... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Anadolu: Oposisi Tarik Seluruh Senjata Berat dari Zona Demiliterisasi Idlib

Foto: Pejuang menarik senjata berat dari zona demiliterisasi Idlib pada Senin lalu

KIBLAT.NET, Idlib – Kantor berita Turki, Anadolu Agency (AA), mengatakan bahwa pasukan oposisi telah menarik seluruh senjata berat dari garis depan dengan militer rezim pada Senin (08/10). AA juga menunjukkan video dan foto para pejuang menarik mundur senjata mereka dari titik pertahanan.

Menurut sumber oposisi yang dikonfirmasi AA, penarikan itu dimulai Ahad malam hingga Senin. Seluruh senjata berat, mulai dari meriam, peluncur rudal Grad, mortar, granat roket jarak jauh dan menengah serta tank ditarik mundur.

Berdasarkan video dan foto yang ditampilkan, truk-truk yang mengangkut senjata tersebut berbendera Jabhah Wathaniyah lit Tahrir (JWT) atau Front Nasional Pembebasan. Sebagian tank dan senjata tertempel logo faksi Faylaq Al-Syam, member JWT.

JWT yang merupakan aliansi faksi-faksi oposisi di bawah payung Free Syrian Army (FSA) menyatakan menerima kesepakatan Turki-Rusia terkait Idlib. Penarikan senjata itu sendiri realisasi dari penerimaan tersebut.

Turki dan Rusia sepakat membentuk zona demiliterisasi di garis kontak kontrol oposisi dan rezim. Wilayah ini seluas 15 hingga 20 kilometer. Tak boleh ada senjata berat di zona tersebut. Zona tersebut akan dikendalikan oleh Turki dan Rusia.

Faksi-faksi jihadis sebelumnya menolak kesepakatan Turki-Rusia. Mereka tidak akan menarik senjata dari front depan.

Namun Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) sampai saat ini belum mengeluarkan sikap resmi atas kesepakatan dua Negara tersebut. Banyak pihak menunggu. Pasalnya, HTS merupakan faksi jihadis terbesar yang mengontrol mayoritas Idlib. Barat telah menganggap kelompok tersebut “teroris”.

BACA JUGA  Injak Ranjau, Enam Tentara Bashar Assad Tewas di Daraa

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Nama Kapolri Tito Disebut di Rilis IndonesiaLeaks

Indonesialeaks menyatakan, tertulis dalam dokumen itu ada nama Tito Karnavian," tambahnya.

Selasa, 09/10/2018 06:19 0

Indonesia

BNPB Sebut Fenomena Likuifaksi di Palu Sudah Diprediksi Sejak 2012

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa pada tahun 2012 Badan Geologi sempat melakukan penelitian fenomena likuifaksi di Palu.

Senin, 08/10/2018 15:02 0

Indonesia

Fahri Hamzah: Dana 50 Juta dari Pemerintah untuk Korban Gempa Lombok Belum Cair

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengkritisi sikap pemerintah yang lamban mengatasi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Senin, 08/10/2018 14:02 0

Indonesia

Ustaz Oemar Mita: Untuk Kemenangan Islam Diperlukan Pemuda yang Muslih

Ustaz Oemar Mita: Untuk Kemenangan Islam Diperlukan Pemuda yang Muslih

Senin, 08/10/2018 13:21 0

Indonesia

Turun ke Jalan, Aliansi Pemuda Bali Peduli Kumpulkan Rp33 Juta Untuk Sulteng

Aliansi Pemuda Bali Peduli (APBP) berhasil mengumpulkan donasi Rp33 Juta lebih untuk korban gempa Sulawesi Tengah

Senin, 08/10/2018 11:19 0

Video News

Inilah Berkah Masjid Darussalam Palu yang Selamat Dilanda Gempa

KIBLAT.NET – Inilah sebuah masjid yang masih utuh setelah dilanda gempa Palu. Kabarnya, masjid ini...

Senin, 08/10/2018 10:36 0

Indonesia

CEO Ruang Guru Sebut Teknologi Sebagai Kunci Revolusi Pendidikan

CEO Ruang Guru Belva Devara mengatakan teknologi merupakan kunci revolusi pendidikan di Indonesia

Senin, 08/10/2018 10:00 0

Indonesia

Begini Kondisi Terkini Ustadz Abu Bakar Baasyir di Lapas Gunung Sindur

"hanya saja beliau masih belum bisa bangkit sendiri setelah duduk lama," ungkap Michdan melalui sambungan telepon kepada Kiblat.net, Sabtu (06/10/2018).

Senin, 08/10/2018 07:26 0

Indonesia

CBA: Dana Pemulihan Belum Cair, Korban Gempa Lombok Kena PHP Pemerintah

Koordiantor Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman menyayangkan sikap pemerintah yang lamban dalam merealisasikan anggaran untuk korban gempa Lombok.

Ahad, 07/10/2018 19:00 0

Indonesia

Rene: Hijrah Jangan Sendirian, Itu Berat!

KIBLAT.NET, Jakarta – Pembicara publik dan penulis buku, Rene Suhardono berbagi saran untuk anak-anak muda...

Ahad, 07/10/2018 12:45 0

Close