... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

CEO Ruang Guru Sebut Teknologi Sebagai Kunci Revolusi Pendidikan

Foto: CEO Ruang Guru Belva Devara berbicara di Youth Islamic Festival (YIFest) 2018, Ahad (07-10-2018)

KIBLAT.NET, Jakarta – CEO Ruang Guru Belva Devara turut dihadirkan sebagai pembicara di Youth Islamic Festival (YIFest) 2018. Dalam kesempatan itu dia menyatakan pentingnya teknologi dalam revolusi pendidikan.

CEO Ruang Guru Belva Devara tampil di atas panggung utama Youth Islamic Festival (YIFest) 2018 dalam talk show bertema Yang Muda Yang Berkarya. Dia bersama penulis Novel Islah Cinta Dini Fitria dihadirkan untuk memberikan inspirasi bagi kaum muda Islam.

Dalam kesempatan itu Belva mengatakan pendidikan Indonesia saat ini tengah tertinggal dibandingkan negara-negara lainnya. Bahkan dia menyebut untuk mengejar ketertinggalan pendidikan di Jakarta, dibutuhkan waktu 128 tahun.

Menurutnya, teknologi bisa digunakan untuk mengatasi hal itu. “Teknologi adalah jawabannya, kalau nggak pakai teknologi nggak mungkin pendidikan kita ada revolusi,” ujar Belva di Ruang Utama Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad (08/10/2018).

Alasan itulah yang kemudian mendorongnya untuk mendirikan Ruang Guru. Ruang Guru adalah sebuah aplikasi yang mengusung konsep belajar online, dan berisi materi belajar dengan berbagai macam variasi pengajaran.

Belva mengatakan banyak anak-anak di Indonesia yang kurang beruntung dalam dunia pembelajaran. Pria berusia 28 tahun kelahiran Jakarta itu menambahkan mereka tidak pintar bukan karena bodoh, melainkan kurangnya media pembelajaran dan kesempatan belajar.

“Kuncinya ada di teknologi, teknologi dapat menjadi media yang menjembatani pembelajaran mereka,” jelasnya.

Aplikasi Ruang Guru saat ini telah menghabiskan kegiatan belajar-mengajar selama 1,5 juta jam perhari. Berdasarkan pantauan Kiblat.net, aplikasi itu telah diunduh lebih dari 1 juta kali di Playstore, dengan rating 4,7 dari penilaian oleh lebih dari 125.000 pengguna.

BACA JUGA  Jokowi Ingin Setiap Kebijakan Mengandung Rasa Ideologi Pancasila

Belva berharap organisasi yang dikelolanya itu bisa mengubah keadaan pendidikan di Indonesia. “Kita lebih dari sekedar organisasi, tapi kita adalah organisasi bermisi sosial, itulah kenapa kita bekerja siang dan malam itu bagaimana caranya pendidikan di Indonesia ini berubah melalui teknologi,” imbuhnya.

Sebelum mengakhiri pembicaraannya, Belva memberikan tips bagi kaum muda untuk meraih kesuksesan. “Cara menemukan passion adalah nyemplung, mencoba suatu hal agar tau bagus tidaknya,” ujarnya.

“Kunci sukses satu, jangan banyak alasan,” pungkas Belva.

Reporter: Fanny Alif/Haikal Sa’dan
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Operasi Taliban Sebabkan Tiga Provinsi Afghanistan Terisolasi

Provinsi itu adalah Ghazni, Zabul dan Kandahar

Senin, 08/10/2018 08:39 0

Amerika

Trump: Raja Saudi Tak Bisa Bertahan Selama 2 Pekan Tanpa Dukungan AS

Hal itu dikatakan Trump menyusul adanya tudingan bahwa ia dan negara-negara anggota OPEC melakukan kecurangan terhadap negara-negara lainnya di dunia.

Senin, 08/10/2018 07:08 0

Suriah

Meski Dikutuk PBB, Rezim Suriah Tetap Gunakan Ribuan Bom Barel pada 2018

KIBLAT.NET – Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Network for Human Rights; SNHR)...

Ahad, 07/10/2018 11:39 0

Suriah

Oposisi Mulai Menarik Senjata Berat dari Front Idlib

KIBLAT.NET – Kelompok oposisi di Suriah barat laut Idlib mengumumkan pada hari Sabtu (6/10) bahwa...

Ahad, 07/10/2018 10:55 0

Turki

Jurnalis Asal Saudi Dibunuh Secara Misterius di Turki

KIBLAT.NET – Jamal Khashoggi, seorang jurnalis Arab dibunuh secara misterius di Turki. Ankara telah menyimpulkan...

Ahad, 07/10/2018 09:40 0

Manhaj

Gempa Bumi, Ketika Manusia Mempertentangkan Sains dan Kuasa Allah

Ketika mendengar gempa bumi, sebagian orang menganalisa bahwa itu karena proses alamiah dari pergeserangan lempengan bumi, seolah mereka meniadakan kuasa Allah yang menggeser lempengan bumi tersebut.

Ahad, 07/10/2018 05:00 0

Artikel

Bangga Menjadi Pemuda Muslim

Namun ada satu hal yang menarik, pada masa keemasan Islam dua faktor di atas sudah menggerogoti jiwa pemuda muslim.

Sabtu, 06/10/2018 22:05 0

Artikel

Semangat Pemuda Islam untuk Taklukan Dunia

Pada zaman Rasulullah saw., para pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam mendakwahkan Islam. Terdapat banyak sahabat yang memeluk Islam di Makkah berasal dari kalangan pemuda

Sabtu, 06/10/2018 21:30 0

Artikel

Pemuda Kunci Kemajuan Peradaban Islam

Sekarang ini, jarang sekali kita melihat masjid-masjid di lingkungan kita terisi penuh oleh anak-anak maupun pemuda yang akan membaca Al- Qur’an.

Sabtu, 06/10/2018 21:00 0

Tarbiyah Jihadiyah

Gempa Bumi, Peringatan dari Allah Agar Tak Cinta Materi

Gempa Lombok dan Palu mengingatkan kita bahwa kehidupan materi bisa sirna dengan begitu cepatnya. Bangunan runtuh, kendaraan remuk, dunia yang kita banggakan hilang dengan sekali hentakan.

Sabtu, 06/10/2018 20:32 0

Close