... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Syaikh Salman Al-Audah Hadapi Sidang Kedua

Foto: Syaikh Salman Audah

KIBLAT.NET, Riyadh – Pengadilan Pidana Khusus di Riyadh, Rabu (03/10), kembali menggelar persidangan Syaikh Salman Al-Audah. Ini merupakan sidang kedua, setelah ulama tersebut ditahan tanpa tuduhan.

Akun aktivis pemantau penangkapan ulama dan aktivis Saudi, Muktaqaly Rakyi, mengatakan bahwa Salman Al-Audah hari ini kembali dihadapkan di persidangan “terorisme” di ibukota Riyadh. Persidangan itu berlangsung singkat.

Menurut akun tersebut, Syaikh Al-Audah membantah secara rinci seluruh tuduhan terkait terorisme yang diajukan jaksa. Setidaknya 37 tuduhan diajukan jaksa penuntut umum.

Pada persidangan kedua ini, imbuh Muktaqaly Rakyi, keluarga dibolehkan menghadiri persidangan. Ini merupakan langkah yang membuktikan keberhasilan kampanye menekan pihak berwenang Saudi untuk menolak pengadilan rahasia.

Pengadilan Pidana Khusus mendakwa Syaikh Al-Audah dengan 37 tuduhan terkait terorisme. Jaksa penuntut umum meminta hukuman mati atas tuduhan itu.

Syaikh Al-Audah ditangkap pada awal September tahun lalu sebagai bagian dari serangkaian penangkapan ulama dan aktivis di Saudi.

Ia menderita kondisi medis yang sulit selama lebih dari satu tahun di penjara, yang dimulai di Penjara Politik Dhahban di Jeddah sebelum dipindahkan ke penjara Al-Ha’ir di Riyadh.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Ratna Sarumpaet, Operasi Plastik atau Operasi Intelijen?

Hingga pada babak ini, Ratna Sarumpaet tampak melakukan lakonnya dengan apik. Kubu Prabowo memanfaatkan isu penganiayaan ini untuk dieksploitasi di media sosial. Ramai-ramai publik diajak untuk menyerang pemerintah.

Kamis, 04/10/2018 03:06 15

Artikel

Kebohongan dalam Pusaran Politik

Tak perlu canggih, kebohongan kadang dalam bentuknya yang dangkal. Presiden Soekarno misalnya, pernah terperdaya oleh dua orang rakyat jelata.

Kamis, 04/10/2018 00:24 0

Video News

Kiblat Review: Asyura & Syiah di Indonesia

KIBLAT.NET- Hari Asyura adalah hari kesepuluh Muharram dalam penanggalan Hijriah. Kaum Muslimin disunahkan puasa sebagai...

Rabu, 03/10/2018 17:24 0

Indonesia

Badan Geologi Kementrian ESDM Dalami Peristiwa Likuifaksi di Palu

Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, telah mengirim tim pemetaan khusus ke wilayah bencana di Sulawesi tengah.

Rabu, 03/10/2018 15:38 0

Indonesia

Kemensos Klaim Habiskan 70 Milyar untuk Logistik Korban Bencana Sulteng

ementerian Sosial (Kemensos) berupaya memenuhi kebutuhan dan pelayanan dasar bagi para pengungsi yang terdampak gempa di wilayah Sulawesi Tengah

Rabu, 03/10/2018 14:00 0

Indonesia

Sistem Telekomunikasi di Sulawesi Tengah Pulih 49%

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama para operator sudah memulihkan 49% sistem telekomunikasi di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

Rabu, 03/10/2018 13:22 0

Indonesia

Polri Kirim Ribuan Personel ke Lokasi Bencana Sulteng

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan bahwa ada 2.430 personel polri yang siap diterjunkan ke lokasi bencana bencana Sulawesi Tengah (Sulsel).

Rabu, 03/10/2018 13:03 0

Indonesia

Keluarga Korban Jiwa Gempa Sulteng Akan Dapat Santunan Rp15 Juta

KIBLAT.NET, Jakarta – Proses identifikasi korban jiwa menjadi proses penting dalam penanggulangan bencana gempa di...

Rabu, 03/10/2018 12:59 0

Indonesia

Sebut Relawan FPI ke Sulteng Hoaks, Kemkominfo Dianggap Lakukan Distorsi Informasi

KH. Ahmad Sobri Lubis menegaskan bahwa pembelokan informasi yang dilakukan oleh Kemkominfo.

Rabu, 03/10/2018 12:34 0

Indonesia

Tangan Kosong, Cerita Relawan Onecare Evakuasi Jenazah

Terdapat 142 mayat korban gempa Palu yang berhasil dievakuasi yang dilakukan di pegudangan Mamburo ke Talise.

Rabu, 03/10/2018 11:40 0

Close