... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Semangat Pemuda Islam untuk Taklukan Dunia

Foto: Kepemimpinan pemuda (ilustrasi).

Oleh: Devi Rayfahiz, mahasiswi Politeknik Negeri Jember

Artikel ini adalah salah satu dari artikel yang ikut dalam Lomba Artikel Islami Nasional yang diadakan oleh Muslimah MPI Lampung

KIBLAT.NET – Pemuda merupakan aset bangsa yang tak ternilai harganya. Pemuda menjadi hal yang sangat sensitif untuk dibicarakan. Mengapa seperti itu? Hal ini terjadi karena dalam beberapa tahun ke depan, para pemuda lah yang akan menggantikan para pemimpin di dunia ini. Saat ini, banyak pemimpin-pemimpin yang tidak amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab di masa mendatang.

Dalam memimpin dunia, diperlukan karakter yang kuat serta diimbangi dengan pengetahuan yang luas. Kita sebagai pemuda Islam seharusnya memiliki sikap bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukan. Selain itu, kita juga harus disiplin pada diri sendiri, peduli antar sesama umat manusia, saling tolong-menolong, serta saling menghormati satu sama lain. Sikap-sikap tersebut sebaiknya ada dalam diri kita sejak dini, karena sikap tersebut yang akan menggambarkan identitas diri kita sebagai pemuda Islam yang terpuji.

Selain karakter yang kuat, seorang pemimpin sebaiknya memiliki pengetahuan yang luas, supaya tidak termakan oleh arus zaman. Oleh karena itu, kita harus selalu mengikuti perkembangan teknologi dan kemajuan di dalam berbagai bidang.

Menjadi pemimpin dunia tidaklah mudah, maka dari itu kita bisa melatih diri dengan cara mengikuti organisasi-organisasi yang berada di kampus. Dengan cara tersebut kita dapat mempelajari banyak hal, seperti bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik (leadership), bagaimana cara menyampaikan pendapat yang baik, bagaimana cara menegur anggota yang salah, dan lain sebagainya.

BACA JUGA  Pemuda Muslim Dalam Konstestasi Peradaban Dunia

Selain itu, kita juga dapat menambah relasi baru dan pengalaman yang dapat menjadi pelajaran bagi diri kita. Banyak pemuda-pemuda yang dapat dijadikan tauladan untuk kehidupan kita ke depannya. Namun, di era sekarang banyak pula pemuda-pemuda yang sudah mulai kehilangan arah dan lalai dengan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, kita harus menghidupkan kembali semangat para pemuda Islam sebagai aset pemimpin dunia dengan cara menyadarkan betapa pentingnya fungsi dan peran mereka bagi suatu kaum, menyadarkan apa sebenarnya tujuan hidupnya, serta memaparkan dampak dari setiap kegiatan yang mereka lakukan.

Pada zaman Rasulullah saw., para pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam mendakwahkan Islam. Terdapat banyak sahabat yang memeluk Islam di Makkah berasal dari kalangan pemuda seperti Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Jejak keutamaan pemuda Islam tersebut sangat kontras dengan kondisi mayoritas pemuda Islam saat ini. Maka dari itu, sebagai pemuda yang cerdas kita harus menyadari betapa pentingnya peranan kita bagi negeri ini.

Dalam sejarah perjuangan Indonesia, banyak sekali peristiwa yang melibatkan pemuda seperti Sumpah Pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian kaum pemuda dalam rangka memulai langkah perjuangan menuju negara Indonesia yang merdeka. Selain itu, para pemuda juga berusaha dan berkorban untuk mewujudkan terjadinya reformasi.

Sampai saat ini tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pemuda sering disebut sebagai “agent of change”yang berarti pembawa perubahan bagi suatu kaum dan negara. Kemajuan suatu negara dapat dilihat dari perilaku pemudanya, apabila pemuda-pemuda dalam suatu negara tersebut dapat berkontribusi melalui ide-idenya yang kreatif dan inovatif, maka negara tersebut akan memiliki potensi untuk menjadi negara yang lebih maju.

BACA JUGA  Indonesia Rawan Bencana, Bagaimana Seorang Mukmin Bersikap?

Setiap orang mempunyai tujuan hidup yang berbeda-beda, begitu pula dengan pemuda. Mereka semua pasti menginginkan kehidupan yang nyaman, bahagia, dan sejahtera baik di dunia maupun di akhirat nanti. Setiap pemuda harus mengetahui apa sebenarnya tujuan hidupnya. Apakah hanya untuk berfoya-foya? Atau ingin menjadi pemuda yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa?

Untuk itu, mereka harus berpegang teguh pada ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadits supaya memiliki tingkat keimanan yang tinggi serta mempunyai panduan dalam berjuang menghadapi kehidupan di dunia ini. Pemuda yang berpedoman pada Al-Qur’an akan selalu berhati-hati dalam bertingkah dan berucap, karena mereka sadar bahwa ada yang mengawasinya dan mencatat segala amal perbuatannya, baik itu perbuatan yang terpuji ataupun perbuatan yang tercela.

Pemuda Islam juga harus berpikir panjang untuk melakukan suatu hal. Mereka diharuskan untuk berpikir berulang-ulang supaya mengetahui dampak yang akan ditimbulkan dari setiap perbuatannya. Apabila hal-hal yang mereka lakukan berdampak positif bagi diri sendiri maupun orang lain, maka kegitan tersebut boleh dilanjutkan. Kegiatan tersebut dapat berupa organisasi seperti Karang Taruna, melakukan aksi sosial, beramal, dan lain sebagainya. Namun, apabila hal yang dilakukan berdampak negatif, sebaiknya mereka jangan melakukan hal-hal semacam itu, karena bukan hanya mereka yang merasakan dampaknya, tetapi juga orang tua dari mereka dan orang-orang disekitarnya.

Jika dahulu Islam pernah mencapai masa kejayaannya, maka saat ini adalah tugas kita sebagai pemuda untuk mengembalikan kejayaan tersebut. Sebagai pemuda, kita harus selalu semangat untuk menghadirkan Islam yang jaya di mata dunia. Islam bukan agama terorisme, tetapi Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian bagi seluruh umat manusia.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BNPB: Listrik di Sulawesi Tengah Pulih 75%

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan H+8 gempa dan tsunami Sulteng terus mengalami perkembangan.

Sabtu, 06/10/2018 18:10 0

Indonesia

Kabar Mayat Belum Dikubur Pasca Bencana Sulteng, Ini Kata Wiranto

hari keenam dan ketujuh, progress penanganan telah sampai pada pemakaman korban meninggal.

Sabtu, 06/10/2018 17:46 0

Indonesia

Keran Bantuan Asing Dibuka, Sumbangan Rp220 Miliar Akan Mengalir Ke Sulteng

Sebanyak 25 negara dan 4 organisasi internasional siap memberikan bantuannya ke wilayah terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah

Sabtu, 06/10/2018 17:11 0

Indonesia

MUKISI Targetkan 50 RS Syariah Berdiri di Akhir Tahun 2018

Asosiasi Rumah Sakit (RS) Islam se-Indonesia yang menamakan Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islami (MUKISI) yang berusaha keras mewujudkan pelayanan kesehatan berbasis syariah.

Sabtu, 06/10/2018 17:07 0

News

Karakter Pemuda Islam Sebagai Modal Kepemimpinan

Pemuda memiliki andil besar dalam sejarah kebangkitan bangsa. Maju mundurnya bangsa tergantung pada kondisi para pemudanya.

Sabtu, 06/10/2018 17:06 0

Indonesia

Ratusan Anak Yatim Piatu Diberi Santunan di Acara YIFest

Dimodali lebih dari 30 donatur, YiFest menyantuni 100 anak yatim piatu Jakarta.

Sabtu, 06/10/2018 16:46 0

Tunisia

AQIM Tunisia Bertanggung Jawab Serang Patroli Tentara di Chaambi

AQIM Bertanggung Jawab Serang Patroli Tentara Tunisia di Chaambi

Sabtu, 06/10/2018 16:32 0

Indonesia

INDEF: Defisit Kembar Jadi Faktor Fundamental Pelemahan Rupiah

"Neraca perdangangan kita defisit, juga neraca pembiayaan pemerintah juga mengalami defisit"

Sabtu, 06/10/2018 14:35 0

Info Event

Ayo Ikutan!!! Dauroh Kader Bersama Mahasiswa Pencinta Islam Jakarta

Mahasiswa Pencinta Islam (MPI) adalah organisasi dakwah dan pergerakan mahasiswa yang didirikan dalam rangka berpartisipasi dalam upaya penegakan Islam bersama elemen umat lainnya, sesuai kompetensi mahasiswa. 

Sabtu, 06/10/2018 14:17 0

Indonesia

Youth Islamic Festival 2018 Resmi Dibuka

Youth Islamic Festival 2018 berlangsung di Masjid Istiqlal Jakarta pada 6-7 Oktober 2018

Sabtu, 06/10/2018 13:45 0

Close