salah satu pertempuran sebagai penembak di mortir.

BACA JUGA  Kembali Seru Boikot Pemilu, Taliban: Pemilu Tak Sesuai Islam dan Budaya

Dalam surat dakwaan, jaksa menyebut Thomas K. menderita kejiwaan sejak sebelum bergabung Taliban. Namun di sisi lain, jaksa juga belum bisa membuktikan terdakwa anggota Taliban atau kelompok bersejata lainya di Afghanistan.

Sumber: Al-Sarq Al-Ausath
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KPK Didesak Periksa Kapolri Tito Karnavian

Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Bali, Zulfikar Ramly mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Kapolri Tito Karnavian.

Selasa, 09/10/2018 21:09 0

Indonesia

MUI Bali Minta Aparat Bubarkan Mister dan Miss Gaya Dewata 2018

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali meminta aparat kepolisian untuk membubarkan acara Grand Final Pemilihan Mister dan Miss Gaya Dewata 2018.

Selasa, 09/10/2018 19:08 0

Indonesia

Berbau LGBT, Acara Mister dan Miss Gaya Dewata Ditolak Muhammadiyah Bali

Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi Bali menolak Grand Final Pemilihan Mister dan Miss Gaya Dewata 2018, 10 Oktober 2018 mendatang di Bhumiku Convetion Hall, Bali.

Selasa, 09/10/2018 18:28 0

Indonesia

Tito Karnavian Disebut Terima Rp 8 Miliar, Ini Jawaban Mabes Polri

Dari setoran-setoran dan BAP tersebut, nama yang diduga Tito Karnavian tertulis sedikitnya 8 kali menerima uang. Totalnya mencapai sekitar Rp 8 miliar. Dana tersebut diantar langsung oleh pengusaha Basuki Hariman. 

Selasa, 09/10/2018 18:11 2

Indonesia

KPK Diminta Tak Menutupi Perusakan Barang Bukti Kasus Suap Basuki Hariman

KPK Diminta Tak Menutupi Perusakan Barang Bukti Kasus Suap Basuki Hariman

Selasa, 09/10/2018 17:47 0

Indonesia

Didiskualifikasi Karena Tolak Lepas Jilbab, Miftahul Jannah Diganjar Tiket Umrah

Pejudo Miftahul Jannah dihadiahi tiket umrah oleh Ustaz Adi Hidayat

Selasa, 09/10/2018 17:04 0

Indonesia

BW Tantang KPK Periksa Kapolri Tito Karnavian Atas Dugaan Suap dari Basuki Hariman

Bambang Widjajanto (BW) menantang pimpinan KPK yang saat ini dipimpin Agus Raharjo untuk memeriksa Kapolri Jendral Pol Tito Karnivian terkait dugaan menerima aliran dana dari pengusaha Basuki Hariman.

Selasa, 09/10/2018 15:18 0

Opini

Gara-gara Algoritma

Jadi, gara-gara algoritma Google tersebut, alih-alih memberikan hasil terpopuler, Google justru memberikan hasil yang sesuai dengan preferensi kita, termasuk, misalnya, lokasi kita.

Selasa, 09/10/2018 15:02 2

Indonesia

KPAI Minta Pemerintah Siapkan Kurikulum Sekolah Darurat

KPAI Minta Pemerintah Siapkan Kurikulum Sekolah Darurat

Selasa, 09/10/2018 14:34 0

Indonesia

Rumah Sakit Lapangan BSMI di Sigi Mulai Diserbu Pasien

Rumah Sakit Lapangan BSMI di Sigi Mulai Diserbu Pasien

Selasa, 09/10/2018 14:28 0

Close